Rusak Parah! Dewan Minta Jalan Tugu 17 Dibongkar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Jalan Jenderal Sudirman di depan Gedung Nasional, tepatnya di kawasan Tugu 17, kini menjadi titik bahaya serius. DPRD Kota Sungai Penuh mendesak pemerintah segera membongkar jalan andesit yang rusak parah karena kondisi ini berpotensi memicu kecelakaan fatal bagi pengendara.

Jalan Andesit Rusak Parah

Jalan yang dibangun dengan anggaran APBD 2023 senilai Rp900 juta kini bergelombang, berlubang, dan beberapa batu andesit terlepas. Sebelumnya, jalan berlapis aspal tetap kuat dan tidak mengalami kerusakan. Warga menilai penggantian dengan batu andesit justru menimbulkan risiko tinggi bagi keselamatan pengendara.

Warga Teriak Perbaikan Gagal

Seorang warga, Dedi, menegaskan bahwa Dinas PUPR sudah beberapa kali memperbaiki jalan depan Gedung Nasional, tetapi perbaikan tersebut selalu kembali rusak. Kondisi jalan kini semakin membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat.

Baca Juga :  Mau Kaya di Usia 30? Hindari 4 Kebiasaan Ini

“Jalan bergelombang dan berlubang sudah beberapa kali diperbaiki, tetapi kini semakin parah dan membahayakan nyawa pengendara,” tegasnya.

DPRD Dorong Pembongkaran Total

Sejumlah tokoh masyarakat dan anggota DPRD Kota Sungai Penuh mendesak pihak terkait membongkar jalan andesit dan mengembalikannya ke kondisi semula.

Ketua DPRD, Hutri Randa, S.Sos MM, menyatakan pembongkaran jalan sudah lama dibahas dan dibicarakan melalui pandangan fraksi-fraksi DPRD.

“Kami sepakat pihak terkait harus membongkar jalan sesuai aturan. Oleh karena itu, Dinas PUPR harus segera menindaklanjuti permintaan masyarakat melalui DPRD karena jalan ini berpotensi memicu kecelakaan serius,” ujarnya.

Konstruksi Diduga Lemah

Warga melaporkan bahwa jalan yang baru selesai dikerjakan sudah bergeser. Batu andesit yang longgar menimbulkan suara menyerupai “musik angklung” saat dilalui kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Baca Juga :  Wali Kota Padang Fadly Amran Ajak Warga Perkuat Silaturahmi di Koto Tangah

Jalan ini dibangun pada era pemerintahan Walikota Ahmadi Zubir, dan pihak terkait sudah melakukan perbaikan dua kali dalam beberapa bulan terakhir, tetapi kondisi justru semakin memburuk.

Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

Warga menuntut pemerintah segera bertindak sebelum terjadi korban. Jalan ini berada di pusat Kota Sungai Penuh dan menjadi akses vital bagi aktivitas harian masyarakat.

Kepala Dinas PUPR, Y Z Oktovianus, ST, MT, menyatakan ia akan melaporkan persoalan ini kepada Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, untuk mendapatkan arahan terkait langkah penanganan.

“Kami akan segera minta arahan Pak Wako dan melakukan kajian sesuai aturan,” katanya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Ahli Waris Datangi BPN Sungai Penuh, Pertanyakan Dugaan Selisih Luas Tanah di Koto Tinggi
Merek China Ubah Arah Strategi EV, Hybrid dan PHEV Kini Jadi Senjata Baru di Pasar Indonesia
BBM Bergerak Lagi! Harga Pertamina, Shell hingga BP Revisi Serempak, Diesel Sentuh Rp30 Ribu di SPBU
Kemenkeu Buka 1.084 Kuota Magang Nasional 2026, Mahasiswa Bisa Daftar
Harga Emas Antam Hari Ini 27 Mei 2026 Turun, Investor Ramai-ramai Cari Momentum Borong di Pegadaian
Honda Prelude Langsung Diserbu Konsumen Indonesia, 20 Unit Perdana Tiba, Inden Tembus Ratusan
Kolaborasi Porsche x BOSS Hadirkan Fashion Maskulin Modern Terinspirasi Mobil Sport Ikonik Era 70-an
Honda CR-V 2010 Bekas Makin Diburu, Harga Turun Bikin SUV Keluarga Ini Jadi Incaran
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:31 WIB

Ahli Waris Datangi BPN Sungai Penuh, Pertanyakan Dugaan Selisih Luas Tanah di Koto Tinggi

Rabu, 3 Juni 2026 - 04:00 WIB

Merek China Ubah Arah Strategi EV, Hybrid dan PHEV Kini Jadi Senjata Baru di Pasar Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:00 WIB

BBM Bergerak Lagi! Harga Pertamina, Shell hingga BP Revisi Serempak, Diesel Sentuh Rp30 Ribu di SPBU

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:00 WIB

Kemenkeu Buka 1.084 Kuota Magang Nasional 2026, Mahasiswa Bisa Daftar

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Mei 2026 Turun, Investor Ramai-ramai Cari Momentum Borong di Pegadaian

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

HP Jadul Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp, Ini Daftarnya

Sabtu, 6 Jun 2026 - 00:01 WIB

Oplus_0

Ekonomi

Kopi Kerinci Tembus Mesir, Pelindo Jambi Kirim 19,2 Ton

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:00 WIB