Prancis Izinkan Solar di Bawah Standar, Antisipasi Krisis BBM Global

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Prancis mengambil langkah darurat untuk mengantisipasi potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Otoritas setempat mengizinkan penjualan solar yang tidak memenuhi standar teknis dalam kondisi tertentu.

BFMTV melaporkan kebijakan ini pada Kamis (26/3/2026). Langkah tersebut muncul di tengah ketidakstabilan pasar energi global.

Menteri Ekonomi dan Keuangan Prancis, Roland Lescure, menyebut kondisi energi di negaranya masih lebih stabil dibanding sejumlah negara Uni Eropa lainnya. Meski demikian, pemerintah tetap menyiapkan langkah antisipasi.

Solar yang masuk dalam kebijakan ini memiliki kualitas lebih rendah dari standar normal. Bahan bakar tersebut memiliki titik sumbat filter dingin (cold filter plugging point) yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Simak Daftar Terbaru

Kondisi ini membuat solar lebih rentan pada suhu rendah. Mesin diesel berisiko mengalami gangguan saat suhu turun drastis.

Standar normal di Prancis mewajibkan solar tetap berfungsi hingga suhu minus 15 derajat Celsius. Namun, kebijakan baru ini memberi kelonggaran hingga batas nol derajat Celsius.

Pemerintah mengambil langkah tersebut untuk mencegah gangguan pasokan BBM. Langkah ini juga muncul di tengah tekanan pasar energi global.

Baca Juga :  Islam di Cina: Mengapa Warga Ramai-Ramai Memeluknya?

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah ikut memengaruhi pasokan energi dunia. Gangguan di kawasan tersebut, termasuk di sekitar Selat Hormuz, menekan distribusi minyak dan gas.

Situasi ini turut mendorong kenaikan harga energi global. Sejumlah negara mulai menyiapkan langkah alternatif untuk menjaga pasokan energi.

Dengan kebijakan ini, Prancis berupaya menjaga ketersediaan bahan bakar di dalam negeri. Pemerintah ingin memastikan kebutuhan energi tetap terpenuhi di tengah kondisi global yang belum stabil.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat
Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta
Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles
Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028
Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar
Harga Minyak Dunia Naik ke US$81, Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar Energi
Jay Idzes Dukung Ismael Kone, Pesan Haru Kapten Timnas Indonesia Usai Cedera Horor Piala Dunia 2026
Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:34 WIB

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:00 WIB

Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:47 WIB

Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00 WIB

Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar

Berita Terbaru