Prabowo: MBG Dorong Ekonomi dan Lapangan Kerja

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berjalan sedikit lebih dari setahun telah menjangkau 60 juta warga. Program ini juga menarik perhatian pakar dari Amerika Serikat.

Pakar AS Pelajari Program MBG

Prabowo mengatakan, “Saya ingin menyampaikan bahwa baru sehari yang lalu, para pakar dari White House mempelajari program MBG kita.”
Ia menyampaikan hal ini saat Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Pernyataan ini menegaskan bahwa dunia internasional mulai menyoroti program MBG Indonesia.

Diakui Rockefeller Institute

Selain itu, Prabowo menyinggung penilaian lembaga riset internasional, Rockefeller Institute. Menurut lembaga tersebut, MBG termasuk salah satu bentuk investasi publik yang sangat menguntungkan.
Ia menjelaskan, setiap rupiah yang diinvestasikan dalam program ini dapat menghasilkan dampak ekonomi hingga lima kali lipat dalam jangka pendek. Dalam jangka panjang, Prabowo menuturkan, dampaknya bisa mencapai 35 kali lipat.
Dengan demikian, MBG bukan sekadar program sosial, tetapi juga investasi ekonomi jangka panjang.

Membuka Lapangan Kerja

Prabowo menambahkan, MBG membuka lapangan kerja secara signifikan. Pemerintah mengoperasikan 22.275 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dapur-dapur ini menciptakan sekitar satu juta pekerjaan. Program MBG memberi manfaat tidak hanya bagi penerima bantuan, tetapi juga bagi masyarakat yang bekerja di dapur-dapur tersebut.

Target 82 Juta Penerima Manfaat

Prabowo menargetkan program MBG menjangkau 82 juta orang. Ia memperkirakan program ini bisa menciptakan 3 hingga 5 juta lapangan kerja.
“Kita semua paham kebutuhan masyarakat akan pekerjaan sangat besar. Tapi menjerit atau mengkritik saja tidak akan menyelesaikan masalah. Sebaliknya, melalui MBG, saat ini saya telah menciptakan satu juta lapangan kerja,” tegasnya.

Program Gizi dan Stimulus Ekonomi

Singkatnya, pemerintah merancang MBG untuk memenuhi kebutuhan gizi warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Program ini menciptakan pekerjaan dan mendorong investasi publik, sehingga pemerintah berharap MBG memberi efek domino bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga :  Investor Asing Cabut, OJK Buka Suara

Berita Terkait

Banjir Surut, Ancaman Kesehatan Mengintai: SIGANA BEM UNJA Gerak Edukasi Warga Desa Pudak
Wagub Mian Soroti Layanan RSUD M. Yunus: Jangan Lagi Cuek kepada Masyarakat
Layanan JKN Sungai Penuh Jadi Sorotan, Sekda Alpian Satukan BPJS, Rumah Sakit dan Puskesmas
KURMA MILK DAN ROTI Puskesmas Tiumang, Layanan Jemput Bola untuk Ibu Hamil Berisiko
CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
Wagub Mian Gaspol CKG Merah Putih, Bengkulu Kejar Lompatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Banjir Surut, Ancaman Kesehatan Mengintai: SIGANA BEM UNJA Gerak Edukasi Warga Desa Pudak

Selasa, 8 September 2026 - 07:15 WIB

Wagub Mian Soroti Layanan RSUD M. Yunus: Jangan Lagi Cuek kepada Masyarakat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Layanan JKN Sungai Penuh Jadi Sorotan, Sekda Alpian Satukan BPJS, Rumah Sakit dan Puskesmas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:17 WIB

KURMA MILK DAN ROTI Puskesmas Tiumang, Layanan Jemput Bola untuk Ibu Hamil Berisiko

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya

Berita Terbaru