JAKARTA – Momen silaturahmi saat Lebaran membawa kebahagiaan bagi anak-anak. Mereka bertemu keluarga besar dan menerima uang THR sebagai hadiah. Tanpa pendampingan, anak berpotensi menghabiskan uang tersebut untuk pembelian impulsif.
Orang tua dapat memanfaatkan momen ini untuk mengenalkan pengelolaan keuangan sejak dini. Edukasi sederhana membantu anak memahami nilai uang dan membangun kebiasaan finansial yang sehat.
Berikut beberapa cara yang bisa orang tua terapkan:
1. Terapkan konsep tiga celengan
Orang tua mengajak anak membagi uang ke dalam tiga pos, yaitu menabung (saving), belanja (spending), dan berbagi (sharing). Orang tua dapat menggunakan pembagian 50% untuk tabungan, 40% untuk belanja, dan 10% untuk berbagi. Cara ini membantu anak mengatur prioritas.
2. Libatkan anak dalam pengambilan keputusan
Orang tua tidak langsung mengelola seluruh uang anak. Orang tua mengajak anak menentukan penggunaan uang. Dengan cara ini, anak belajar mengambil keputusan dan memahami konsekuensinya.
3. Ajak menabung di bank
Orang tua membuka rekening tabungan anak dan mengajak mereka menyetor uang sendiri. Anak melihat saldo bertambah dan merasakan kepemilikan atas uangnya.
4. Ajarkan konsep menunda keinginan
Anak perlu memahami bahwa tidak semua keinginan bisa dipenuhi segera. Jika anak ingin membeli barang mahal, orang tua mendorong anak untuk menabung terlebih dahulu. Kebiasaan ini melatih kesabaran dan pengendalian diri.
5. Orang tua menjadi contoh
Anak meniru perilaku orang tua. Karena itu, orang tua perlu menunjukkan cara mengelola uang dengan bijak. Orang tua menjelaskan bagaimana THR digunakan untuk kebutuhan, zakat, dan tabungan.
Dengan pendekatan yang tepat, THR Lebaran tidak hanya memberi kebahagiaan sesaat. Momen ini juga menjadi sarana pembelajaran finansial yang bermanfaat bagi masa depan anak.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









