Raup Rp500 Ribu Sehari, Warga Subang Tetap Nyapu Koin Meski Dapat Uang dari KDM

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAR – Warga terus menjalankan tradisi menyapu koin di Jembatan Sewoharjo saat arus mudik Lebaran 2026.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menyalurkan kompensasi Rp400 ribu kepada 457 warga. Pemerintah ingin menghentikan aktivitas berbahaya ini.

Sebagian warga menerima bantuan itu. Mereka berkomitmen menghentikan aktivitas selama masa mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Wastiti mengaku bersyukur. Ia memakai uang tersebut untuk zakat fitrah dan kebutuhan Lebaran.

Baca Juga :  Kejati Sumsel OTT Oknum Anggota DPRD Muara Enim 

“Terima kasih Pak Dedi. Kami tidak menyapu koin selama libur,” ujarnya.

Namun, sebagian warga tetap bertahan. Mereka menganggap aktivitas ini sebagai tradisi turun-temurun.

Penghasilan Lebih Besar

Warto menilai bantuan itu tidak efektif. Ia melihat warga tetap turun ke jalan selama pengendara masih melempar uang.

“Selama masih ada yang melempar uang, warga tetap menyapu koin,” kata Warto.

Ia mengantongi sekitar Rp250 ribu per hari pada hari biasa. Saat puncak mudik, ia bisa meraih Rp500 ribu per hari.

Baca Juga :  Pemprov DKI Terapkan WFA 50% Usai Lebaran, ASN Wajib Presensi Online dan Jaga Pelayanan 

Ia menganggap momen ini sebagai peluang rezeki tahunan.

Ia juga meminta petugas menertibkan penyapu koin dari luar daerah.

Berisiko dan Ganggu Lalu Lintas

Petugas terus mengawasi aktivitas ini. Mereka menilai kegiatan ini berbahaya.

Aktivitas tersebut juga mengganggu arus kendaraan di jalur Subang–Indramayu.

Pemerintah berharap warga menghentikan kebiasaan ini. Pengendara juga perlu berhenti melempar uang ke jalan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mulai Berlaku di NTT, Kendaraan Mati Pajak Tak Lagi Bebas Isi BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Pengawasan
39 Pemda Kewalahan Bayar Gaji PPPK, Kemenkeu Siapkan Bantuan Lewat TKD
Pemkab Dharmasraya Gandeng NU Hadapi Era Efisiensi, Ini Empat Fokus Program untuk Warga
Sekda Alpian Ungkap Kunci Pembangunan Sungai Penuh, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Penentu Arah Baru
Tak Lagi Jauh ke Disdukcapil, Rico Waas Ubah Arah Layanan e-KTP, Warga Lega
CPNS Sungai Penuh Mulai Disiapkan Hadapi Birokrasi Digital dan Tuntutan Pelayanan Modern
Ekonomi Sumbar Tumbuh 5,02%, Mahyeldi Soroti Pengangguran dan Inflasi
Delapan Ketua TP-PKK Kecamatan di Padang Dilantik, Dian Fadly Amran Minta Gerak Cepat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:00 WIB

Mulai Berlaku di NTT, Kendaraan Mati Pajak Tak Lagi Bebas Isi BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Pengawasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00 WIB

39 Pemda Kewalahan Bayar Gaji PPPK, Kemenkeu Siapkan Bantuan Lewat TKD

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:00 WIB

Pemkab Dharmasraya Gandeng NU Hadapi Era Efisiensi, Ini Empat Fokus Program untuk Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 13:00 WIB

Sekda Alpian Ungkap Kunci Pembangunan Sungai Penuh, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Penentu Arah Baru

Senin, 1 Juni 2026 - 17:00 WIB

Tak Lagi Jauh ke Disdukcapil, Rico Waas Ubah Arah Layanan e-KTP, Warga Lega

Berita Terbaru