Warga Talang Belido Protes Jalan Rusak Parah, Pasang Spanduk ‘Festival Seribu Lubang’

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

MUARO JAMBI – Warga Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, menghadapi kondisi jalan penghubung yang sangat memprihatinkan. Jalan utama sebagai akses vital masyarakat rusak berat dan dipenuhi lubang di berbagai titik.

Jalur rusak tersebut membentang dari perbatasan Desa Kebon IX hingga RT 05 Desa Talang Belido. Aspal terkelupas, lubang besar menganga, serta genangan air saat hujan membuat pengguna jalan kesulitan melintas, terutama pengendara sepeda motor.

Warga yang melintasi jalur itu setiap hari merasa resah. Mereka menilai kondisi jalan menghambat aktivitas sekaligus membahayakan keselamatan pengguna.

Baca Juga :  Jalan Batu Kurik–Sekungkung Terus Terkikis, Warga Minta Pemprov Jambi Segera Turun

“Sudah lama rusak, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Padahal ini jalan utama kami,” ujar seorang warga, Senin (30/3/2026).

Sebagai bentuk protes, warga memasang spanduk sindiran di lokasi. Spanduk tersebut bertuliskan, “Selamat Datang di Festival Wisata Jalan Seribu Lubang,” dan langsung menarik perhatian pengguna jalan yang melintas.

Warga juga menulis pesan sindiran lain, seperti “Di mana janji saat kampanye?” untuk menyampaikan kekecewaan atas kondisi jalan yang tak kunjung membaik.

Baca Juga :  Krisis Guru di Muaro Jambi Makin Parah, Kekurangan Hampir 1.000

Aksi protes warga memunculkan kejadian unik. Seorang ibu rumah tangga terlihat memancing di genangan air pada salah satu lubang jalan dan disebut berhasil mendapatkan ikan.

Meski terkesan jenaka, aksi itu menunjukkan kondisi jalan yang rusak parah dan mengganggu fungsi sebagai akses utama masyarakat.

Warga mendesak pemerintah daerah segera memperbaiki jalan tersebut. Mereka menilai perbaikan infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak demi kelancaran aktivitas dan keselamatan warga.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Bantuan Beras CPP Mulai Disalurkan di Muaro Jambi, Pesan Wabup Junaidi Jadi Sorotan
Warga Pudak Kini Punya “Alarm” Alami, Air Naik dan Surut Bisa Dipantau dari Alat Sederhana
Udara Muaro Jambi Memburuk, Bupati Alihkan Siswa TK-SMP ke Kelas Online
Bambang Bayu Suseno Bongkar Kunci Desa Makin Mandiri, Pendamping Diminta Tak Sekadar Urus Administrasi
Udara Muaro Jambi Bikin Cemas, Sekolah Pilih Daring 3 Hari untuk Lindungi Siswa
Karhutla Mengintai Muaro Jambi, 8 Kecamatan Masuk Zona Rawan dan ISPU Capai 200
Bunda PAUD Muaro Jambi Turun ke Kelas, Soroti Cara Sekolah Bangun Rasa Percaya Diri Anak
Usai Padamkan Karhutla, Wabup Junaidi Bawa Bantuan untuk Tiga Keluarga Korban Kebakaran Muaro Jambi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:54 WIB

Bantuan Beras CPP Mulai Disalurkan di Muaro Jambi, Pesan Wabup Junaidi Jadi Sorotan

Selasa, 8 September 2026 - 18:04 WIB

Warga Pudak Kini Punya “Alarm” Alami, Air Naik dan Surut Bisa Dipantau dari Alat Sederhana

Senin, 7 September 2026 - 12:34 WIB

Udara Muaro Jambi Memburuk, Bupati Alihkan Siswa TK-SMP ke Kelas Online

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Bambang Bayu Suseno Bongkar Kunci Desa Makin Mandiri, Pendamping Diminta Tak Sekadar Urus Administrasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Udara Muaro Jambi Bikin Cemas, Sekolah Pilih Daring 3 Hari untuk Lindungi Siswa

Berita Terbaru