Kabar Baik PPPK, Bank Jateng Tawarkan KPR Bunga 5 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Kabar baik datang untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu (P3K PW). Mereka kini punya peluang lebih besar untuk memiliki rumah lewat program kredit bersubsidi.

Bank Jateng Cabang Kudus menggelar mini ekspo perumahan yang menawarkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan bunga ringan. Program ini menyasar PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu.

Pemimpin Bank Jateng Cabang Kudus, Risdiyanto, mengatakan pihaknya memberikan bunga KPR hanya 5 persen melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Angka itu lebih rendah dibanding bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang berada di level 6 persen.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini Turun Tipis, Investor Manfaatkan Momentum Beli di Tengah Ketidakpastian Global

Bank Jateng membuka program tersebut dalam mini ekspo yang berlangsung pada 13 hingga 24 April 2026. Dalam kegiatan itu, mereka menggandeng empat pengembang lokal untuk menyediakan berbagai pilihan rumah dengan harga terjangkau.

Baca Juga :  ASN Sungai Penuh Dilarang Live Streaming Saat Jam Kerja

Risdiyanto mengimbau PPPK segera memanfaatkan kesempatan tersebut. Ia menegaskan ketersediaan unit rumah bersubsidi tidak selalu ada setiap saat.

“Selama stok masih tersedia, silakan dimanfaatkan. Unit KPR FLPP jumlahnya terbatas,” ujar Risdiyanto di Kudus, Minggu (19/4).

Program ini memberi peluang bagi PPPK untuk memiliki hunian dengan cicilan ringan dan bunga tetap. Namun, calon pembeli harus bergerak cepat karena kuota rumah bersubsidi biasanya cepat habis.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Riau Tancap Gas Saat Ekonomi Global Bergejolak, Industri hingga Sawit Antar Pertumbuhan Tembus 4,89 Persen
Ekspor Tekstil Indonesia Bersiap Melesat, LPEI Bongkar Strategi Tembus Pertumbuhan 4 Persen hingga 2027
Dedi Mulyadi Bongkar Kejanggalan Dana Migas ONWJ, Prabowo Janji Ubah Aturan agar Langsung Masuk Kas Daerah
Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya
Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Jadi Penggerak Baru Industri Migas, Produksi Perdana Ditargetkan 2028
Tarif AS untuk Indonesia Belum Pasti, Apindo Ungkap Dampak yang Lebih Berbahaya bagi Industri dan Investasi
Danantara Bersiap Kuasai Ekspor Sawit, POPSI Minta Pemerintah Buka Seluruh Data Sebelum Aturan Berlaku
PHE Tancap Gas Buru Cadangan Migas Baru, Joint Study Melonjak Jadi 12 Blok dan Ekspansi Tembus Malaysia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:00 WIB

Riau Tancap Gas Saat Ekonomi Global Bergejolak, Industri hingga Sawit Antar Pertumbuhan Tembus 4,89 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ekspor Tekstil Indonesia Bersiap Melesat, LPEI Bongkar Strategi Tembus Pertumbuhan 4 Persen hingga 2027

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:59 WIB

Dedi Mulyadi Bongkar Kejanggalan Dana Migas ONWJ, Prabowo Janji Ubah Aturan agar Langsung Masuk Kas Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 14:34 WIB

Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Jadi Penggerak Baru Industri Migas, Produksi Perdana Ditargetkan 2028

Berita Terbaru