Ahli Waris Protes, Kades Diduga Tunjuk Lahan Koperasi Merah Putih Sepihak di Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 08:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KERINCI – Ahli waris di Desa Pungut Mudik, Kabupaten Kerinci, Jambi, menolak rencana pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di atas lahan mereka. Mereka menuding Kepala Desa Kasmir menunjuk lokasi pembangunan tanpa musyawarah dengan pemilik tanah.

Ahli waris langsung menyuarakan penolakan karena mereka mengklaim memiliki sertifikat sah atas lahan tersebut. Mereka menegaskan pemerintah desa tidak pernah meminta izin sebelum menetapkan lokasi proyek.

“Kami sebagai pemilik tanah sangat tidak setuju dengan pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di tanah kami. Tindakan ini tidak bisa kami terima,” kata perwakilan ahli waris.

Baca Juga :  Gulai Ikan Semah, Cita Rasa Asli Kerinci

Mereka juga meminta kepala desa membuka proses penentuan lokasi secara transparan dan melibatkan seluruh pihak yang berkepentingan. Ahli waris menilai pemerintah desa mengabaikan hak kepemilikan warga.

Ahli waris juga menyebut pemerintah desa tidak menjalankan mekanisme ganti rugi, hibah, atau sewa lahan sesuai aturan yang berlaku. Mereka menegaskan kepemilikan tanah pribadi tidak bisa diambil untuk kepentingan proyek tanpa kesepakatan.

“Kami menolak pembangunan di tanah kami. Kami memegang hak penuh atas lahan ini dan hukum melindungi hak tersebut,” ujar ahli waris.

Baca Juga :  Aktivis Kecam Selfi DLH Kerinci di Tengah Tumpukan Sampah

Ahli waris mendesak Pemerintah Kabupaten Kerinci turun langsung ke lokasi. Mereka meminta pemerintah daerah memeriksa proses penetapan lahan dan mengevaluasi pihak pengelola koperasi.

Ahli waris juga meminta pemerintah menyelidiki potensi penyimpangan dalam proses pembangunan. Mereka menegaskan akan terus menolak proyek tersebut sampai pemerintah memberikan kejelasan hukum.

Masyarakat setempat kini menyoroti sengketa lahan tersebut. Warga berharap pemerintah desa dan ahli waris segera mencapai penyelesaian melalui jalur hukum dan musyawarah agar konflik tidak meluas.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Nilai UKK Direksi Tirta Sakti Keluar, Mensediar Ungguli Sasrir dan Zairusman
Bupati Monadi Desak OPD Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK
Jalan Lubuk Suli Segera Berbenah, Camat Depati VII Ungkap Target Perbaikan 2026
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Lubuk Suli Kini Ditanami Pisang
Kopi Kerinci Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru, Hutri Randa Soroti Nilai Tambah Petani
Kopi Kerinci Punya Jalan Baru, Alfin Soroti Peluang Ekonomi Petani hingga Pariwisata
APBD Kerinci Diminta Hemat, OPD Malah Bertambah: Publik Soroti Langkah DPRD
Kerinci Mau Tambah OPD di Tengah Efisiensi, Anggaran Pembangunan Jadi Sorotan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Nilai UKK Direksi Tirta Sakti Keluar, Mensediar Ungguli Sasrir dan Zairusman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Bupati Monadi Desak OPD Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jalan Lubuk Suli Segera Berbenah, Camat Depati VII Ungkap Target Perbaikan 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Lubuk Suli Kini Ditanami Pisang

Minggu, 20 September 2026 - 05:59 WIB

Kopi Kerinci Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru, Hutri Randa Soroti Nilai Tambah Petani

Berita Terbaru