Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Bertahan di Rp17.130-an

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bergerak terbatas pada perdagangan awal pekan, Selasa (21/4/2026). Rupiah mencatat penguatan tipis di tengah tekanan eksternal yang masih membayangi pasar keuangan global.

Berdasarkan data pasar, dolar AS berada di level Rp17.130,09 pada pukul 05.14 WIB. Angka ini turun 0,01% atau sekitar 1,10 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.131,20.

Pergerakan rupiah hari ini sempat berfluktuasi dalam kisaran Rp17.100 hingga Rp17.160. Namun, pasar masih menahan langkah penguatan lebih lanjut karena sentimen global dan faktor energi ikut menekan mata uang negara berkembang.

Baca Juga :  Pasar Uang RI Bergejolak, LPEM UI Minta BI Tahan Suku Bunga 4,75%

Selain dolar AS, sejumlah mata uang utama juga bergerak melemah terhadap rupiah. Yen Jepang tercatat di Rp107,75 per 100 yen atau turun 0,30%. Poundsterling Inggris berada di Rp23.160,85, dolar Australia di Rp12.286,71, dan dolar Kanada di Rp12.548,98. Seluruhnya mencatat pelemahan tipis.

Baca Juga :  Rupiah Melemah, IHSG Anjlok, Menkeu Purbaya Buka Suara

Analis pasar menilai rupiah masih bergerak dalam fase konsolidasi. Pelaku pasar cenderung menunggu arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat serta perkembangan data ekonomi global yang memengaruhi arus modal.

Tekanan eksternal dari harga energi dan ketidakpastian global juga masih membatasi ruang penguatan rupiah dalam jangka pendek.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Malaysia Buru Minyak Rusia, Ikuti Indonesia Cs di Tengah Krisis Energi
Proyeksi Ekonomi RI 2026 Dipangkas Dunia, Target Pemerintah Terancam Meleset?
Harga LPG 12 Kg dan BBM Nonsubsidi Naik Bersamaan, Warga Menjerit: Pengeluaran Makin Berat
Tips Investasi Aman ala OJK: Hindari Bodong, Kenali Risiko Sejak Awal
Kabar Baik PPPK, Bank Jateng Tawarkan KPR Bunga 5 Persen
12 Negara Ajukan Pinjaman ke IMF, Krisis Energi Picu Tekanan Ekonomi Global
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pemerintah Ungkap Penyebab
Bawang dan Cabai Ilegal Diselundupkan, Mentan Ungkap Dugaan Jaringan Mafia Pangan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:08 WIB

Malaysia Buru Minyak Rusia, Ikuti Indonesia Cs di Tengah Krisis Energi

Rabu, 22 April 2026 - 15:00 WIB

Proyeksi Ekonomi RI 2026 Dipangkas Dunia, Target Pemerintah Terancam Meleset?

Rabu, 22 April 2026 - 14:00 WIB

Harga LPG 12 Kg dan BBM Nonsubsidi Naik Bersamaan, Warga Menjerit: Pengeluaran Makin Berat

Rabu, 22 April 2026 - 10:00 WIB

Tips Investasi Aman ala OJK: Hindari Bodong, Kenali Risiko Sejak Awal

Rabu, 22 April 2026 - 09:00 WIB

Kabar Baik PPPK, Bank Jateng Tawarkan KPR Bunga 5 Persen

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Wako Alfin Sambut TVRI Jambi, Siaran Piala Dunia 2026 Gratis

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:30 WIB