Harga Kelapa di Pasar Sungai Penuh Turun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Sungai Penuh – Pedagang di Pasar Sungai Penuh menjual kelapa sekitar Rp9.500 per butir, turun Rp850 dibanding pekan lalu. Penurunan ini terjadi karena para petani dari Dusun Kota Raya Kaban, Balai Selasa, Air Haji, dan Silaut memasok kelapa dalam jumlah besar.

Kinoy, salah seorang pedagang kelapa, mengatakan panen raya meningkatkan stok di pasar. “Panen raya membuat stok kelapa melimpah, sehingga harga ikut turun,” ujarnya saat ditemui di Pasar Tradisional Sungai Penuh, Sabtu (08/02/2026).

Prediksi Harga Naik Menjelang Ramadan dan Idulfitri

Meski harga turun, Kinoy memperkirakan tren ini tidak akan berlangsung lama. Menjelang pertengahan Ramadan dan Idulfitri, permintaan masyarakat meningkat, sementara stok kelapa mulai menipis. Selain itu, pedagang dari Sumatera Barat dan Bengkulu membeli kelapa menjelang momen besar, sehingga harga berpotensi naik kembali.

Baca Juga :  Bank Sentral Dunia Masih Borong Emas, BI Ikut

Keuntungan Pedagang yang Terbatas

Pedagang membeli kelapa dari pengepul dengan harga Rp7.700–Rp7.800 per butir. Kinoy mengatakan keuntungan mereka sekitar Rp600 per butir, setelah menghitung biaya operasional dan transportasi dari Pesisir Selatan ke Sungai Penuh.

Baca Juga :  Brigjen B. Ali Resmi Jabat Wakapolda Jambi

Harga Kelapa Pernah Capai Puncak Tertinggi

Pada Maret 2025, perusahaan besar memborong kelapa langsung dari daerah pesisir, sehingga pedagang menjual kelapa hingga Rp14.000 per butir. Bahkan di Jawa, pedagang menjual kelapa sampai Rp35.000 per butir.

Prediksi Kenaikan Harga Februari 2026

Kinoy memprediksi harga kelapa akan naik sekitar 15 persen pada pertengahan Februari 2026 atau menjelang Idulfitri. Pedagang kemungkinan menjual kelapa dengan kisaran harga Rp7.000–Rp8.500 per butir.

Berita Terkait

Dewan Soroti Pelayanan BPN Sungai Penuh, Fajran: Masih Buruk
Azhar Hamzah Kawal Kepentingan Sungai Penuh di RUPS-LB Bank Jambi, Soroti Arah Ekonomi Daerah
Nasib PPPK Disorot DPR RI, Sungai Penuh Dorong Kepastian Skema ASN Baru
Listrik Padam Besok, Air Bersih di Sungai Penuh Ikut Terhenti
Siapkan Tandon Malam Ini, Besok Air PDAM Sungai Penuh Berhenti Mengalir Selama 4 Jam
Sungai Penuh Buka Beasiswa SD–SMP 2026: Jadwal, Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya
Pemkot Sungai Penuh Gandeng BNI, Akselerasi Smart City dan Transformasi Layanan Digital
DPRD Pesisir Selatan Pelajari Smart City di Sungai Penuh, Diskominfosta Paparkan Strategi Transformasi Digital
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:37 WIB

Dewan Soroti Pelayanan BPN Sungai Penuh, Fajran: Masih Buruk

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:07 WIB

Azhar Hamzah Kawal Kepentingan Sungai Penuh di RUPS-LB Bank Jambi, Soroti Arah Ekonomi Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 14:31 WIB

Nasib PPPK Disorot DPR RI, Sungai Penuh Dorong Kepastian Skema ASN Baru

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:17 WIB

Listrik Padam Besok, Air Bersih di Sungai Penuh Ikut Terhenti

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:31 WIB

Siapkan Tandon Malam Ini, Besok Air PDAM Sungai Penuh Berhenti Mengalir Selama 4 Jam

Berita Terbaru

Oplus_0

Merangin

Kepala Sekolah Guru PPPK di Merangin Tuai Polemik

Rabu, 10 Jun 2026 - 08:27 WIB