SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2026 di Ruang Pola Bappeda Kota Sungai Penuh, Senin (2/3).
Pemerintah Sungai Penuh menggelar rakor ini untuk memperkuat kesiapan menghadapi evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak tahun 2026. Selain itu, pemerintah daerah juga menyatukan pemahaman seluruh perangkat daerah terkait indikator penilaian KLA.
Perkuat Sinergi Lintas Perangkat Daerah
Dalam sambutannya, Azhar Hamzah menekankan pentingnya sinergi antara perangkat daerah dan pemangku kepentingan. Karena itu, ia meminta setiap organisasi perangkat daerah memperkuat koordinasi dan menyamakan langkah.
Menurutnya, komitmen bersama memegang peran penting. Dengan komitmen tersebut, pemerintah daerah dapat menghadirkan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.
“Evaluasi KLA bukan sekadar proses administrasi. Sebaliknya, evaluasi ini menjadi momentum untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar memenuhi hak serta perlindungan anak,” tegasnya.
Siapkan Data Evaluasi
Selain itu, Azhar Hamzah meminta seluruh organisasi perangkat daerah menyiapkan data dukung secara lengkap dan akurat. Setiap instansi harus menyesuaikan data tersebut dengan instrumen evaluasi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi data serta bukti program di lapangan. Langkah ini akan mempermudah proses evaluasi.
Perkuat Koordinasi Antar Instansi
Sementara itu, rakor ini menghadirkan kepala OPD, instansi vertikal, serta berbagai unsur terkait lainnya. Melalui forum ini, para peserta menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.
Selain itu, para peserta juga merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan kebijakan ramah anak di Kota Sungai Penuh.
Pemerintah daerah berharap koordinasi ini memperkuat komitmen bersama sehingga Kota Sungai Penuh terus meningkatkan perlindungan dan pemenuhan hak anak di berbagai sektor pembangunan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









