Jokowi Sudah Selesai

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon, menyatakan bahwa masa kepemimpinan Joko Widodo atau Jokowi telah berakhir. Ia meminta publik menghormati proses demokrasi dan memberi ruang kepada pemerintahan baru untuk bekerja.

Pernyataan Tegas di Tengah Dinamika Politik

Dalam kesempatan itu, Fadli merespons dinamika politik nasional. Ia menyoroti perdebatan yang masih mengaitkan sejumlah isu dengan pemerintahan sebelumnya.
Ia menilai sebagian pihak terus memutar diskursus pada figur Jokowi. Karena itu, ia meminta masyarakat mengarahkan pembahasan politik pada isu yang lebih relevan. Dengan langkah tersebut, publik dapat membahas agenda aktual secara lebih produktif.

Era Kepemimpinan Telah Berganti

Lebih lanjut, Fadli menegaskan Indonesia telah memasuki fase baru setelah pergantian kepemimpinan nasional. Ia menyebut konstitusi telah mengatur batas masa jabatan presiden secara jelas.
Ia mengajak masyarakat menerima perubahan kepemimpinan sebagai bagian dari praktik demokrasi. Menurutnya, sikap tersebut menunjukkan kedewasaan politik bangsa.

Ajakan Fokus pada Agenda Nasional

Selain itu, Fadli mendorong seluruh elemen bangsa mengalihkan perhatian pada agenda pembangunan. Ia menilai stabilitas politik dan persatuan nasional menjadi fondasi utama keberhasilan program pemerintah.
Di sisi lain, ia mengingatkan elite politik agar menghentikan polemik lama. Ia mengajak semua pihak memperkuat kolaborasi dan kerja sama lintas sektor.

Stabilitas dan Dukungan Publik

Sementara itu, Fadli menekankan pemerintahan yang sedang berjalan membutuhkan dukungan luas dari masyarakat. Ia menyatakan dukungan publik akan memperkuat kepercayaan dan mempercepat pelaksanaan kebijakan strategis. Karena itu, ia kembali mengajak seluruh pihak menjaga suasana politik yang kondusif.

Isu Strategis Tetap Jadi Sorotan

Meski demikian, publik tetap menyoroti berbagai isu strategis. Masyarakat membahas isu ekonomi, arah koalisi partai politik, serta kebijakan prioritas nasional.
Namun, Fadli kembali menegaskan bahwa bangsa ini harus fokus pada masa depan dan penguatan pemerintahan saat ini.
Baca Juga :  Supra X 125: Motor Tua yang Tahan Banting

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

PT DSI Ambil Peran Ekspor SDA, DPR Ingatkan Birokrasi Berpotensi Hambat Arus Dagang
Pancasila di Era Digital: Generasi Muda Soroti Jarak antara Nilai dan Praktik Sosial
Era Baru Pengawasan Ekspor Dimulai, PT DSI Mulai Kumpulkan Laporan Sawit dan Batu Bara
Cukup Senyum, Nomor HP Baru Langsung Aktif: Registrasi SIM Card Pakai Wajah Mulai Berlaku 1 Juli 2026
Iuran BPJS Kesehatan Dipastikan Tak Berubah, Ini Rincian Resmi yang Wajib Diketahui Peserta JKN di Tengah Ramainya Isu Kenaikan
BMKG Ungkap Puncak Kemarau 2026 Jatuh di Agustus, Ini Wilayah Paling Kering dan Dampaknya ke Indonesia
Profesi Masa Depan yang Tak Tergantikan AI: Desainer Prostetik Bionik Jadi “Arsitek Tubuh Baru” Manusia
Dasbor MBG Dibuka ke Publik Juni 2026, Guru–Posyandu Pantau Kualitas Makan Bergizi Secara Real Time
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

PT DSI Ambil Peran Ekspor SDA, DPR Ingatkan Birokrasi Berpotensi Hambat Arus Dagang

Senin, 1 Juni 2026 - 06:53 WIB

Pancasila di Era Digital: Generasi Muda Soroti Jarak antara Nilai dan Praktik Sosial

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB

Era Baru Pengawasan Ekspor Dimulai, PT DSI Mulai Kumpulkan Laporan Sawit dan Batu Bara

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:00 WIB

Cukup Senyum, Nomor HP Baru Langsung Aktif: Registrasi SIM Card Pakai Wajah Mulai Berlaku 1 Juli 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:00 WIB

Iuran BPJS Kesehatan Dipastikan Tak Berubah, Ini Rincian Resmi yang Wajib Diketahui Peserta JKN di Tengah Ramainya Isu Kenaikan

Berita Terbaru