Jakarta – Tiket IIMS 2026 Lebih Mahal Akhir Pekan, Ini Pilihan dan Harganya
Pengunjung yang ingin datang ke Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 perlu menyiapkan bujet berbeda antara hari kerja dan akhir pekan. Seiring berlangsungnya acara, pameran otomotif ini berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 5–15 Februari 2026. Tahun ini, lebih dari 180 merek otomotif dan industri pendukung ikut serta. Mereka menampilkan kendaraan terbaru dan menggelar program interaktif bertema sportainment, perpaduan otomotif, olahraga, dan hiburan.
Harga Tiket Hari Kerja dan Akhir Pekan
Untuk mempermudah perencanaan, pengunjung membeli tiket reguler hari kerja (Senin–Kamis) seharga Rp 50.000. Sedangkan akhir pekan (Jumat–Minggu), harga tiket naik menjadi Rp 90.000.
Premium Day dan Infinite Live
Selain itu, pengunjung yang datang pada hari pembukaan, 5 Februari 2026 atau Premium Day, membayar tiket Rp 150.000. Pengunjung juga bisa membeli tiket IIMS Infinite Live untuk mengakses pameran dan konser sekaligus.
Harganya mulai Rp 150.000 untuk weekdays dan Rp 190.000 saat weekend. Jika pengunjung sudah memiliki tiket reguler, mereka bisa menambah akses konser dengan top-up mulai Rp 50.000 di lokasi.
VIP Hospitality Ticket
Bagi yang ingin pengalaman eksklusif, pengunjung memilih tiket VIP Silver, Gold, atau Platinum. Harga mulai Rp 799.999 hingga Rp 1.999.999. Pemegang tiket VIP menikmati lounge eksklusif, jalur khusus test drive, dan valet parking gratis.
Cara Pembelian Tiket
Selain itu, pengunjung membeli tiket secara digital melalui DyandraTiket.com, aplikasi BBO, atau PLN Mobile. Setelah transaksi selesai, mereka menerima e-ticket berisi kode QR untuk dipindai di pintu masuk tanpa perlu dicetak.
Sementara itu, pengunjung tetap bisa membeli tiket langsung di lokasi selama kuota harian belum habis. Loket buka pukul 11.00 WIB pada Senin–Kamis dan pukul 10.00 WIB pada Jumat–Minggu. Semua transaksi di lokasi menggunakan pembayaran non-tunai.
Ajang Strategis Industri Otomotif
Lebih jauh, IIMS 2026 menjadi platform bagi produsen kendaraan untuk memperkenalkan produk, teknologi, dan strategi terbaru. Dari total peserta, sekitar 35 merek berasal dari Jepang, Korea Selatan, China, dan Eropa. Dengan partisipasi ratusan merek, persaingan industri otomotif semakin ketat. Tren elektrifikasi dan meningkatnya minat terhadap kendaraan ramah lingkungan membuat persaingan semakin sengit.









