Shopee PHK Global 2026 di Tengah Ledakan AI, Ratusan Karyawan Tim Pengembang Terdampak Restrukturisasi Sea Limited

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Shopee memulai langkah efisiensi besar dengan memangkas ratusan karyawan di tim pengembang yang tersebar di berbagai negara. Perusahaan e-commerce di bawah Sea Limited itu mengarahkan kebijakan ini sebagai bagian dari penyesuaian struktur kerja, terutama pada divisi produk dan engineering.

Laporan Bloomberg menyebutkan pemangkasan ini berdampak sekitar 8% dari total tenaga kerja pengembang global Shopee. Di Singapura, perusahaan menargetkan tim produk dan teknik sebagai kelompok paling terdampak. Meski begitu, manajemen Shopee belum merinci jumlah final karyawan yang kehilangan pekerjaan.

Seiring perubahan ini, Shopee menegaskan bahwa perusahaan terus mengevaluasi kebutuhan organisasi agar tetap selaras dengan arah bisnis dan perkembangan teknologi.

Akses Akun Dicabut, Karyawan Baru Menyadari PHK

Proses PHK di lapangan memunculkan situasi yang cukup mengejutkan bagi sebagian karyawan. Sejumlah pekerja melaporkan kehilangan akses ke akun kerja sebelum menerima penjelasan resmi. Kondisi itu membuat banyak karyawan baru menyadari status mereka setelah sistem internal tidak lagi dapat mereka akses.

Setelah kejadian tersebut, tim sumber daya manusia menjadwalkan pertemuan individual untuk menjelaskan keputusan perusahaan kepada masing-masing karyawan terdampak. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Shopee memilih komunikasi personal ketimbang pengumuman massal.

Meski situasi berlangsung cepat, perusahaan tetap menyampaikan komitmen untuk mendampingi proses transisi karyawan yang terdampak.

Shopee Soroti Penyesuaian Kebutuhan Bisnis

Juru bicara Shopee menjelaskan bahwa perusahaan secara rutin meninjau kebutuhan tenaga kerja berdasarkan prioritas operasional. Ia menyampaikan:

“kami secara rutin mengevaluasi kebutuhan staf seiring peninjauan operasi bisnis.”

Baca Juga :  Xiaomi Mulai Uji Android 17 Beta HyperOS 3.3, Ini Daftar HP yang Kebagian Lebih Dulu

Pernyataan itu menegaskan bahwa Shopee menyesuaikan struktur organisasi sesuai perubahan strategi dan kondisi bisnis global.

Perusahaan juga menekankan bahwa setiap departemen dapat melakukan penyesuaian ketika perusahaan mengubah fokus kerja. Dalam konteks ini, Shopee menempatkan efisiensi sebagai bagian dari strategi jangka panjang, bukan sekadar respons sesaat.

AI Jadi Poros Strategi Baru Sea Limited

Restrukturisasi ini muncul seiring meningkatnya investasi Sea Limited pada teknologi kecerdasan buatan. Perusahaan induk Shopee itu mempercepat integrasi AI ke berbagai lini operasional, mulai dari sistem rekomendasi produk hingga alat bantu penjual di platform.

Selain itu, Sea memperkuat langkah strategisnya melalui kemitraan dengan Google pada Februari 2026 untuk memperluas penggunaan AI di seluruh ekosistem bisnis. Kolaborasi ini mencakup pengembangan fitur belanja berbasis agen AI yang lebih interaktif dan otomatis.

CEO Sea Limited, Forrest Li, juga menegaskan ambisi perusahaan untuk memanfaatkan peluang AI secara maksimal. Ia bahkan melihat AI sebagai pendorong utama yang berpotensi membawa perusahaan menuju valuasi pasar triliunan dolar jika perusahaan mengeksekusi strategi dengan tepat.

Untuk memperkuat arah tersebut, Sea membentuk tim khusus yang fokus mencari peluang investasi dan inovasi AI baru di seluruh lini bisnisnya.

