JAKARTA – Suasana di Gedung Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung, Selasa (14/7/2026), mendadak menjadi perhatian. Tim penyidik gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya datang membawa sejumlah dokumen penyidikan.
Selain kedatangan rombongan penyidik, sebuah koper besar berwarna pink juga menarik perhatian awak media. Salah seorang penyidik membawa koper tersebut saat rombongan memasuki kawasan Gedung Bundar.
Namun, tim penyidik memilih langsung menuju gedung tanpa memberikan penjelasan kepada wartawan mengenai agenda yang mereka jalankan. Sikap itu memunculkan berbagai pertanyaan terkait tujuan kedatangan mereka.
Rombongan Tiba Siang Hari
Berdasarkan pantauan di lokasi, rombongan tiba sekitar pukul 13.18 WIB. Mereka menggunakan sebuah minibus Toyota Hiace putih dengan pelat nomor khusus Kepolisian Republik Indonesia.
Setelah turun dari kendaraan, seluruh anggota tim segera berjalan menuju Gedung Bundar melalui pintu belakang. Mereka kompak mengenakan jaket biru bertuliskan Reserse sebagai identitas saat menjalankan tugas.
Koper Besar Berisi Berkas Penyidikan
Di sisi lain, seorang penyidik menurunkan koper besar berwarna pink dari kendaraan. Koper itu langsung menyita perhatian karena pada bagian luarnya terlihat tulisan “BAP”, “Mindik LP01”, dan “LP02”.
Tulisan tersebut mengindikasikan koper itu membawa dokumen berita acara pemeriksaan (BAP) serta berkas penyidikan lainnya. Meski demikian, penyidik tidak memberikan penjelasan mengenai isi maupun tujuan membawa koper tersebut.
Penyidik Bungkam Saat Dicecar Pertanyaan
Selanjutnya, awak media mencoba meminta keterangan terkait agenda kedatangan rombongan. Akan tetapi, para penyidik memilih tetap diam dan terus melangkah menuju ruang tujuan mereka.
Mereka juga tidak menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan pelimpahan tiga perkara dugaan korupsi yang menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Kejagung Belum Berikan Penjelasan
Sementara itu, Kejaksaan Agung juga belum menyampaikan keterangan resmi mengenai kedatangan tim penyidik gabungan tersebut.(Tim)









