KPK Duga Pejabat Bea Cukai Terima Jatah Rp7 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menerima aliran dana suap sekitar Rp7 miliar per bulan dari PT Blueray Cargo. Para pejabat itu diduga memberikan kemudahan masuk bagi barang impor berkualitas KW ke Indonesia.

 

KPK Ungkap Dugaan Lewat OTT

 

KPK mengungkap dugaan tersebut setelah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai pada 4 Februari lalu. Dalam operasi itu, penyidik menemukan indikasi pemberian jatah rutin kepada sejumlah pejabat.

 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan nilai jatah bulanan tersebut mencapai angka miliaran rupiah.

 

“Dalam peristiwa OTT itu, kami menduga jatah bulanan mencapai sekitar Rp7 miliar,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/2) malam.

Baca Juga :  Warga Pulau Pandan Tersandera Surutnya Danau Kerinci

 

Blueray Cargo Masukkan Berbagai Barang KW

 

Budi menjelaskan, PT Blueray Cargo mengupayakan masuknya berbagai jenis barang impor KW. Barang tersebut tidak terbatas pada satu kategori.

“Barangnya beragam, ada sepatu dan juga barang lainnya,” kata Budi.

 

KPK Telusuri Asal Barang Impor

Selanjutnya, KPK akan menelusuri jenis barang KW serta negara asalnya. Penelusuran itu bertujuan memetakan pola impor dan peran masing-masing pihak. “Nanti kami cek barangnya seperti apa dan berasal dari negara mana,” ujar Budi.

 

KPK Tetapkan Enam Tersangka

 

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 17 orang. Setelah melakukan pemeriksaan, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW.

Baca Juga :  Skandal KPK Melebar! Anggota Polri yang Bertugas di Lembaga Antirasuah Ikut Terseret Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

 

Tiga tersangka berasal dari internal Bea Cukai. Mereka adalah Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024–Januari 2026, Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono (SIS), serta Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan (ORL).

 

Tiga Tersangka dari Pihak Swasta

 

Selain pejabat Bea Cukai, KPK juga menetapkan tiga tersangka dari pihak PT Blueray Cargo. Mereka terdiri atas John Field (JF), Ketua Tim Dokumentasi Importasi Andri (AND), serta Manajer Operasional Dedy Kurniawan (DK).

 

KPK Lanjutkan Penyidikan

 

KPK menegaskan proses penyidikan masih berjalan. Lembaga antirasuah itu membuka peluang penetapan tersangka baru seiring pendalaman aliran dana dan keterlibatan pihak lain.

Berita Terkait

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan
Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI
Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara
Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum
5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI
CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara

Jumat, 25 September 2026 - 07:44 WIB

Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum

Minggu, 20 September 2026 - 21:09 WIB

5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI

Berita Terbaru