Jalan Batu Kurik–Sekungkung Terus Terkikis, Warga Minta Pemprov Jambi Segera Turun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KERINCI – Warga meminta Pemerintah Provinsi Jambi segera mengecek kondisi Jalan Batu Kurik–Sekungkung yang mulai mengalami kerusakan di sejumlah titik. Mereka melihat bahu jalan tergerus dan beberapa bagian badan jalan mulai terkikis.

Kondisi itu membuat warga khawatir karena ruas tersebut memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat Kerinci, Kota Sungai Penuh, hingga kawasan pesisir Sumatera Barat. Terlebih lagi, masyarakat juga mengandalkan jalur tersebut untuk mengangkut hasil pertanian dan menunjang aktivitas ekonomi.

Karena itu, warga meminta Dinas PUPR Provinsi Jambi mengambil langkah lebih cepat. Mereka berharap pemerintah memperkuat titik rawan sebelum pengikisan berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar dan mengganggu akses kendaraan.

Pengikisan Mulai Mengancam Bahu Jalan

Kerusakan muncul pada beberapa titik Jalan Batu Kurik–Sekungkung. Bahu jalan mengalami pengikisan, sementara sebagian sisi badan jalan juga mulai teramplas akibat kondisi medan dan lingkungan sekitar.

Kawasan Puncak Batu Kurik–Sekungkung memiliki kontur yang cukup berat. Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu memberi perhatian khusus terhadap tebing, bahu jalan, dan aliran air di sepanjang ruas tersebut.

Apalagi, kerusakan pada satu titik dapat memicu persoalan baru apabila air terus menggerus tanah di sekitar badan jalan. Oleh sebab itu, pemerintah perlu melakukan pemeriksaan lapangan sebelum kondisi berkembang lebih jauh.

Kepala Desa Sudah Kirim Surat

Kepala Desa Sekungkung telah menyampaikan surat permohonan kepada pihak terkait. Surat tersebut meminta pemerintah menindaklanjuti sejumlah titik yang warga nilai rawan longsor dan pengikisan.

Melalui surat itu, pemerintah mendapat gambaran awal mengenai kebutuhan penanganan di lapangan. Namun, masyarakat berharap pemerintah segera melanjutkan langkah administratif tersebut dengan survei langsung.

“Iya, pihak dinas PUPR Provinsi Jambi diharapkan segera melakukan survei terhadap seluruh titik kerusakan, memetakan lokasi yang rawan longsor dan pengikisan, serta menentukan langkah penanganan sesuai tingkat kerusakannya,” ujar Kepala Desa Sekungkung.

Baca Juga :  Dandim Kerinci Dampingi Bupati dan Dirjen Cek Oplah 2025

Dengan survei tersebut, petugas dapat menentukan prioritas penanganan. Pemerintah juga dapat memilih metode konstruksi yang sesuai dengan karakter setiap titik.

Jangan Tunggu Badan Jalan Putus

Warga menilai pemerintah perlu mengutamakan langkah pencegahan. Sebab, pengikisan yang terus berlangsung dapat memperlebar kerusakan dan mengancam badan jalan.

Karena itu, pemerintah perlu memperkuat tebing dan bahu jalan pada lokasi yang membutuhkan perlindungan. Selain itu, pemerintah juga perlu memastikan sistem drainase mampu mengendalikan aliran air di sekitar ruas jalan.

Bronjong dapat menjadi salah satu pilihan untuk melindungi titik tertentu. Pemerintah juga dapat menggunakan retaining wall atau penahan tebing apabila kajian teknis menunjukkan kebutuhan tersebut.

Dengan langkah tersebut, pemerintah dapat menekan risiko kerusakan lanjutan. Langkah pencegahan juga dapat membantu menjaga akses masyarakat tanpa menunggu kondisi jalan mencapai tingkat yang lebih parah.

Jalur Penting bagi Aktivitas Ekonomi

Jalan Batu Kurik–Sekungkung tidak hanya menghubungkan satu kawasan dengan kawasan lainnya. Ruas tersebut juga mendukung mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi di wilayah Kerinci serta sekitarnya.

