Bukan Sekadar Qurban: Tas Anyaman Perempuan Sungai Penuh Jadi Sorotan, Dorong UMKM & Kurangi Plastik

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Momen ibadah qurban Pemerintah Kota Sungai Penuh pada Kamis (28/5/2026) tidak hanya menghadirkan kegiatan penyembelihan hewan qurban dan pembagian daging kepada masyarakat. Tahun ini, suasana di lokasi kegiatan juga menonjolkan gerakan ekonomi kreatif perempuan melalui produk tas anyaman ramah lingkungan yang menarik perhatian peserta.

Di tengah aktivitas Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekda Alpian, serta jajaran ASN, sejumlah organisasi perempuan turun langsung membawa warna berbeda dalam perayaan qurban. Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin bersama Ketua GOW Mawarti Azhar dan Ketua Dharma Wanita Winda Alpian membagikan tas anyaman kepada masyarakat penerima daging qurban serta peserta kegiatan.

Langkah ini tidak hanya menambah nilai pada kegiatan sosial tersebut, tetapi juga memperkenalkan produk kreatif lokal yang memiliki potensi ekonomi.

Tas Anyaman Jadi Sorotan di Tengah Kegiatan Qurban

Tas anyaman yang dibagikan tampil mencolok dengan motif warna-warni serta tekstur khas hasil kerajinan tangan perempuan Kota Sungai Penuh. Produk ini langsung menarik perhatian masyarakat karena tidak hanya berfungsi sebagai wadah, tetapi juga membawa nilai estetika dan identitas lokal.

Para penerima daging qurban menggunakan tas tersebut untuk membawa paket daging, menggantikan kantong plastik sekali pakai. Kehadiran tas anyaman ini sekaligus menggeser kebiasaan lama menuju penggunaan produk yang lebih ramah lingkungan.

Organisasi perempuan setempat mengembangkan tas ini melalui proses pelatihan keterampilan yang melibatkan anggota TP-PKK, GOW, dan Dharma Wanita. Mereka memproduksi tas secara gotong royong dengan memanfaatkan bahan lokal yang mudah didapat.

Baca Juga :  Mulai Berlaku: Seller Shopee, TikTok Shop, Tokopedia Wajib Punya NIB, Begini Cara Mengurusnya Gratis dalam 30 Menit

Gerakan Ekonomi Kreatif Perempuan Sungai Penuh

Sri Kartini Alfin mendorong penguatan peran perempuan melalui karya nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia menilai kegiatan qurban menjadi momentum tepat untuk memperkenalkan produk kreatif yang lahir dari tangan-tangan perempuan daerah.

Menurutnya, tas anyaman bukan sekadar produk pelengkap acara, tetapi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi berbasis komunitas.

Ia menjelaskan bahwa perempuan di Sungai Penuh kini mulai bergerak dari sekadar aktivitas sosial menuju produksi yang bernilai ekonomi. Produk seperti tas anyaman membuka peluang usaha kecil yang bisa berkembang menjadi UMKM unggulan daerah.

“Qurban mengajarkan kita untuk saling membantu dan peduli terhadap sesama. Tas anyaman ini juga menjadi bentuk kreativitas dan inovasi yang kami hadirkan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sri Kartini.

Dari Tradisi ke Inovasi Ramah Lingkungan

Penggunaan tas anyaman dalam kegiatan qurban juga memperlihatkan perubahan pendekatan dalam kegiatan sosial pemerintahan. Panitia tidak lagi hanya fokus pada distribusi daging, tetapi juga mulai mengintegrasikan isu lingkungan dan pemberdayaan ekonomi.

Tas anyaman tersebut menggantikan plastik sekali pakai yang selama ini mendominasi kegiatan pembagian daging. Dengan begitu, kegiatan qurban tahun ini membawa pesan ganda: kepedulian sosial dan kepedulian lingkungan.

Baca Juga :  Shopee Dorong Jurnalisme Data di Ajang UMKM PATEN, Fokus Ungkap Dampak Ekonomi Digital

Selain itu, motif dan desain tas menampilkan unsur kearifan lokal yang memperkuat identitas budaya Sungai Penuh. Hal ini membuat produk tersebut tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai budaya.

Dampak untuk UMKM dan Kreativitas Lokal

Inisiatif ini membuka peluang lebih luas bagi pengrajin lokal untuk memperluas pasar. Organisasi perempuan berharap tas anyaman bisa diproduksi secara berkelanjutan dan masuk ke jaringan pemasaran yang lebih luas, termasuk acara resmi pemerintah maupun pasar umum.

Dengan meningkatnya permintaan, kegiatan ini berpotensi menjadi penggerak ekonomi rumah tangga di kalangan perempuan.

FAQ

1. Apa tujuan pembagian tas anyaman dalam kegiatan qurban?

Tas anyaman berfungsi sebagai wadah ramah lingkungan sekaligus memperkenalkan produk kreatif perempuan Sungai Penuh.

2. Siapa yang menginisiasi program ini?

TP-PKK Kota Sungai Penuh bersama GOW dan Dharma Wanita di bawah koordinasi Sri Kartini Alfin, Mawarti Azhar, dan Winda Alpian.

3. Apa keunggulan tas anyaman tersebut?

Tas dibuat dari bahan lokal, ramah lingkungan, dan memiliki desain khas warna-warni yang menarik.

4. Apakah program ini hanya untuk acara qurban?

Tidak. Organisasi perempuan berencana mengembangkan produksi tas ini sebagai bagian dari penguatan UMKM lokal.

5. Apa dampak jangka panjang dari program ini?

Program ini mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan sekaligus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Dukung Kreator Muda, Buka Jalan Promosi Potensi Daerah ke Level Nasional
Bermodal Motor Sendiri, Driver Ojol Bakal Jadi Pengusaha Mikro
Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Biaya Layanan UMKM Belum Naik, Pemerintah Pilih Percepat Integrasi SAPA dengan Marketplace
Mulai Berlaku: Seller Shopee, TikTok Shop, Tokopedia Wajib Punya NIB, Begini Cara Mengurusnya Gratis dalam 30 Menit
KUR BRI Bantu UMKM Gula Merah Sumenep Naik Kelas, Ekonomi Desa Makin Bergerak
Jakarta Melesat 5,59 Persen, BI Ungkap Musik dan Film Jadi Kunci Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:07 WIB

Pemprov Bengkulu Dukung Kreator Muda, Buka Jalan Promosi Potensi Daerah ke Level Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

Bermodal Motor Sendiri, Driver Ojol Bakal Jadi Pengusaha Mikro

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:39 WIB

Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:00 WIB

Biaya Layanan UMKM Belum Naik, Pemerintah Pilih Percepat Integrasi SAPA dengan Marketplace

Berita Terbaru