Golkar Siap Umumkan Pengganti Sari Yuliati

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Fraksi Partai Golkar segera mengumumkan pengganti Wakil Ketua Komisi III DPR yang ditinggalkan Sari Yuliati. Sari baru saja menjabat Wakil Ketua DPR menggantikan Adies Kadir.

Ketua Fraksi Partai Golkar, Sarmuji, menyatakan pihaknya menyiapkan beberapa nama calon pengganti. Menurutnya, Golkar kemungkinan mengumumkan nama tersebut pekan depan.
“Bisa minggu depan, bisa,” ujar Sarmuji di kompleks parlemen, Rabu (4/2).

Kriteria Calon Pengganti

Sarmuji memastikan Golkar tidak menghadapi kendala dalam menunjuk pengganti Sari. Partai dapat memilih calon dari Komisi III atau komisi lain, asalkan calon memiliki kompetensi di bidang hukum dan keamanan.
“Tentu ada persyaratan tambahan, tetapi syarat utamanya dua: anggota DPR dan memiliki wawasan di bidang Komisi III,” jelas Sarmuji.

Sari Yuliati Tinggalkan Komisi III

Sari resmi meninggalkan kursi Wakil Ketua Komisi III saat ia dilantik menjadi Wakil Ketua DPR. Ia menggantikan Adies Kadir, yang kini menjadi hakim Mahkamah Konstitusi.

Jejak Karier Politik Sari Yuliati

Sari kini menjabat anggota DPR periode kedua, setelah pertama kali terpilih pada 2019-2024. Meskipun lahir dan besar di Jakarta, ia memenangkan pemilihan dua kali di daerah pemilihan NTB II, yang meliputi Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kota Mataram.
Sari memulai karier politik pada 2003, setelah menyelesaikan magister teknik di Universitas Indonesia pada 2001. Ia sebelumnya meraih gelar sarjana teknik sipil dari Universitas Trisakti pada 2000. Saat ini, Sari menempuh program doktoral Ilmu Hukum di Universitas Padjajaran.
Ia juga menempuh pendidikan strata satu ilmu hukum di Universitas Kristen Indonesia dan lulus pada 2005. Golkar mengangkatnya sebagai bendahara AMPI pada 2004, kemudian mempromosinya menjadi bendahara partai. Saat ini, Sari menjabat Bendahara Umum Partai Golkar, termasuk di Fraksi Golkar DPR.

Harta Kekayaan Sari Yuliati

Sari mencatatkan harta kekayaan sebesar Rp55,6 miliar per Juli 2024 dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK. Angka ini turun dari Rp61 miliar pada 2022. Ia memiliki tanah senilai Rp47 miliar di Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bogor.

Proses Penunjukan Pengganti Masih Berlangsung

Golkar berencana segera menunjuk Wakil Ketua Komisi III baru. Langkah ini bertujuan menjaga kelancaran fungsi komisi dalam mengawasi bidang hukum dan keamanan.
Baca Juga :  Imigrasi Siaga, Penumpang Tetap Terlayani

Berita Terkait

Baru Menjabat, Bupati Pemalang Kena OTT KPK, LHKPN Ungkap Kekayaan Bersih Capai Rp21,3 Miliar
Kewarganegaraan Ganda Belum Dibahas, Wamendagri Bima Arya Tegaskan Pemerintah Masih Fokus Susun Kajian Hukum
Plt Gubernur Riau Diperiksa KPK, Temuan Uang saat Penggeledahan Kembali Jadi Sorotan
Tim 9 Kejagung Periksa Tiga Saksi, Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah Terus Bergerak
BGN Sikat 833 Dapur MBG Sekaligus, Sudaryono Putus Insentif dan Tutup Permanen Pelanggar SOP
Sudaryono Pecat 261 Pegawai Non ASN BGN, Penataan Disiplin Dimulai di Tengah Evaluasi MBG
Golkar Buka Peta Pertarungan Pileg 2029, Kaesang Masuk Dapil Jateng V dan Persaingan Diprediksi Meledak
Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Serang Balik Lewat Praperadilan, Minta Hakim Batalkan Status Tersangka MBG
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:30 WIB

Baru Menjabat, Bupati Pemalang Kena OTT KPK, LHKPN Ungkap Kekayaan Bersih Capai Rp21,3 Miliar

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kewarganegaraan Ganda Belum Dibahas, Wamendagri Bima Arya Tegaskan Pemerintah Masih Fokus Susun Kajian Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:44 WIB

Plt Gubernur Riau Diperiksa KPK, Temuan Uang saat Penggeledahan Kembali Jadi Sorotan

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:04 WIB

Tim 9 Kejagung Periksa Tiga Saksi, Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah Terus Bergerak

Senin, 27 Juli 2026 - 17:30 WIB

BGN Sikat 833 Dapur MBG Sekaligus, Sudaryono Putus Insentif dan Tutup Permanen Pelanggar SOP

Berita Terbaru