BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus memperkuat kualitas birokrasi melalui pengisian jabatan fungsional. Kali ini, pemerintah melantik dan mengambil sumpah jabatan 164 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari penguatan sistem merit dan peningkatan kompetensi aparatur.
Melalui langkah tersebut, Pemprov Bengkulu ingin menghadirkan birokrasi yang lebih adaptif, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Selain itu, pemerintah juga menargetkan percepatan pembangunan daerah melalui kinerja ASN yang profesional.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mewakili Gubernur Bengkulu memimpin pelantikan di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (29/7). Para pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, dan ASN turut menghadiri prosesi tersebut.
Ratusan ASN Isi Jabatan Fungsional
Pemprov Bengkulu melantik 164 ASN ke dalam jabatan fungsional. Sebanyak 163 ASN memasuki jabatan fungsional melalui pengangkatan pertama, sedangkan satu ASN berpindah dari jabatan sebelumnya ke jabatan fungsional.
Herwan Antoni menegaskan bahwa setiap ASN harus memaknai pelantikan sebagai amanah sekaligus tanggung jawab besar. Karena itu, ia meminta seluruh pejabat fungsional menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan kinerja terbaik dalam setiap tugas.
Menurut Herwan, pejabat fungsional memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Di sisi lain, mereka juga berkontribusi langsung terhadap percepatan pembangunan di Provinsi Bengkulu.
Sekda Ingatkan ASN Jaga Disiplin Kerja
Selanjutnya, Herwan mengingatkan seluruh ASN agar menjaga disiplin selama jam kerja. Ia menilai kedisiplinan menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun birokrasi yang dipercaya masyarakat.
Herwan juga menyoroti anggapan masyarakat yang masih melekat terhadap sebagian oknum ASN. Menurutnya, stigma tersebut harus segera dihapus melalui perubahan budaya kerja yang lebih produktif.
“Akhir-akhir ini ASN menjadi bahan omongan. Katanya kerja ASN itu datang, absen, istirahat dan ngopi. Tambah satu lagi tiktokan di jam kerja. Kita berharap ASN seperti itu tidak ada dan tidak terjadi di Provinsi Bengkulu,” tegas Herwan.
Pemprov Perkuat Pengawasan Kinerja ASN
Karena itu, Pemprov Bengkulu terus memperkuat pengawasan terhadap kinerja aparatur. Pemerintah juga menerapkan regulasi yang lebih tegas agar setiap ASN memanfaatkan jam kerja secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain memperketat pengawasan, pemerintah juga mendorong seluruh ASN meningkatkan produktivitas, memperkuat etos kerja, serta menjaga profesionalisme dalam setiap pelayanan.
BerAKHLAK dan Bantu Rakyat Jadi Budaya Kerja
Menjelang akhir arahannya, Herwan mengajak seluruh ASN mengamalkan nilai-nilai dasar BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia juga mengajak seluruh aparatur menjadikan semangat Bantu Rakyat sebagai budaya kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Melalui komitmen tersebut, Herwan optimistis ASN mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, responsif, transparan, dan berdaya saing. Pada akhirnya, peningkatan kualitas birokrasi akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bengkulu.
FAQ
Mengapa Pemprov Bengkulu melantik 164 ASN?
Pemprov Bengkulu melantik 164 ASN untuk memperkuat birokrasi berbasis kompetensi, menerapkan sistem merit, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Berapa jumlah ASN yang mengikuti pelantikan?
Sebanyak 164 ASN mengikuti pelantikan. Rinciannya, 163 ASN memasuki jabatan fungsional melalui pengangkatan pertama, sedangkan satu ASN berpindah dari jabatan sebelumnya.
Apa pesan utama Sekda Herwan Antoni?
Herwan meminta seluruh ASN menjaga integritas, meningkatkan disiplin, bekerja secara profesional, serta menghindari kebiasaan bermain media sosial selama jam kerja.
Bagaimana Pemprov Bengkulu meningkatkan kinerja ASN?
Pemprov Bengkulu memperkuat pengawasan, menerapkan regulasi yang lebih tegas, serta mendorong ASN mengamalkan nilai BerAKHLAK dan budaya kerja Bantu Rakyat.
Apa tujuan akhir dari langkah tersebut?
Pemprov Bengkulu ingin membangun birokrasi yang produktif, adaptif, akuntabel, responsif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Tim)









