Aktivis Kecam Selfi DLH Kerinci di Tengah Tumpukan Sampah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KERINCI – Baru-baru ini, aktivis di Kabupaten Kerinci, Jambi, Anto Black mengecam keras Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Menurutnya, DLH melakukan kegiatan kontroversial di tengah persoalan sampah yang belum terselesaikan. Dalam unggahan media sosial, Anto menulis, “Dunia sudah terbalik. DLH Kerinci viral karena ‘lomba selfie’ di tumpukan sampah, sementara warga butuh solusi cepat.”

Selain itu, foto-foto yang beredar menunjukkan sejumlah orang, yang diduga staf DLH, sedang berfoto di depan tumpukan sampah di pinggir jalan. Anto menegaskan bahwa persoalan sampah tidak akan terselesaikan tanpa fasilitas pengolahan yang memadai. Ia menyebut Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pemrosesan Sampah Akhir (TPSA) sebagai kebutuhan utama. “Tanpa TPST atau TPSA, persoalan sampah tidak akan selesai, sehebat apapun teorinya,” tegasnya. Ia juga meminta agar DLH tidak membiarkan mobil sampah berhenti atau membuang sampah di jalan raya.

Baca Juga :  Kerinci 100 2026, Harapan Baru dari Kaki Gunung Kerinci

Menanggapi kritik itu, Kepala DLH Kabupaten Kerinci memberi klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa DLH tidak mengadakan kegiatan itu sekadar hiburan. DLH ingin menarik perhatian masyarakat terhadap persoalan sampah. Selain itu, DLH mengajak masyarakat lebih peduli dan aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Namun, Kepala DLH mengakui kemungkinan staf melakukan kesalahan dalam menyampaikan atau melaksanakan kegiatan. Oleh karena itu, ia berjanji mengevaluasi semua kegiatan DLH agar lebih tepat sasaran dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Terkait pembangunan fasilitas pengolahan sampah, Kadis LH menyatakan pihaknya tengah membangun TPST dan TPSA di Kabupaten Kerinci. “Kami sudah mengajukan proposal ke pemerintah pusat dan daerah. Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap DLH dapat menangani persoalan sampah secara lebih efektif,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Buka Turnamen Catur Non Master

Sementara itu, masyarakat meminta DLH fokus pada solusi nyata daripada kegiatan simbolis. “Kami butuh tindakan cepat dan efektif, bukan sekadar foto atau acara yang tidak berdampak langsung,” kata seorang warga.

Perlu diketahui, warga Kerinci sudah lama menghadapi masalah sampah. Tumpukan sampah di pinggir jalan dan tempat umum menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan. Selain itu, jika DLH tidak menanganinya segera, masalah ini dapat menimbulkan dampak kesehatan dan lingkungan yang serius.

Dengan adanya kritik dan klarifikasi, masyarakat berharap DLH meningkatkan kinerjanya. Tujuannya agar DLH memberi pelayanan yang nyata dan efektif kepada warga.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa
Petani Kentang Kayu Aro Kerinci Tertekan, Harga Turun Rp1.500 per Kg Saat Panen Raya
Akhiri Penantian Bertahun-Tahun, Jembatan Garuda di Kerinci Buka Jalur Emas Petani dan Ubah Wajah Ekonomi Desa
Tenggat Terlewati, Tiga Desa di Kerinci Masih Tertahan Pencairan Dana Desa Tahap I 2026
Dari Lereng Kerinci ke Tiongkok: 20 Ton Kopi Fine Robusta Lempur Tembus Pasar Global dengan Cita Rasa Premium
Banjir Bandang Kerinci Datang Tanpa Peringatan, Jalur Hulu Jadi Sorotan
Petani Cabai Kerinci Tebang Tanaman Saat Harga Anjlok Rp20 Ribu/Kg, Video Viral Picu Sorotan Publik
Ahli Waris Protes, Kades Diduga Tunjuk Lahan Koperasi Merah Putih Sepihak di Kerinci
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:00 WIB

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:00 WIB

Petani Kentang Kayu Aro Kerinci Tertekan, Harga Turun Rp1.500 per Kg Saat Panen Raya

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:00 WIB

Akhiri Penantian Bertahun-Tahun, Jembatan Garuda di Kerinci Buka Jalur Emas Petani dan Ubah Wajah Ekonomi Desa

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:00 WIB

Tenggat Terlewati, Tiga Desa di Kerinci Masih Tertahan Pencairan Dana Desa Tahap I 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:00 WIB

Dari Lereng Kerinci ke Tiongkok: 20 Ton Kopi Fine Robusta Lempur Tembus Pasar Global dengan Cita Rasa Premium

Berita Terbaru