Jawa Barat – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, resmi bergabung dengan Partai Gerindra. Langkah ini membuka babak baru dalam perjalanan politiknya. Selain itu, keputusan tersebut mendorong perubahan dinamika politik daerah dan provinsi.
Deklarasi perpindahan partai berlangsung di Alun-alun Sumedang pada Jumat malam (13/02/2026). Dalam momentum itu, Sekjen Gerindra Sugiono menyerahkan langsung Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada Dony. Ribuan masyarakat menyaksikan prosesi tersebut secara langsung.
Prosesi Meriah Berbalut Nuansa Budaya
Panitia mengemas acara dalam konsep seremoni terbuka. Panitia memadukan unsur politik dengan budaya lokal. Selain itu, warga memadati lokasi acara sejak sore hari.
Tak hanya itu, masyarakat menikmati pagelaran seni tradisional sepanjang acara berlangsung. Suasana terasa meriah sekaligus khidmat.
Sejumlah tokoh nasional dan daerah hadir langsung dalam acara tersebut. Di antaranya Dedi Mulyadi, Maruarar Sirait, serta Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa.
Kesamaan Visi Politik dan Faktor Kepemimpinan Nasional
Dalam orasinya, pihak Gerindra menilai langkah Dony bukan sekadar perpindahan administratif. Mereka melihat kesamaan visi perjuangan politik sebagai alasan utama.
Sementara itu, Dony menegaskan faktor kepemimpinan nasional memengaruhi keputusan politiknya. Ia menyoroti figur Presiden RI sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.
Menurut Dony, kepemimpinan tersebut memiliki visi kuat dalam pembangunan nasional. Selain itu, ia melihat keberpihakan nyata terhadap masyarakat kecil.
Di sisi lain, Dony menilai konsep ekonomi kerakyatan dan nasionalisme partai barunya selaras dengan arah pembangunan daerah yang ia jalankan.
Rekam Jejak Akademik dan Karier Politik
Dalam bidang pendidikan, Dony meraih gelar doktor dari Universitas Padjadjaran pada 2020. Latar pendidikan tersebut memperkuat kapasitas kepemimpinannya.
Kemudian, Dony memulai karier politik melalui DPRD Sumedang pada 1997. Setelah itu, ia melanjutkan kiprah politik ke DPRD Jawa Barat dan DPR RI. Ia kemudian memimpin Sumedang sebagai bupati sejak 2018.
Selain itu, Dony berasal dari keluarga religius. Ia merupakan cucu ulama kharismatik daerah tersebut, KH Mama Satibi.
Potensi Dampak ke Peta Politik Jawa Barat
Pengamat politik menilai langkah ini berpotensi memperkuat posisi Gerindra di Jawa Barat. Apalagi, wilayah tersebut menjadi basis penting dalam kontestasi politik nasional.
Ke depan, perpindahan kepala daerah aktif berpotensi mengubah konstelasi politik. Perubahan itu dapat memengaruhi dinamika politik daerah maupun nasional.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









