Sungai Penuh – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Sungai Penuh memastikan stok dan harga bahan pangan tetap stabil. Pemerintah memfokuskan pengawasan di wilayah Sungai Penuh, Indonesia.
Untuk itu, Wali Kota Alfin bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menggelar rapat koordinasi Satgas Pangan dan TPID, Kamis (18/2), di Kantor Wali Kota.
Rapat Koordinasi Tekankan Pengawasan Pangan
Selanjutnya, Sekda, OPD, Asisten Perekonomian, serta Forkopimda mengikuti rapat koordinasi tersebut. Wali Kota menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak. Ia meminta seluruh jajaran menjaga pasokan dan harga bahan pokok saat permintaan meningkat.
Selain itu, pemerintah menyoroti potensi penimbunan bahan pangan oleh oknum pedagang. Pemerintah menilai tindakan tersebut dapat meresahkan masyarakat. Oleh karena itu, Wali Kota meminta Satgas Pangan dan TPID memantau harga secara intensif serta merespons cepat jika harga naik.
Sidak Pasar Pastikan Kondisi Riil di Lapangan
Setelah rapat, rombongan langsung melakukan sidak ke Pasar Tanjung Bajure. Rombongan mengecek stok dan harga komoditas utama di tingkat pedagang.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan berdialog dengan pedagang. Mereka juga mengecek harga beras, daging, telur, cabai, dan kebutuhan pokok lainnya. Berdasarkan hasil pemantauan, rombongan menemukan stok pangan masih aman dan harga relatif terkendali.
Komitmen Jaga Daya Beli Masyarakat
Dengan demikian, langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah. Pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus menciptakan rasa tenang menjelang Ramadan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









