Dari Bibit Kopi hingga Kompos, Langkah Wako Alfin Menggerakkan Ekonomi Warga RKE

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh mengarahkan pengembangan pertanian dan pengelolaan lingkungan untuk saling mendukung di Renah Kayu Embun (RKE). Pemkot mendorong petani mengembangkan kopi sekaligus mengajak masyarakat memanfaatkan sampah organik sebagai kompos.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., bersama Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menyerahkan bantuan bibit kopi dan pupuk kompos kepada masyarakat RKE, Jumat (11/09). Mereka menyerahkan bantuan tersebut di Masjid Nurul Haq, Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai.

Melalui program tersebut, Pemkot Sungai Penuh ingin menggerakkan ekonomi petani sekaligus membangun kebiasaan baru dalam mengelola sampah. Pemerintah mendorong masyarakat memanfaatkan lahan secara produktif dan mengolah sampah organik menjadi bahan yang berguna bagi pertanian.

Wako Alfin Dorong Pengembangan Kopi RKE

Alfin mengatakan pemerintah ingin melihat kopi RKE tumbuh sebagai komoditas unggulan masyarakat. Karena itu, ia meminta petani merawat bibit dengan baik dan memanfaatkan lahan pertanian secara optimal.

“Kita ingin komoditas kopi di Renah Kayu Embun ini terus berkembang dan menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat. Bibit yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga ke depan mampu meningkatkan produktivitas serta memberikan nilai tambah bagi para petani,” ujar Wako Alfin.

Menurut Alfin, pengembangan kopi dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Selain meningkatkan hasil pertanian, komoditas tersebut juga dapat menambah pendapatan keluarga petani.

Karena itu, pemerintah terus mendorong petani meningkatkan produktivitas. Petani juga perlu memperhatikan perawatan tanaman agar hasil panen mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih baik.

Baca Juga :  Safari Jumat di Sandaran Galeh, Alfin Dorong Masjid Jadi Ruang Perlindungan Generasi Muda dari Tantangan Digital

Olah Sampah Organik Jadi Kompos

Selain memberikan bibit kopi, Alfin menyerahkan pupuk kompos kepada masyarakat. Petugas TPST Renah Kayu Embun menghasilkan kompos tersebut melalui pengolahan sampah organik.

Program itu mempertemukan dua kepentingan sekaligus. Masyarakat dapat mengurangi sampah organik, sementara petani memperoleh bahan yang dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah.

Alfin menilai masyarakat perlu melihat sampah organik dari sudut pandang baru. Jika masyarakat mengelolanya dengan tepat, sampah dapat menghasilkan manfaat bagi lingkungan dan pertanian.

“Sampah organik yang selama ini dianggap sebagai limbah dapat kita olah menjadi kompos yang bermanfaat untuk pertanian. Ini merupakan bagian dari upaya kita membangun pola pengelolaan sampah yang berkelanjutan, sekaligus mendukung sektor pertanian,” jelasnya.

Pertanian dan Lingkungan Harus Berjalan Bersama

Selanjutnya, Alfin mengajak masyarakat menggunakan kompos untuk membantu pertumbuhan tanaman dan menjaga kesuburan tanah. Ia juga meminta warga menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten.

Pemerintah ingin masyarakat membangun pola pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan pertanian tidak hanya mengejar hasil produksi, tetapi juga memperhatikan kondisi lingkungan.

“Kita ingin pertanian dan pengelolaan lingkungan berjalan beriringan. Masyarakat mendapatkan manfaat dari hasil pengolahan sampah, sementara lingkungan menjadi lebih bersih, hijau dan sehat,” pungkasnya.

Langkah tersebut menunjukkan upaya Pemkot Sungai Penuh menghubungkan program pertanian dengan pengelolaan lingkungan. Pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kedua program tersebut.

Wako Alfin Beri Apresiasi kepada Petugas Persampahan

Pada kegiatan yang sama, Alfin bersama Azhar Hamzah memberikan piagam pengabdian 10 tahun kepada operator ekskavator dan sopir dump truck persampahan.

Baca Juga :  Wako Alfin Tegaskan Efisiensi Bukan Alasan Malas, ASN Sungai Penuh Diminta Buktikan Kinerja

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah kepada para petugas yang menjalankan pekerjaan persampahan selama satu dekade. Mereka membantu pemerintah menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung kelancaran pengelolaan sampah.

Selain itu, penghargaan tersebut juga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap para pekerja yang menjalankan tugas pelayanan publik setiap hari.

Pemkot Dorong Manfaat Berkelanjutan

Ke depan, Pemkot Sungai Penuh ingin masyarakat mengembangkan potensi pertanian dan lingkungan secara bersamaan. Pemerintah berharap petani mampu mengoptimalkan bantuan bibit kopi, sedangkan masyarakat lainnya dapat memanfaatkan kompos untuk berbagai kebutuhan pertanian.

FAQ

Apa bantuan yang diberikan Pemkot Sungai Penuh kepada masyarakat RKE?

Pemkot Sungai Penuh memberikan bibit kopi kepada petani dan pupuk kompos kepada masyarakat.

Apa tujuan pemberian bibit kopi?

Pemerintah mendorong petani mengembangkan kopi sebagai komoditas unggulan sekaligus meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan masyarakat.

Dari mana kompos tersebut berasal?

Petugas mengolah sampah organik di TPST Renah Kayu Embun menjadi kompos.

Siapa yang menyerahkan bantuan kepada masyarakat?

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., bersama Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menyerahkan bantuan tersebut.

Apa manfaat kompos bagi petani?

Kompos dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman.

Apa penghargaan yang diberikan dalam kegiatan tersebut?

Alfin bersama Azhar Hamzah memberikan piagam pengabdian 10 tahun kepada operator ekskavator dan sopir dump truck persampahan.(Tim)

Berita Terkait

Hadiri Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ini Pesan Wakil Ketua DPRD Hardizal
Kepala SDN 064 Koto Tuo Mundur Usai Wali Murid Segel Sekolah, Disdik Siapkan Plt
Wako Alfin Salurkan Sembako untuk Warga, Pemuda Berprestasi Ikut Dapat Apresiasi
Wako Alfin Tegaskan Efisiensi Bukan Alasan Malas, ASN Sungai Penuh Diminta Buktikan Kinerja
Azhar Hamzah Hadiri HUT Muara Jambi, Ini Harapan Wawako Sungai Penuh
Pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Dilantik, Lima Prodi Baru Disiapkan
Wawako Azhar Hamzah Hadiri Apel Aksi Patuh 2026 Polres Kerinci, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan
Wawako Azhar Hamzah Hadiri Penutupan Festival Budaya Kerinci 2026, Tari Rentak Kudo Kulabu Jadi Sorotan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Hadiri Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ini Pesan Wakil Ketua DPRD Hardizal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Kepala SDN 064 Koto Tuo Mundur Usai Wali Murid Segel Sekolah, Disdik Siapkan Plt

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Wako Alfin Salurkan Sembako untuk Warga, Pemuda Berprestasi Ikut Dapat Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wako Alfin Tegaskan Efisiensi Bukan Alasan Malas, ASN Sungai Penuh Diminta Buktikan Kinerja

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Azhar Hamzah Hadiri HUT Muara Jambi, Ini Harapan Wawako Sungai Penuh

Berita Terbaru