BBRI Terkoreksi ke Rp3.240, Investor Tetap Pantau Dividen dan Kinerja

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (22/4/2026). Harga bergerak di tengah tekanan pasar, sementara investor tetap mencermati kinerja keuangan yang masih solid serta prospek dividen yang tinggi dari emiten perbankan pelat merah ini.

Harga Saham Turun ke Level Rp3.240

Saham BBRI tercatat berada di level Rp3.240 per saham pada pukul 16:14 WIB. Harga ini turun 30 poin atau 0,92% dibandingkan penutupan sebelumnya.

Sepanjang sesi perdagangan, BBRI sempat bergerak di rentang Rp3.240 hingga Rp3.280. Level pembukaan berada di Rp3.260, menunjukkan tekanan jual muncul sejak awal perdagangan dan bertahan hingga penutupan sesi.

Dalam 52 minggu terakhir, saham BBRI bergerak dalam kisaran Rp3.220 hingga Rp4.450. Posisi saat ini menempatkan harga dekat area bawah rentang tahunan, meski belum menembus level terendahnya.

Kapitalisasi Pasar dan Valuasi Tetap Kuat

Meski harga melemah, kapitalisasi pasar BBRI masih besar. Nilainya mencapai sekitar Rp486,14 triliun. Dari sisi valuasi, rasio price to earnings (P/E) berada di level 8,61, yang menunjukkan saham masih relatif murah dibandingkan laba perusahaan.

Baca Juga :  Saham BBRI Naik 0,56%, Investor Waspada

Investor juga menyoroti tingkat dividen yang mencapai 10,68%. Angka ini membuat BBRI tetap menarik bagi investor yang mengejar pendapatan pasif dari pasar saham.

Kinerja Keuangan Tumbuh Positif

Dari sisi fundamental, BBRI masih mencatat pertumbuhan yang solid. Pendapatan kuartalan mencapai Rp37,62 triliun dengan kenaikan sekitar 17% secara tahunan (year on year).

Laba per saham (EPS) juga menunjukkan peningkatan tipis sekitar 0,16% dan berhasil melampaui ekspektasi pasar. Capaian ini memperkuat posisi BBRI sebagai salah satu bank dengan kinerja stabil di tengah dinamika ekonomi nasional.

Selain itu, total aset perusahaan tercatat menembus Rp1.968 triliun per Januari 2026. Angka ini tumbuh sekitar 7,72% secara tahunan dan memperlihatkan ekspansi bisnis yang masih berlanjut.

Investor Fokus ke Dividen dan Prospek Sektor Perbankan

Pasar kini menaruh perhatian pada kebijakan dividen BBRI ke depan. Tingkat yield yang tinggi membuat saham ini tetap menjadi incaran investor jangka panjang, terutama di sektor perbankan.

Baca Juga :  IHSG Tergelincir ke 7.389, Investor Asing Ramai Jual Saham

Di sisi lain, pelaku pasar juga mempertimbangkan dinamika suku bunga, pertumbuhan kredit, serta kondisi ekonomi domestik yang memengaruhi kinerja sektor keuangan secara keseluruhan.

Pergerakan Saham Bank Besar Ikut Terkoreksi

Tekanan pada BBRI juga terjadi di sejumlah saham bank besar lain. Bank Mandiri (BMRI), Bank Central Asia (BBCA), Bank Negara Indonesia (BBNI), hingga Telkom Indonesia (TLKM) turut bergerak variatif di tengah fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

IHSG sendiri tercatat menguat tipis sekitar 0,24% ke level 7.541,61, menunjukkan pasar masih bergerak selektif.

Kesimpulan: Koreksi Teknis di Tengah Fundamental Kuat

Pergerakan BBRI hari ini menunjukkan tekanan jangka pendek di pasar. Namun, fundamental yang kuat, pertumbuhan aset, serta potensi dividen tinggi tetap menjaga daya tarik saham ini di mata investor.

Pelaku pasar kini menunggu katalis lanjutan dari kinerja kuartalan berikutnya dan kebijakan korporasi yang akan menentukan arah pergerakan saham BBRI ke depan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

6 Saham Undervalued Pilihan Analis, Ada PTBA hingga MLBI yang Bikin Tertarik Investor
IHSG Menguat Sepekan, Meski Dana Asing Rp39,86 Triliun Kabur dari Pasar Modal RI
BEI Hapus 18 Emiten, Sritex hingga Raksasa Tekstil Masuk Daftar Delisting
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 21:30 WIB

BBRI Terkoreksi ke Rp3.240, Investor Tetap Pantau Dividen dan Kinerja

Senin, 20 April 2026 - 17:00 WIB

6 Saham Undervalued Pilihan Analis, Ada PTBA hingga MLBI yang Bikin Tertarik Investor

Senin, 20 April 2026 - 07:01 WIB

IHSG Menguat Sepekan, Meski Dana Asing Rp39,86 Triliun Kabur dari Pasar Modal RI

Rabu, 15 April 2026 - 14:00 WIB

BEI Hapus 18 Emiten, Sritex hingga Raksasa Tekstil Masuk Daftar Delisting

Berita Terbaru