Jalan Rusak di Kerinci, Warga Desak Perbaikan Sebelum Lebaran

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KERINCI – Warga Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Baru Kubang dan Lubuk Suli. Jalan ini rusak parah, penuh lubang, dan becek. Hujan deras belakangan memperparah kondisi jalan.

Mobilitas Warga Terganggu

Seorang warga mengatakan, “Jalan ini sudah lama rusak. Tidak ada perbaikan berarti. Jalan penghubung antar desa dan kecamatan ini sangat penting. Saat hujan, jalan berubah menjadi lumpur dan sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi ini membahayakan pemudik yang pulang ke kampung halaman.”

Baca Juga :  Sinergi Pemda-DPRD, Solok Selatan Kebut Penurunan Stunting 2027

Kritik Terhadap Pemerintah Kabupaten

Eka, warga setempat, menyoroti kinerja Bupati dan DPRD Kerinci. “Kami heran, apa gunanya Bupati dan DPRD jika mereka tidak menyelesaikan masalah jalan yang mendesak. Pajak yang kami bayar seharusnya digunakan untuk memperbaiki infrastruktur. Namun kenyataannya, jalan di daerah kami tetap rusak parah,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepuasan Publik Terhadap KDM Capai 95,5 Persen

Harapan Perbaikan Sebelum Lebaran

Warga meminta Bupati dan DPRD turun tangan. Mereka ingin perbaikan selesai sebelum Lebaran. Tujuannya supaya masyarakat bisa pulang kampung dengan aman dan nyaman.

Belum Ada Tindakan Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Kerinci belum memberi tanggapan. Warga berharap pihak berwenang segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan masalah ini.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa
Petani Kentang Kayu Aro Kerinci Tertekan, Harga Turun Rp1.500 per Kg Saat Panen Raya
Akhiri Penantian Bertahun-Tahun, Jembatan Garuda di Kerinci Buka Jalur Emas Petani dan Ubah Wajah Ekonomi Desa
Tenggat Terlewati, Tiga Desa di Kerinci Masih Tertahan Pencairan Dana Desa Tahap I 2026
Dari Lereng Kerinci ke Tiongkok: 20 Ton Kopi Fine Robusta Lempur Tembus Pasar Global dengan Cita Rasa Premium
Banjir Bandang Kerinci Datang Tanpa Peringatan, Jalur Hulu Jadi Sorotan
Petani Cabai Kerinci Tebang Tanaman Saat Harga Anjlok Rp20 Ribu/Kg, Video Viral Picu Sorotan Publik
Ahli Waris Protes, Kades Diduga Tunjuk Lahan Koperasi Merah Putih Sepihak di Kerinci
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:00 WIB

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:00 WIB

Petani Kentang Kayu Aro Kerinci Tertekan, Harga Turun Rp1.500 per Kg Saat Panen Raya

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:00 WIB

Akhiri Penantian Bertahun-Tahun, Jembatan Garuda di Kerinci Buka Jalur Emas Petani dan Ubah Wajah Ekonomi Desa

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:00 WIB

Tenggat Terlewati, Tiga Desa di Kerinci Masih Tertahan Pencairan Dana Desa Tahap I 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:00 WIB

Dari Lereng Kerinci ke Tiongkok: 20 Ton Kopi Fine Robusta Lempur Tembus Pasar Global dengan Cita Rasa Premium

Berita Terbaru