BRI Perluas QRIS Cross Border ke China, Transaksi Wisatawan Indonesia Kini Lebih Praktis Lewat BRImo

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI (Persero) Tbk atau Bank Rakyat Indonesia memperluas layanan pembayaran digital lintas negara dengan menghadirkan QRIS Cross Border pada aplikasi BRImo di China. Inovasi ini membuka akses transaksi lebih praktis bagi wisatawan Indonesia yang berbelanja di luar negeri tanpa harus menukar uang tunai.

Langkah ini memperkuat ekosistem pembayaran digital Indonesia yang terus berkembang seiring meningkatnya mobilitas masyarakat ke luar negeri. Melalui integrasi sistem ini, nasabah cukup memindai kode QR di merchant China yang sudah terhubung, lalu sistem langsung memproses pembayaran dalam rupiah secara otomatis.

Di sisi lain, kebijakan ini juga memperlihatkan arah baru industri perbankan nasional yang semakin agresif memperluas konektivitas keuangan global. BRI menargetkan pengalaman transaksi yang lebih cepat, transparan, dan efisien untuk seluruh pengguna layanan digitalnya.

Kemudahan Baru bagi Wisatawan Indonesia di China

Melalui layanan ini, wisatawan Indonesia tidak lagi bergantung pada uang tunai atau jasa penukaran mata uang. Mereka cukup membuka aplikasi BRImo, memindai QR di merchant, dan menyelesaikan pembayaran dalam hitungan detik.

Sistem ini juga menampilkan nilai transaksi secara real-time dalam rupiah, sehingga pengguna dapat langsung memantau pengeluaran tanpa perhitungan manual. Fitur ini membantu wisatawan mengatur keuangan selama berada di luar negeri dengan lebih disiplin.

Selain itu, nilai tukar yang muncul dalam transaksi sering kali lebih kompetitif dibandingkan penukaran konvensional. Kondisi ini membuat pengguna mendapatkan efisiensi biaya yang lebih baik selama perjalanan.

Dorongan Bank Indonesia Perkuat Sistem Pembayaran Global

Implementasi QRIS Cross Border di China juga mendukung agenda besar Bank Indonesia dalam memperluas jaringan pembayaran antarnegara. Indonesia mendorong integrasi sistem pembayaran digital agar transaksi lintas batas berjalan lebih lancar dan aman.

Baca Juga :  Pentagon Incar Tanah Jarang Malaysia, Tantang Dominasi China di Pasar Global

China menjadi salah satu pasar penting dalam ekspansi ini karena tingginya arus wisatawan dan aktivitas ekonomi bilateral. Dengan integrasi tersebut, Indonesia memperkuat posisi dalam ekosistem keuangan digital global.

Skema ini juga membuka peluang kerja sama lebih luas dengan negara lain di masa mendatang, sehingga QRIS berpotensi menjadi standar pembayaran regional yang semakin diakui.

Lonjakan Transaksi Digital BRI Tunjukkan Pertumbuhan Kuat

BRI mencatat pertumbuhan signifikan pada layanan digitalnya sepanjang tahun berjalan. Volume transaksi QRIS BRI mencapai Rp30,5 triliun pada Triwulan I 2026, tumbuh 76 persen secara tahunan (year-on-year).

Jumlah transaksi juga melonjak 86,7 persen, mencerminkan perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, aplikasi BRImo mencatat volume transaksi hingga Rp2.042,2 triliun atau naik 29,4 persen YoY. Angka ini menunjukkan peran besar super apps perbankan dalam menopang ekosistem keuangan digital Indonesia.

Perspektif BRI: Fokus pada Inovasi dan Ekspansi Global

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menegaskan bahwa perusahaan terus mengembangkan layanan digital untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin mobile dan global.

“Kehadiran QRIS Cross Border BRImo di China berpeluang meningkatkan transaksi wisatawan di luar negeri, karena kemudahan penggunaannya. Dengan sistem ini, wisatawan Indonesia bisa langsung berbelanja di merchant di China yang sudah terintegrasi QRIS. Ke depan, BRI akan terus mendorong inovasi layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas akseptasi sistem pembayaran digital Indonesia di level global,” ujar Saladin.

Baca Juga :  Rupiah Stabil di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS, Pasar Waspadai Tekanan Global

Pernyataan ini menegaskan strategi BRI untuk memperkuat posisi sebagai bank dengan ekosistem digital yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Dampak Ekonomi dan Arah Digitalisasi

Ekspansi QRIS Cross Border tidak hanya menyasar kenyamanan pengguna, tetapi juga mendorong efisiensi ekonomi nasional. Sistem ini mengurangi ketergantungan pada uang tunai, menekan biaya transaksi, dan mempercepat perputaran dana antarnegara.

Selain itu, transparansi transaksi real-time membantu pengguna mengontrol keuangan secara lebih akurat. Hal ini menjadi nilai tambah penting dalam era digital saat masyarakat semakin membutuhkan kontrol finansial yang ketat.

Ke depan, integrasi sistem pembayaran lintas negara berpotensi membuka peluang baru bagi pelaku usaha Indonesia yang ingin memperluas pasar ke luar negeri.

FAQ

1. Apa itu QRIS Cross Border?

QRIS Cross Border merupakan sistem pembayaran yang memungkinkan transaksi lintas negara dengan memindai QR code, lalu pembayaran langsung terkonversi ke rupiah.

2. Bagaimana cara menggunakannya di China?

Pengguna cukup membuka aplikasi BRImo, memilih fitur pembayaran QRIS, lalu memindai kode QR di merchant yang sudah bekerja sama.

3. Apakah harus menukar uang sebelum berangkat ke China?

Tidak perlu. Sistem langsung memotong saldo rupiah di rekening pengguna.

4. Apakah transaksi aman?

Ya, sistem mencatat semua transaksi secara real-time di BRImo sehingga pengguna dapat memantau setiap pengeluaran.

5. Apa manfaat utama bagi wisatawan?

Wisatawan mendapatkan kemudahan, efisiensi biaya, serta kontrol pengeluaran yang lebih baik selama berada di luar negeri.(Tim)

Berita Terkait

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler
Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri
Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan
Ojol Bisa Punya Motor Listrik Tanpa DP, Bunga Cicilan Ikut Dipangkas Prabowo
Sawit Tua Mulai Ditebang, Harapan Baru Petani Dharmasraya Tumbuh dari PSR Tahap III
Industri Alas Kaki Indonesia Melaju 11,3 Persen, Ekspansi Besar Menanti di Semester II 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:58 WIB

PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan

Berita Terbaru