Jalur itu menjadi salah satu akses alternatif dari kawasan pesisir Sumatera Barat menuju Kerinci dan sebaliknya. Masyarakat juga memanfaatkannya untuk mengangkut hasil kegiatan ekonomi dari kawasan Kayu Aro dan wilayah sekitar menuju pesisir Sumatera Barat.

Karena itu, kondisi jalan ikut menentukan kelancaran distribusi barang. Kerusakan yang semakin parah dapat memperpanjang waktu perjalanan dan meningkatkan biaya angkutan.

Bagi petani dan pelaku usaha, persoalan tersebut tentu memiliki dampak langsung. Mereka membutuhkan jalur yang aman agar proses pengangkutan hasil produksi tetap berjalan lancar.

Baca Juga :  Bantuan Gizi Ibu Hamil Terus Bergulir, Bupati Annisa Bidik Dharmasraya Bebas Stunting

LSM Ingatkan Pemprov Jambi

Sejumlah elemen masyarakat sipil juga meminta Pemprov Jambi memberi perhatian terhadap kondisi ruas tersebut. Mereka mendorong pemerintah menjalankan fungsi pemeliharaan jalan secara nyata sesuai kebutuhan lapangan.

Masyarakat tidak hanya membutuhkan jawaban administratif setelah pemerintah menerima surat. Mereka juga membutuhkan tindakan konkret yang dapat mencegah kerusakan semakin luas.

“Jangan sampai pemerintah baru turun setelah badan jalan benar-benar putus. Kalau sekarang sudah terlihat bahu jalan terkikis dan beberapa bagian badan jalan mulai teramplas, justru ini momentum untuk memperbaiki,” ujarnya.

FAQ

Apa yang terjadi pada Jalan Batu Kurik–Sekungkung?

Sejumlah titik mengalami pengikisan pada bahu jalan dan sebagian sisi badan jalan. Kondisi tersebut membuat warga meminta pemerintah segera melakukan pemeriksaan.

Mengapa pemerintah perlu segera mengecek jalan tersebut?

Pemeriksaan lebih awal membantu pemerintah menemukan titik rawan dan menentukan penanganan sebelum kerusakan berkembang semakin luas.

Siapa yang warga minta menangani kondisi jalan?

Warga meminta Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas PUPR segera melakukan survei dan menentukan langkah perbaikan sesuai kondisi lapangan.

Apa solusi yang dapat pemerintah pertimbangkan?

Pemerintah dapat mempertimbangkan bronjong, retaining wall atau penahan tebing, penguatan bahu jalan, serta pembenahan drainase berdasarkan kajian teknis.

Mengapa Jalan Batu Kurik–Sekungkung penting?

Ruas tersebut mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Jalur itu juga menjadi salah satu akses alternatif yang menghubungkan kawasan Kerinci dengan pesisir Sumatera Barat.

Apa risiko jika pemerintah menunda penanganan?

Pengikisan dapat semakin meluas dan mengancam badan jalan. Kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas ekonomi masyarakat.(Tim)

Berita Terkait

Nilai UKK Direksi Tirta Sakti Keluar, Mensediar Ungguli Sasrir dan Zairusman
Bupati Monadi Desak OPD Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK
Jalan Lubuk Suli Segera Berbenah, Camat Depati VII Ungkap Target Perbaikan 2026
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Lubuk Suli Kini Ditanami Pisang
Rp2,3 Miliar Digelontorkan, Jalan Pulau Punjung-Lubuk Bulang Mulai Diaspal
Jalan SMEA Mendadak Gelap 3 Malam, Warga Sungai Liuk Soroti PJU Mati
Kopi Kerinci Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru, Hutri Randa Soroti Nilai Tambah Petani
Kopi Kerinci Punya Jalan Baru, Alfin Soroti Peluang Ekonomi Petani hingga Pariwisata
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Nilai UKK Direksi Tirta Sakti Keluar, Mensediar Ungguli Sasrir dan Zairusman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Bupati Monadi Desak OPD Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jalan Lubuk Suli Segera Berbenah, Camat Depati VII Ungkap Target Perbaikan 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Lubuk Suli Kini Ditanami Pisang

Kamis, 24 September 2026 - 06:59 WIB

Rp2,3 Miliar Digelontorkan, Jalan Pulau Punjung-Lubuk Bulang Mulai Diaspal

Berita Terbaru