Demokrat Respons Usulan Ambang Batas Parlemen 7 Persen 

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Partai Demokrat merespons usulan kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold menjadi 7 persen dari Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menilai ambang batas parlemen berperan penting dalam sistem politik. Aturan itu mendorong penyederhanaan sistem kepartaian sekaligus menjaga stabilitas pemerintahan.

“Ambang batas parlemen penting untuk mendorong penyederhanaan sistem partai. Selain itu, aturan ini juga membantu menjaga stabilitas pemerintahan,” ujar Herman kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).

Demokrat Masih Mengkaji

Namun demikian, Herman menegaskan setiap partai politik memiliki pandangan serta pertimbangan sendiri terkait besaran ambang batas parlemen. Karena itu, hingga saat ini Partai Demokrat belum menentukan angka ideal.

Baca Juga :  Muscab PKB Kerinci, 5 Nama Calon Ketua Diajukan ke DPP

Selain itu, Demokrat masih mempelajari berbagai aspek hukum yang berkaitan dengan aturan tersebut. Partai ini juga mempelajari putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 116/PUU-XXI/2023 yang membahas ambang batas parlemen.

“Partai Demokrat belum menentukan ambang batas ideal berapa persen. Kami masih mempelajari putusan Mahkamah Konstitusi terkait aturan tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Herman menilai pembahasan ambang batas dalam Undang-Undang Pemilu tidak bisa berdiri sendiri. Ia menilai putusan MK turut memengaruhi arah pengaturan ambang batas parlemen.

Karena itu, Demokrat terus melakukan kajian sebelum menentukan sikap. Meski demikian, Herman menegaskan Demokrat tetap menghormati pandangan partai politik lain terkait usulan tersebut.

Baca Juga :  Hatta Rajasa: Dari Palembang ke Pusat Ekonomi Nasional

NasDem Dorong Ambang Batas 7 Persen

Sementara itu, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menegaskan partainya tetap konsisten mendorong ambang batas parlemen menjadi 7 persen.

Menurut Paloh, angka tersebut akan memperkuat sistem politik sekaligus menjaga stabilitas pemerintahan.

Di sisi lain, Paloh menilai sistem multipartai yang terlalu banyak membuat pemerintahan kurang efektif. Karena itu, NasDem mendorong sistem partai yang lebih selektif.

“NasDem berpikir sistem multipartai dapat bergerak menuju selected party. Dengan begitu, sistem politik menjadi lebih efektif. Stabilitas pemerintahan juga lebih terjaga sekaligus memperkuat manfaat demokrasi,” ujar Paloh di NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2/2026).

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Golkar Buka Suara soal Kasus Bollard dan SP2 Fahruddin
DPW dan DPD PSI Jambi Resmi Dikukuhkan, Eks Kader PAN Dominasi Struktur, Romi Bidik DPR RI
KPK Usul Ketum Parpol Hanya 2 Periode, Ini Alasan dan Tujuannya
PKB–Pemprov Bengkulu Makin Solid, Helmi Hasan Puji Dukungan
Musda Demokrat Jambi Segera Digelar, Semua Kader Berpeluang Jadi Ketua DPD
Tiga Kandidat Ketua DPC PKB Sungai Penuh Jalani UKK, Arip Almalik Menguat
Michaela Elsiana Paruntu Pimpin Golkar Sulawesi Utara
Pendaftaran Ditutup, MEP Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Sulut
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 22:30 WIB

Golkar Buka Suara soal Kasus Bollard dan SP2 Fahruddin

Minggu, 26 April 2026 - 07:29 WIB

DPW dan DPD PSI Jambi Resmi Dikukuhkan, Eks Kader PAN Dominasi Struktur, Romi Bidik DPR RI

Sabtu, 25 April 2026 - 07:00 WIB

KPK Usul Ketum Parpol Hanya 2 Periode, Ini Alasan dan Tujuannya

Rabu, 22 April 2026 - 11:00 WIB

PKB–Pemprov Bengkulu Makin Solid, Helmi Hasan Puji Dukungan

Senin, 20 April 2026 - 16:30 WIB

Musda Demokrat Jambi Segera Digelar, Semua Kader Berpeluang Jadi Ketua DPD

Berita Terbaru

Oplus_0

Uncategorized

Jangan Lewatkan! Tambah Daya PLN Kini Lebih Hemat Hingga 50 Persen

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:00 WIB