Paket Kompensasi dan Transisi Karyawan

Shopee menawarkan paket kompensasi bagi karyawan yang terdampak PHK. Perusahaan memberikan pesangon sebesar satu bulan gaji untuk setiap tahun masa kerja, ditambah dua bulan gaji tambahan.

Baca Juga :  Lampu Kuning Fiskal RI: Utang Rp10.000 Triliun dan Beban Bunga Kian Membengkak

Skema ini berlaku sebagai bentuk dukungan selama masa transisi. Selain itu, perusahaan juga mengklaim tetap memberikan pendampingan kepada karyawan yang terdampak agar mereka bisa melanjutkan karier di luar organisasi.

Namun, proses komunikasi yang tidak seragam pada awalnya menimbulkan sorotan, terutama karena sebagian karyawan mengetahui pemutusan kerja melalui akses sistem yang tiba-tiba terhenti.

Dampak ke Industri Teknologi Asia Tenggara

Langkah Shopee memperkuat tren restrukturisasi di sektor teknologi Asia Tenggara. Banyak perusahaan digital kini menyeimbangkan kebutuhan efisiensi dengan investasi besar pada AI.

Perubahan ini menunjukkan pergeseran prioritas industri, dari ekspansi tenaga kerja besar-besaran menuju optimalisasi teknologi dan otomatisasi. Shopee menjadi salah satu contoh paling jelas dari transformasi tersebut.

FAQ

1. Mengapa Shopee melakukan PHK di tim pengembang?

Shopee menyesuaikan struktur organisasi untuk mengikuti perubahan prioritas bisnis dan peningkatan fokus pada teknologi AI.

2. Berapa besar dampak PHK ini?

Laporan menyebut sekitar 8% tenaga kerja pengembang global Shopee terdampak, terutama di divisi produk dan engineering.

3. Bagaimana karyawan mengetahui PHK?

Sebagian karyawan kehilangan akses akun kerja terlebih dahulu sebelum menerima penjelasan resmi dari HR.

4. Berapa kompensasi yang diberikan Shopee?

Shopee memberikan pesangon satu bulan gaji per tahun masa kerja plus dua bulan gaji tambahan.

5. Apa peran AI dalam restrukturisasi ini?

Sea Limited memperluas investasi AI, termasuk kemitraan dengan Google dan pengembangan sistem belanja berbasis AI.(Tim)

Berita Terkait

Antam Bagi Rp5 Triliun ke Pemegang Saham, Laba Melejit dan Pecahkan Rekor Perusahaan
Grup Sinar Mas Bidik KETR, Siapkan Akuisisi Rp520 Miliar Lewat IMBS
Aturan Baru Ojol dan E-Commerce: Mendag Perketat Transaksi Digital, UMKM hingga AI Diawasi
Rahasia di Balik TikTok Shop: Penjual Kini Punya “Tim Marketing Otomatis” Tanpa Gaji Lewat Program Afiliasi
Kantongi HAKI, PT Tren Gen Horizon Mantapkan Langkah di Industri Iklan Digital
Aturan Baru UMKM 2026: Biaya Marketplace Dipangkas, Pelaku Usaha Lebih Ringan
Hakim MK Soroti Kuota Hangus, Konsumen Beli 10 GB Tapi Sisa 1 GB Tak Terpakai
Danantara Masuk Aplikator Ojol, ISEAI Sebut Sinyal Kuat Merger Gojek-Grab
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:00 WIB

Shopee PHK Global 2026 di Tengah Ledakan AI, Ratusan Karyawan Tim Pengembang Terdampak Restrukturisasi Sea Limited

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:00 WIB

Antam Bagi Rp5 Triliun ke Pemegang Saham, Laba Melejit dan Pecahkan Rekor Perusahaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:00 WIB

Grup Sinar Mas Bidik KETR, Siapkan Akuisisi Rp520 Miliar Lewat IMBS

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:00 WIB

Aturan Baru Ojol dan E-Commerce: Mendag Perketat Transaksi Digital, UMKM hingga AI Diawasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:00 WIB

Rahasia di Balik TikTok Shop: Penjual Kini Punya “Tim Marketing Otomatis” Tanpa Gaji Lewat Program Afiliasi

Berita Terbaru