Prabowo Luncurkan Kredit Rakyat Bunga 5 Persen, Dorong Akses Modal Murah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan program kredit rakyat dengan bunga rendah maksimal 5 persen per tahun. Ia langsung memerintahkan bank-bank milik negara untuk menyalurkan fasilitas pembiayaan tersebut kepada masyarakat.

Prabowo menyampaikan kebijakan itu saat menghadiri puncak peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). Ia menilai bunga pinjaman yang selama ini dibebankan kepada masyarakat kecil terlalu tinggi dan memberatkan.

Soroti Bunga Pinjaman yang Tinggi

Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung kondisi masyarakat kecil yang masih sulit mengakses kredit murah. Ia menyebut sebagian warga harus menanggung bunga pinjaman yang sangat tinggi, bahkan bisa mencapai puluhan persen per tahun.

“Selama ini rakyat kecil kalau pinjam uang bunganya terlalu tinggi. Bisa sampai 70 persen setahun,” kata Prabowo di hadapan ribuan buruh.

Ia menilai kondisi tersebut tidak adil dan harus segera berubah. Karena itu, ia meminta sektor perbankan milik negara bergerak lebih cepat menyediakan pembiayaan yang lebih terjangkau.

Baca Juga :  Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Bertahan di Rp17.130-an

Perintahkan Bank BUMN Salurkan Kredit Murah

Prabowo langsung memberi instruksi kepada bank-bank milik negara untuk menyalurkan kredit rakyat dengan bunga maksimal 5 persen per tahun. Ia menargetkan program ini segera berjalan dan bisa langsung dirasakan masyarakat kecil.

“Saya sudah perintahkan bank-bank milik Republik Indonesia. Sebentar lagi kita akan kucurkan kredit untuk rakyat, maksimal 5 persen satu tahun,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa akses permodalan murah menjadi kunci untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Menurutnya, pelaku usaha kecil, pedagang, hingga pekerja informal harus mendapatkan ruang pembiayaan yang lebih mudah.

Dorong Akses Keuangan Lebih Inklusif

Prabowo menilai sistem keuangan nasional harus lebih berpihak kepada kelompok kecil. Ia ingin kebijakan kredit rakyat ini memperluas inklusi keuangan dan mengurangi ketergantungan masyarakat pada pinjaman berbunga tinggi.

Ia juga menyoroti praktik pinjaman informal yang sering membebani masyarakat. Dengan hadirnya kredit rakyat berbunga rendah, pemerintah berharap masyarakat tidak lagi bergantung pada sumber pembiayaan yang tidak sehat.

Baca Juga :  BBRI Terkoreksi ke Rp3.240, Investor Tetap Pantau Dividen dan Kinerja

Program Masih Tunggu Implementasi Teknis

Meski sudah menyampaikan kebijakan tersebut, pemerintah belum merinci mekanisme penyaluran kredit rakyat. Bank BUMN diperkirakan akan menjadi ujung tombak pelaksanaan program ini dengan skema yang masih dalam tahap finalisasi.

Pemerintah juga diperkirakan akan mengatur kriteria penerima agar penyaluran tepat sasaran, terutama untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan pekerja sektor informal.

Harapan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Rakyat

Program kredit rakyat ini diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi di tingkat bawah. Pemerintah menargetkan akses pembiayaan murah dapat memperkuat usaha kecil dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Jika berjalan sesuai rencana, kebijakan ini akan menjadi salah satu program pembiayaan rakyat terbesar dengan bunga rendah yang pernah diterapkan pemerintah melalui bank milik negara.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kurs Rupiah ke Dolar AS 2 Mei 2026: 1 Rupiah Cuma 0,000058 USD, Cek Pergerakannya
Harga Emas Antam 2 Mei 2026 Stabil di Rp2,79 Juta, Investor Tunggu Sinyal Baru
Pertamina Kebut Proyek Bioetanol E20, Gandeng PTPN III–Medco demi Energi Mandiri 2028
Bukalapak Rugi Rp 425 Miliar di Kuartal I 2026 Meski Pendapatan Tumbuh
Prabowo Targetkan 25 Ribu Koperasi Merah Putih, 1.000 Unit Segera Diresmikan
Refund Pajak Mulai Berlaku, Kemenkeu Percepat Pengembalian Kelebihan Pajak WP
China Dominasi Puncak, 50 Bank Terbesar Dunia Kuasai Aset Rp1.600 Triliun Lebih
PayLater Meledak 86 Persen, Kredit Macet Ikut Naik: Generasi Muda Dominasi Pengguna
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:30 WIB

Harga Emas Antam 2 Mei 2026 Stabil di Rp2,79 Juta, Investor Tunggu Sinyal Baru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:30 WIB

Prabowo Luncurkan Kredit Rakyat Bunga 5 Persen, Dorong Akses Modal Murah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:00 WIB

Pertamina Kebut Proyek Bioetanol E20, Gandeng PTPN III–Medco demi Energi Mandiri 2028

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:00 WIB

Bukalapak Rugi Rp 425 Miliar di Kuartal I 2026 Meski Pendapatan Tumbuh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:00 WIB

Prabowo Targetkan 25 Ribu Koperasi Merah Putih, 1.000 Unit Segera Diresmikan

Berita Terbaru