Shopee Dorong Jurnalisme Data di Ajang UMKM PATEN, Fokus Ungkap Dampak Ekonomi Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Shopee Indonesia mengarahkan fokus baru dalam gelaran Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN 2026. Tahun ini, program tidak hanya menyoroti kisah inspiratif pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tetapi juga mendorong jurnalis menghadirkan laporan berbasis data tentang perubahan ekonomi digital di lapangan.

Shopee melihat jurnalisme tidak sekadar menyampaikan cerita, tetapi juga menjelaskan pola perubahan ekonomi yang terjadi di balik pertumbuhan UMKM digital. Karena itu, perusahaan mengajak media untuk menggali lebih dalam bagaimana teknologi mengubah struktur bisnis kecil di berbagai daerah.

Jurnalis Diminta Buka Data di Balik Kisah UMKM

Program ini mengarahkan peserta untuk tidak hanya menulis profil pelaku usaha, tetapi juga menampilkan data perkembangan usaha, mulai dari peningkatan penjualan, ekspansi pasar, hingga perubahan pola kerja setelah masuk ke platform digital.

Shopee menilai pendekatan berbasis data membuat publik lebih mudah memahami dampak ekonomi digital secara konkret. Cerita UMKM tidak lagi berhenti pada kisah sukses, tetapi juga menunjukkan proses transformasi yang bisa diukur.

Baca Juga :  Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen

Kolaborasi Perkuat Ekosistem UMKM Digital

Inisiatif ini tetap berjalan bersama Kementerian UMKM sebagai mitra strategis. Kedua pihak berfokus pada penguatan ekosistem UMKM agar lebih siap menghadapi persaingan digital, termasuk melalui literasi teknologi dan pengembangan kapasitas bisnis.

Shopee juga mendorong jurnalis di berbagai daerah untuk mengangkat UMKM yang belum banyak terekspos. Dengan begitu, publik bisa melihat pemerataan dampak ekonomi digital, bukan hanya di kota besar.

Media Jadi Pengurai Kompleksitas Ekonomi Digital

Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, menilai media memiliki peran penting dalam menjembatani kompleksitas ekonomi digital agar mudah dipahami masyarakat luas. Ia menekankan bahwa transformasi UMKM tidak terjadi secara instan, tetapi melalui proses adaptasi yang panjang.

Menurutnya, pendekatan jurnalistik yang lebih analitis akan membantu publik memahami bagaimana UMKM bertahan, berkembang, atau bahkan gagal dalam ekosistem digital.

Baca Juga :  Aturan Baru ILO Guncang Industri Gig Economy, Pekerja Ojol hingga Kurir Kini Punya Perlindungan Global

Dorongan Narasi Ekonomi yang Lebih Kuat

Melalui program ini, Shopee ingin memperkuat narasi bahwa UMKM menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan dukungan media, perusahaan berharap publik bisa melihat gambaran lebih utuh tentang perubahan struktur ekonomi di era digital.

FAQ

1. Apa fokus baru Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN 2026?

Fokusnya bergeser ke jurnalisme data yang menampilkan dampak nyata ekonomi digital pada UMKM.

2. Apakah program ini hanya tentang cerita inspiratif?

Tidak. Program ini juga mendorong analisis berbasis data, bukan hanya kisah sukses.

3. Siapa saja yang terlibat dalam program ini?

Shopee Indonesia dan Kementerian UMKM sebagai penyelenggara utama.

4. Apa tujuan utama program ini?

Meningkatkan pemahaman publik tentang transformasi UMKM di era digital secara lebih mendalam.

5. Siapa yang bisa mengikuti program ini?

Jurnalis dari berbagai media di seluruh Indonesia.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Bermodal Motor Sendiri, Driver Ojol Bakal Jadi Pengusaha Mikro
Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
DPR Ungkap Paradoks Ekonomi Digital RI, Nilai Rp1.654 Triliun tetapi Setoran Pajak Belum Maksimal
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Biaya Layanan UMKM Belum Naik, Pemerintah Pilih Percepat Integrasi SAPA dengan Marketplace
Mulai Berlaku: Seller Shopee, TikTok Shop, Tokopedia Wajib Punya NIB, Begini Cara Mengurusnya Gratis dalam 30 Menit
KUR BRI Bantu UMKM Gula Merah Sumenep Naik Kelas, Ekonomi Desa Makin Bergerak
Bukan Sekadar Pesta Rakyat, Jakarta Fair 2026 Jadi Mesin Uang UMKM dengan Target Rp8 Triliun
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

Bermodal Motor Sendiri, Driver Ojol Bakal Jadi Pengusaha Mikro

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:00 WIB

DPR Ungkap Paradoks Ekonomi Digital RI, Nilai Rp1.654 Triliun tetapi Setoran Pajak Belum Maksimal

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:39 WIB

Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:00 WIB

Biaya Layanan UMKM Belum Naik, Pemerintah Pilih Percepat Integrasi SAPA dengan Marketplace

Berita Terbaru