Negosiasi Alot, 2 Kapal Tanker Pertamina Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz 

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah terus bernegosiasi untuk mengamankan jalur dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) di Selat Hormuz. Ia menyebut proses itu masih berjalan dan belum mudah.

Bahlil menjelaskan pemerintah aktif berkomunikasi dengan pihak terkait. Ia menegaskan pemerintah mengupayakan agar dua tanker tersebut dapat melintas dengan aman.

Baca Juga :  Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Minyak ke Negara Lain, Selat Hormuz Masih Tertutup

“Kita masih komunikasi terus. Memang tidak mudah untuk kita bisa melakukan bagaimana caranya agar kapal kita keluar dari Selat Hormuz. Namun, komunikasi terus kita bangun,” kata Bahlil di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (27/3/2026).

Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping (PIS) Vega Pita mengatakan dua tanker, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di wilayah Teluk Persia. Kondisi itu membuat kedua kapal belum dapat melintasi Selat Hormuz hingga saat ini.

Baca Juga :  AHY: Tata Ruang Jadi Panglima Pembagunan Inklusif dan Berkelanjutan

Situasi ini menarik perhatian karena Selat Hormuz menjadi jalur penting bagi pengiriman energi dunia. Pemerintah terus menjaga keamanan dan memastikan kelancaran distribusi energi nasional di tengah kondisi tersebut.

Bahlil tidak merinci hambatan dalam proses negosiasi, tetapi ia menegaskan pemerintah terus membangun komunikasi lintas pihak untuk mencari solusi terbaik.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti
BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak
Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen
Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen
Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit
Dolar AS Tembus Rp17.421, Rupiah Tertekan akibat Penguatan Pasar Global
Bansos Digital Mulai Juni 2026, Pemerintah Benahi Data Penerima
Kemendagri Minta e-KTP Tak Lagi Difotokopi, Dorong Layanan Lebih Praktis dan Digital
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:44 WIB

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00 WIB

BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:00 WIB

Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:40 WIB

Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

Kenaikan Harga Chipset Baru Ancam Lonjakan Harga HP Android

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:00 WIB