JAKARTA – Hotman Paris mengakhiri perannya sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Keputusan itu muncul di tengah proses hukum yang sedang dihadapi Febrie di Kejaksaan Agung.
Langkah tersebut mengejutkan publik karena Hotman baru beberapa hari bergabung dalam tim pembela. Namun, ia memilih memprioritaskan kondisi kesehatannya daripada melanjutkan pendampingan hukum.
Sementara itu, perhatian publik kini tertuju pada kelanjutan proses hukum Febrie Adriansyah dan sosok yang akan melanjutkan tugas pendampingan sebagai kuasa hukum.
Hotman Paris Prioritaskan Kesehatan
Hotman Paris menjelaskan bahwa dirinya sudah menyampaikan keputusan tersebut secara langsung kepada Febrie Adriansyah. Menurutnya, kondisi kesehatan yang terus menurun membuatnya tidak mampu menjalankan tugas secara optimal.
“Saya sudah bilang ke dia, bahwa saya karena kondisi kesehatan yang bisa parah, ya sudah, saya sudah memberitahukan beliau bahwa saya mengundurkan diri sebagai pengacara dari Bapak Febrie dalam kasus tersangka di Kejaksaan Agung,” ujarnya kepada awak media, Kamis (23/7/2026).
Selain itu, Hotman mengungkapkan bahwa rasa sakit mulai mengganggunya sejak Mei hingga Juni 2026. Selama periode tersebut, ia menjalani berbagai jenis pengobatan untuk memulihkan kondisinya.
Karena alasan itu, ia memilih mengurangi aktivitas kerja agar kesehatannya tidak semakin memburuk.
Pendampingan Hanya Berlangsung Singkat
Hotman Paris resmi menerima surat kuasa dari Febrie Adriansyah pada Jumat (17/7/2026). Pada hari yang sama, ia langsung mendampingi Febrie menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta.
Saat itu, Hotman memastikan dirinya baru menerima surat kuasa beberapa jam sebelum pemeriksaan berlangsung.
“Resmi (menerima, red.) surat kuasa pagi ini,” kata Hotman.
Meski hanya berlangsung singkat, kehadiran Hotman sebagai kuasa hukum langsung menarik perhatian publik karena reputasinya dalam menangani berbagai perkara besar.
Pernyataan Hotman Tuai Sorotan
Di sisi lain, sejumlah pernyataan Hotman Paris selama mendampingi Febrie memicu perdebatan di ruang publik.
Beberapa ucapannya ketika menghadapi wartawan menuai beragam tanggapan. Selain itu, penyebutan nama Presiden Prabowo Subianto saat membahas perkara kliennya ikut memancing perhatian masyarakat.
Kini, setelah Hotman memilih mundur, publik menunggu langkah tim kuasa hukum berikutnya dalam mendampingi Febrie Adriansyah selama proses hukum berjalan.
Dampak Pengunduran Diri
Pengunduran diri Hotman Paris tidak menghentikan proses hukum yang sedang berlangsung. Sebaliknya, Febrie Adriansyah tetap harus mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, tim kuasa hukum yang masih mendampingi atau pengacara pengganti nantinya akan melanjutkan pembelaan terhadap Febrie di setiap proses persidangan maupun pemeriksaan lanjutan.
FAQ
Mengapa Hotman Paris mundur sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah?
Hotman Paris memilih mundur karena kondisi kesehatannya terus menurun sehingga tidak dapat menjalankan tugas secara maksimal.
Kapan Hotman Paris mengumumkan pengunduran diri?
Ia mengumumkan keputusan tersebut pada Kamis, 23 Juli 2026.
Kapan Hotman mulai mendampingi Febrie Adriansyah?
Hotman mulai mendampingi Febrie pada Jumat, 17 Juli 2026, setelah menerima surat kuasa sebelum pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung.
Apakah pengunduran diri Hotman memengaruhi proses hukum Febrie Adriansyah?
Tidak. Proses hukum tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Pengunduran diri Hotman hanya mengakhiri perannya sebagai kuasa hukum.
Apa alasan utama Hotman Paris mengambil keputusan tersebut?
Ia mengaku ingin fokus memulihkan kesehatan dan menghindari kondisi fisiknya semakin memburuk akibat aktivitas kerja yang padat.(Tim)









