Jakarta –
Kebiasaan menabung sering dianggap baik dan ditanamkan sejak kecil. Namun, investor senior Lo Kheng Hong menilai kebiasaan ini bisa merugikan di masa depan. Ia mengatakan menyimpan uang di bank membuat nilai kekayaan menurun karena inflasi terus menggerusnya.
“Menyimpan uang di bank membuat nilai kekayaan kita menurun dari waktu ke waktu,” ujarnya, dikutip Sabtu (7/2/2026).
Obligasi Bukan Pilihan Utama
Selain itu, Lo tidak tertarik pada obligasi atau surat utang. Ia menilai bunga dari instrumen ini terlalu kecil untuk meningkatkan kekayaan secara signifikan.
Saham: Kunci Kesuksesan Lo Kheng Hong
Sebaliknya, Lo fokus mengelola keuangan melalui saham. Ia meraih keuntungan besar dari saham PT United Tractors Tbk (UNTR), yang menjadi awal terbentuknya harta ratusan miliar rupiah.
“Bursa saham Indonesia memberikan imbal hasil tertinggi bagi investor jangka panjang dibandingkan bursa saham utama di dunia. Ini sudah terbukti, dan saya bersyukur bisa menjadi bagian dari pasar ini,” jelasnya.
Masih Jarang Dipercaya Masyarakat
Meskipun saham menawarkan potensi keuntungan besar, hampir 99% masyarakat Indonesia masih enggan berinvestasi. Mereka lebih memilih menaruh uang di bank atau membeli properti daripada mencoba pasar saham.