Feri Amsari Soroti Kualitas Menteri, Prabowo Diminta Perkuat Kabinet Hadapi Krisis Global

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Situasi global semakin kompleks. Kondisi ini mendorong kebutuhan akan menteri yang berkualitas.

Pakar tata negara, Feri Amsari, menilai Presiden Prabowo Subianto perlu memastikan kabinet berisi figur berpengalaman.

Menurut Feri, penambahan jumlah menteri tidak otomatis meningkatkan kinerja pemerintah. Ia menekankan kualitas lebih penting daripada jumlah.

Baca Juga :  Pemprov DKI Terapkan WFA 50% Usai Lebaran, ASN Wajib Presensi Online dan Jaga Pelayanan 

“Presiden harus memilih menteri berdasarkan kualitas. Penambahan jumlah tidak cukup tanpa kapasitas,” kata Feri, Selasa (31/3/2026).

Ia menilai tantangan pemerintah tidak hanya berasal dari dalam negeri. Kondisi global juga memengaruhi ekonomi, energi, dan stabilitas nasional.

Feri menyoroti respons pemerintah dalam menghadapi berbagai situasi. Ia menilai pemerintah perlu menghadirkan figur berpengalaman.

Baca Juga :  Rocky Gerung ke Istana, Kritik yang Dulu Keras Kini Terlihat Akrab

“Presiden membutuhkan orang-orang berkualitas, bukan figur tanpa pengalaman,” ujarnya.

Selain itu, Feri menilai arah kebijakan pemerintah dalam merespons konflik global belum jelas. Ia mengaitkan kondisi ini dengan proses pembentukan kabinet.

Menurut dia, komposisi kabinet yang tidak tepat dapat memengaruhi efektivitas kebijakan pemerintah.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti
BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak
Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen
Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen
Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit
Dolar AS Tembus Rp17.421, Rupiah Tertekan akibat Penguatan Pasar Global
Bansos Digital Mulai Juni 2026, Pemerintah Benahi Data Penerima
Kemendagri Minta e-KTP Tak Lagi Difotokopi, Dorong Layanan Lebih Praktis dan Digital
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:44 WIB

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00 WIB

BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:00 WIB

Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:40 WIB

Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit

Berita Terbaru

Oplus_0

Bengkulu

Bengkulu Dorong Ekonomi Berbasis Data dan Kolaborasi Usaha

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:00 WIB

Oplus_0

Teknologi

Kenaikan Harga Chipset Baru Ancam Lonjakan Harga HP Android

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:00 WIB