JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan mempercepat pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari penguatan ekonomi rakyat. Ia menyebut peresmian 1.000 koperasi pertama akan berlangsung dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
Prabowo menyampaikan hal itu saat menghadiri Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II di Cilacap, Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memastikan pemerintah akan melanjutkan peresmian hingga 25.000 koperasi setelah tahap awal selesai.
Peresmian Bertahap Koperasi Merah Putih
Prabowo menjelaskan pemerintah tidak hanya menargetkan pembangunan dalam jumlah besar, tetapi juga memastikan koperasi tersebut benar-benar berfungsi secara fisik dan operasional.
Ia menegaskan pemerintah membangun koperasi lengkap dengan fasilitas pendukung seperti gudang, cold storage, gerai layanan, kendaraan operasional, hingga alat pengering hasil produksi. Dengan begitu, koperasi tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi juga aktif mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
“Sebentar lagi kita resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih, kemungkinan 2–3 minggu lagi. Setelah itu kita lanjutkan sampai 25 ribu koperasi,” kata Prabowo dalam sambutannya.
Prabowo Tantang Rekor Dunia Pembangunan Koperasi
Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti skala pembangunan koperasi yang menurutnya belum pernah terjadi dalam sejarah dunia. Ia menilai Indonesia mencatat langkah besar dengan membangun puluhan ribu koperasi dalam waktu relatif singkat.
Ia menegaskan tidak banyak negara yang mampu membangun 25.000 hingga 30.000 koperasi dalam satu tahun penuh. Karena itu, ia mendorong seluruh jajaran pemerintah untuk memastikan proyek ini berjalan cepat dan tepat sasaran.
“Coba lihat dalam sejarah dunia, ada tidak negara yang bisa bangun 25 ribu sampai 30 ribu koperasi dalam satu tahun,” ujarnya.
Kemenkop Targetkan 29 Ribu Unit Rampung 2026
Di sisi lain, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) mencatat pemerintah menargetkan pembangunan 29.000 gerai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih rampung pada April hingga Mei 2026.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan saat ini sekitar 1.000 unit koperasi sudah selesai dibangun. Sementara itu, sekitar 29.000 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan progres rata-rata mencapai 20 persen.
“Yang sudah selesai 1.000 unit, sementara yang sedang dibangun jumlahnya hampir 29 ribu,” ujar Ferry di Jakarta Selatan.
Pemerintah Optimistis Kejar Target
Ferry menyatakan optimisme pemerintah terhadap penyelesaian proyek tersebut. Ia memperkirakan percepatan pembangunan akan terus berlangsung hingga seluruh target fisik selesai pada April 2026.
Menurutnya, pemerintah akan terus mengawasi progres pembangunan di lapangan agar seluruh koperasi dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa dan kelurahan.
Dorong Ekonomi Kerakyatan
Pemerintah menempatkan Koperasi Merah Putih sebagai salah satu instrumen utama penguatan ekonomi kerakyatan. Program ini diharapkan mampu memperkuat rantai distribusi hasil produksi daerah, memperluas akses pasar, dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil.
Dengan percepatan pembangunan dan dukungan infrastruktur lengkap, pemerintah menargetkan koperasi mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









