Kopi Kerinci Punya Jalan Baru, Alfin Soroti Peluang Ekonomi Petani hingga Pariwisata

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KERINCI – Kopi Kerinci kembali mendapat ruang untuk memperluas pasar melalui Festival Kopi Kerinci 2026 di Lapangan M10 Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Sabtu (19/9/2026). Pemerintah daerah melihat momentum tersebut sebagai peluang untuk mengembangkan kopi sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin ikut menghadiri festival tersebut. Kehadiran keduanya sekaligus menunjukkan perhatian Sungai Penuh terhadap pengembangan komoditas perkebunan yang memiliki hubungan ekonomi dengan masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh.

Festival Kopi Kerinci 2026 mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, komunitas kopi, petani, serta masyarakat. Perwakilan Kementerian Perkebunan Republik Indonesia, perwakilan Gubernur Jambi, serta sejumlah bupati dan wali kota dari Jambi dan Sumatera Barat juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Nilai Tambah Menjadi Tantangan Kopi Kerinci

Pengembangan kopi tidak cukup hanya mengandalkan peningkatan produksi. Petani juga membutuhkan akses pasar, pengolahan produk, promosi, serta jaringan usaha yang mampu meningkatkan nilai jual hasil perkebunan.

Karena itu, Festival Kopi Kerinci dapat membuka ruang pertemuan antara pelaku perkebunan dan sektor usaha. Peluang tersebut dapat mendorong pengembangan produk kopi, usaha kedai, pemasaran digital, hingga berbagai produk turunan.

Alfin menilai kegiatan tersebut memiliki arti penting bagi pengembangan ekonomi masyarakat. Ia berharap pemerintah dan pelaku usaha terus mencari cara untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas kopi.

Baca Juga :  Menteri UMKM Ancam Sanksi Marketplace, Kenaikan Komisi Seller Sepihak Tak Lagi Ditoleransi

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana promosi produk unggulan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah komoditas kopi serta membuka peluang yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan para petani,” ujar Alfin.

Kopi Bisa Terhubung dengan Pariwisata

Selain sektor perkebunan, pengembangan kopi juga memiliki peluang untuk memperkuat pariwisata Kerinci dan Sungai Penuh. Kawasan Kayu Aro, misalnya, memiliki lanskap perkebunan yang dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata berbasis kopi.

Selanjutnya, pelaku ekonomi kreatif dapat mengembangkan berbagai produk yang berkaitan dengan kopi. Mereka dapat mengolah kopi menjadi produk siap konsumsi, oleh-oleh, maupun sajian yang mendukung pertumbuhan usaha lokal.

Peluang tersebut membuat kopi tidak hanya bergerak dari kebun menuju pasar. Rantai ekonominya juga dapat melibatkan pengolah, pedagang, pelaku kuliner, pengelola wisata, hingga pelaku usaha kreatif.

Alfin Ingin Festival Kopi Terus Berkembang

Alfin berharap Festival Kopi Kerinci terus hadir setiap tahun. Namun, ia juga ingin kegiatan tersebut memberikan dampak yang lebih luas bagi petani dan pelaku usaha.

Menurut Alfin, keberlanjutan festival dapat memperkuat identitas Kerinci sebagai salah satu daerah penghasil kopi. Pada saat yang sama, promosi yang konsisten dapat membantu pelaku usaha memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Sekolah Sudah Dimulai, Kepastian Seragam Gratis di Sungai Penuh Masih Jadi Tanda Tanya

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana promosi produk unggulan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah komoditas kopi serta membuka peluang yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan para petani,” ujar Alfin.

Dalam kesempatan tersebut, Alfin turut hadir bersama Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa dan Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, SE., MM.

FAQ

Apa yang menjadi fokus Festival Kopi Kerinci 2026?

Festival tersebut tidak hanya memperkenalkan kopi. Kegiatan itu juga membuka ruang kolaborasi antara petani, pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat untuk mengembangkan nilai ekonomi kopi.

Mengapa nilai tambah penting bagi petani kopi?

Nilai tambah dapat memperluas sumber pendapatan dari komoditas kopi. Pengolahan, pengemasan, pemasaran, dan pengembangan produk turunan dapat menciptakan peluang ekonomi tambahan.

Apa hubungan kopi dengan pariwisata?

Perkebunan kopi dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata. Pelaku usaha juga dapat mengembangkan wisata edukasi, kedai kopi, produk oleh-oleh, dan ekonomi kreatif yang berkaitan dengan kopi.

Apa harapan Alfin terhadap Festival Kopi Kerinci?

Alfin berharap festival tersebut terus berkembang sebagai agenda tahunan yang mampu memperkuat identitas kopi daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.(Tim)

Berita Terkait

Bengkulu Siapkan Galeri Investasi, Warga Kini Punya Ruang Belajar Pasar Modal
NCH Sumbar Jadi Ruang Kreatif Anak Nagari, Budaya Lokal Kini Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi
Temui PT KMH, DPRD Sungai Penuh Soroti Pajak Air dan Sampah
Transaksi Daerah Makin Digital, Sekda Arry Yuswandi Dorong ETPD Perkuat Tata Kelola Keuangan
Lahan 1 Hektare Jadi Gerakan Pangan, Pemdes Sumur Gedang dan Bhabinkamtibmas Tanam Jagung Tahap Kedua
Karya Lokal Siap Naik Kelas, Pemkot Sungai Penuh Gandeng Kanwil Kemenkum Jambi
Kopi Kerinci Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru, Hutri Randa Soroti Nilai Tambah Petani
APBD Kerinci Diminta Hemat, OPD Malah Bertambah: Publik Soroti Langkah DPRD
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:39 WIB

Bengkulu Siapkan Galeri Investasi, Warga Kini Punya Ruang Belajar Pasar Modal

Sabtu, 26 September 2026 - 17:44 WIB

NCH Sumbar Jadi Ruang Kreatif Anak Nagari, Budaya Lokal Kini Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi

Sabtu, 26 September 2026 - 10:39 WIB

Temui PT KMH, DPRD Sungai Penuh Soroti Pajak Air dan Sampah

Jumat, 25 September 2026 - 20:44 WIB

Transaksi Daerah Makin Digital, Sekda Arry Yuswandi Dorong ETPD Perkuat Tata Kelola Keuangan

Jumat, 25 September 2026 - 11:30 WIB

Lahan 1 Hektare Jadi Gerakan Pangan, Pemdes Sumur Gedang dan Bhabinkamtibmas Tanam Jagung Tahap Kedua

Berita Terbaru