JAKARTA – Nasabah bank perlu memahami aturan saldo minimum agar rekening tetap aktif. Setiap bank menetapkan batas saldo yang wajib tersisa di rekening. Jika saldo turun di bawah batas tersebut, sistem bisa mengenakan biaya atau bahkan menonaktifkan rekening.
Pada Mei 2026, tiga bank besar nasional, yakni Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI), masih memberlakukan aturan saldo minimum dengan nominal yang berbeda-beda. Perbedaan ini mengikuti jenis tabungan dan segmentasi nasabah.
Saldo Minimum Bank Mandiri
Bank Mandiri menetapkan saldo minimum yang bervariasi tergantung produk tabungan. Untuk Tabungan Rupiah, nasabah harus menyisakan saldo minimal Rp100.000. Sementara itu, Tabungan NOW hanya mensyaratkan Rp25.000.
Produk lain seperti Tabungan Payroll menetapkan saldo minimum Rp10.000. TabunganKu berada di angka Rp20.000. Menariknya, Tabungan SiMakmur tidak membebankan saldo minimum. Adapun Simpanan Pelajar (SimPel) hanya mewajibkan saldo Rp5.000.
Kebijakan ini memberi fleksibilitas bagi berbagai kalangan, mulai dari pekerja hingga pelajar.
Saldo Minimum BRI
BRI menetapkan kebijakan yang relatif seragam untuk beberapa produknya. Tabungan Simpedes dan BritAma sama-sama mensyaratkan saldo minimum Rp50.000. Angka ini juga berlaku untuk BritAma Bisnis, BritAma Pro, dan BritAma X.
Untuk produk inklusi keuangan, BRI menawarkan saldo minimum lebih rendah. TabunganKu hanya Rp20.000, sedangkan SimPel sebesar Rp5.000. Tabungan Junio yang menyasar anak muda juga menetapkan saldo minimal Rp50.000.
Dengan variasi ini, BRI berusaha menjangkau berbagai segmen, termasuk generasi muda dan pelaku usaha.
Saldo Minimum BNI
BNI menetapkan saldo minimum paling tinggi pada beberapa produk tertentu. Tabungan Taplus mensyaratkan Rp150.000, sementara Taplus Bisnis mencapai Rp1.000.000.
Namun, BNI juga menyediakan opsi ringan. Taplus Muda tidak menetapkan saldo minimum alias Rp0. Produk BNI Pandai bahkan tidak memiliki batas saldo minimum sama sekali.
Untuk tabungan pelajar seperti SimPel, saldo minimum tetap rendah di angka Rp5.000. TabunganKu juga sama seperti bank lain, yakni Rp20.000.
Perbedaan Berdasarkan Segmen Nasabah
Bank menyesuaikan saldo minimum dengan kebutuhan nasabah. Produk untuk pelajar dan inklusi keuangan seperti SimPel dan TabunganKu menawarkan batas rendah agar mudah diakses.
Sebaliknya, produk bisnis atau premium menetapkan saldo lebih tinggi. Bank biasanya menyediakan fitur tambahan seperti limit transaksi besar, layanan prioritas, dan fasilitas keuangan lain.
Pentingnya Menjaga Saldo Minimum
Nasabah harus menjaga saldo agar tetap di atas batas minimum. Jika saldo turun, bank bisa memotong biaya administrasi dari sisa dana. Dalam beberapa kasus, rekening bisa menjadi tidak aktif.
Karena itu, nasabah sebaiknya memilih jenis tabungan yang sesuai dengan kebutuhan transaksi dan kemampuan finansial. Dengan begitu, rekening tetap aktif tanpa beban biaya tambahan.
Memahami aturan ini membantu nasabah mengelola keuangan lebih disiplin dan menghindari potongan yang tidak perlu.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









