Proyek Gas Mako Mulai Tahap Investasi Akhir

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Hashim Djojohadikusumo dan Arsari Group Jalankan FID untuk Mendukung Produksi Gas Nasional

Proyek Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja (WK) Duyung, lepas pantai Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, memasuki tahap final investment decision (FID). Dengan langkah ini, West Natuna Exploration Limited (WNEL) bekerja sama dengan PT Nations Natuna Barat dari Arsari Group mulai menjalankan fase implementasi proyek.

Sinergi Pemerintah dan Investor

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menekankan bahwa pengalaman Hashim Djojohadikusumo di sektor migas dan dukungan pembiayaan dari BNI memperkuat struktur proyek. Selain itu, langkah ini memastikan pengembangan Lapangan Gas Mako berjalan lancar hingga fase produksi pertama.

“Keputusan investasi ini menunjukkan komitmen pemerintah dan kontraktor untuk mempercepat pengembangan lapangan gas. Dengan demikian, kami optimistis proyek ini memberi kontribusi signifikan pada produksi gas nasional sekaligus mendukung kebutuhan energi dalam negeri,” ujar Djoko, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga :  Indonesia Setop Impor Solar, Produksi Dalam Negeri Kini 100 Persen

Gas Sales Agreement Jamin Penyerapan Produksi

Sebagai bagian dari strategi komersialisasi, WNEL menandatangani gas sales agreement (GSA) dengan PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) sebagai offtaker. Kesepakatan ini memastikan proyek layak secara finansial dan produksi gas terserap untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional.

Djoko menegaskan, pihaknya terus mengawasi pelaksanaan proyek agar sesuai rencana, tepat waktu, tepat biaya, serta menjaga keselamatan kerja dan kepatuhan regulasi. Dengan kata lain, tim proyek bekerja profesional untuk mencapai target.

Fase Implementasi dan Target Produksi

Proyek Gas Mako memasuki fase utama setelah Pre-FID pada 2025, dengan target first gas pada kuartal IV 2027. Tim proyek menangani engineering, procurement, konstruksi, pengeboran, instalasi offshore, serta commissioning dan startup. Oleh karena itu, proyek ini mendukung kebutuhan energi nasional secara optimal.

Baca Juga :  Cara Cari Uang di WA Selama Ramadan

Dukungan Arsari Group dan Hashim Djojohadikusumo

CEO Arsari Group, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan keterlibatan pihaknya menunjukkan komitmen jangka panjang pada ketahanan energi Indonesia. Ia menambahkan, pengalaman dan dukungan pembiayaan yang solid membuatnya yakin tim proyek menjalankan setiap tahap profesional, tepat waktu, dan memberi kontribusi nyata bagi penerimaan negara serta ketahanan energi.

Dengan demikian, Gas Mako menjadi tonggak penting memperkuat ketahanan energi nasional.

Dampak Proyek bagi Ketahanan Energi

Selain itu, pengembangan Lapangan Gas Mako meningkatkan ketersediaan gas nasional untuk pembangkit listrik, mendukung stabilitas energi, dan memperkuat ekonomi lokal di Kepulauan Riau. Keberhasilan proyek ini mencerminkan sinergi efektif antara pemerintah, kontraktor, dan investor swasta.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Pegadaian Tancap Gas di Timor Leste, 2 Bulan Operasi Langsung Cetak Ratusan Transaksi Gadai
Laba PLN 2025 Turun 65,8%, Pendapatan Naik tapi Tertekan Beban
Prajogo Pangestu Rebut Tahta Terkaya RI Juni 2026, Ini Daftar 10 Konglomerat dengan Harta Ratusan Triliun
Transformasi Telkom Berbuah, Pendapatan Tembus Rp37,2 Triliun
Danantara Siapkan Perombakan Besar DSI, Sistem Ekspor Satu Pintu Mulai Transisi 1 Juni 2026
Rahasia di Balik TikTok Shop: Penjual Kini Punya “Tim Marketing Otomatis” Tanpa Gaji Lewat Program Afiliasi
AI Menggeser Kerja Kantoran, Franchise Mendadak Jadi Jalur Cepat Menuju Kaya Raya
Kantongi HAKI, PT Tren Gen Horizon Mantapkan Langkah di Industri Iklan Digital
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:00 WIB

Pegadaian Tancap Gas di Timor Leste, 2 Bulan Operasi Langsung Cetak Ratusan Transaksi Gadai

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Laba PLN 2025 Turun 65,8%, Pendapatan Naik tapi Tertekan Beban

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:00 WIB

Prajogo Pangestu Rebut Tahta Terkaya RI Juni 2026, Ini Daftar 10 Konglomerat dengan Harta Ratusan Triliun

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:00 WIB

Transformasi Telkom Berbuah, Pendapatan Tembus Rp37,2 Triliun

Senin, 1 Juni 2026 - 13:00 WIB

Danantara Siapkan Perombakan Besar DSI, Sistem Ekspor Satu Pintu Mulai Transisi 1 Juni 2026

Berita Terbaru

Oplus_0

Ekonomi

Kopi Kerinci Tembus Mesir, Pelindo Jambi Kirim 19,2 Ton

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:00 WIB