Samudera Indonesia Raup Laba Rp 885 Miliar, Kinerja Tumbuh di Tengah Tantangan Global

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) mencatat kinerja positif sepanjang 2025. Emiten pelayaran ini membukukan laba bersih sebesar Rp 885,7 miliar, dan perusahaan mencatat kenaikan 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Perseroan juga membukukan pendapatan sebesar Rp 13,61 triliun, dan perusahaan menaikkan pendapatan sebesar 8,72 persen dari Rp 12,53 triliun pada 2024. Pertumbuhan ini menunjukkan kinerja bisnis yang tetap stabil di tengah kondisi global.

Direktur Utama SMDR, Bani Mulia, menyebut capaian tersebut sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah perusahaan. Ia menyatakan bahwa pendapatan 2025 menjadi yang tertinggi kedua setelah rekor pada 2022.

Baca Juga :  Asing Lepas Saham, IHSG Guncang!

“Laba bersih dan pendapatan relatif stabil dan cukup baik sepanjang 2025,” kata Bani, Senin (30/3/2026).

Meski laba meningkat, SMDR mencatat penurunan laba usaha sebesar 3 persen. Penurunan ini terjadi karena turunnya freight rate di tengah perang dagang, terutama pada paruh kedua 2025.

Perusahaan juga mencatat arus kas sebesar Rp 5,39 triliun, dan angka ini turun dari Rp 5,66 triliun pada 2024. Di sisi lain, perusahaan menaikkan total aset menjadi Rp 24,22 triliun, dan perusahaan juga meningkatkan ekuitas sebesar 6 persen menjadi Rp 13,14 triliun.

Baca Juga :  Harga Emas Naik Tipis

SMDR menyiapkan strategi ekspansi untuk 2026. Perusahaan akan memperluas jaringan ke Asia dan Amerika Selatan, termasuk rute baru ke Jepang, Korea Selatan, Argentina, dan Brasil.

Selain ekspansi, perusahaan juga menjalankan efisiensi operasional. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan margin laba di tengah tantangan global.

SMDR menargetkan kinerja 2026 tetap tumbuh. Perusahaan mengandalkan potensi kenaikan freight rate, menjaga permintaan tetap stabil, dan mengoptimalkan operasional.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:39 WIB

Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen

Berita Terbaru