Gebrakan Pertahanan 2026: 2.300 ASN Ikut Komcad Gelombang II, Latihan Militer Dimulai Agustus

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah Genjot Pembentukan Komponen Cadangan ASN

Kementerian Pertahanan (Kemhan) kembali memperluas program Komponen Cadangan (Komcad) dengan menyasar aparatur sipil negara (ASN). Pada gelombang kedua tahun 2026, pemerintah menargetkan 2.300 ASN mengikuti pelatihan militer dasar yang akan berlangsung pada Agustus mendatang selama 1,5 bulan.

Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto menegaskan, bahwa program ini berjalan sesuai rencana besar pemerintah untuk memperkuat pertahanan negara melalui partisipasi sipil. Ia menyebut total target tahun ini mencapai 4.000 ASN.

“Jadi gelombang kedua, target kita di tahun ini 4.000 ya ASN untuk menjadi Komcad. Saat ini udah sekitar 1.700. Bulan Agustus nanti kita akan laksanakan untuk yang tahap kedua sejumlah 2.300 selama 1,5 bulan,” ujar Donny di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026).

Koordinasi Lintas Kementerian Sudah Berjalan

Untuk memastikan kesiapan peserta, Kementerian Pertahanan telah berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga. Langkah ini bertujuan menentukan ASN yang akan mengikuti pelatihan Komcad pada tahap kedua.

Baca Juga :  Nasib Mutasi PNS Diputus MK, Aturan "Gembok NIP" 10 Tahun Tetap Berlaku

Donny menjelaskan bahwa proses seleksi dan penempatan peserta berjalan paralel dengan persiapan teknis pelatihan.

“Jadi untuk tahap kedua kita juga sudah siapkan juga, kita juga sudah koordinasi dengan kementerian-kementerian untuk mendapatkan ASN-ASN yang akan kita latih menjadi komponen cadangan,” katanya.

Target Besar: Komcad di Setiap Kabupaten

Selain fokus pada gelombang pelatihan, Kementerian Pertahanan juga menyusun rencana jangka panjang untuk memperluas keberadaan Komcad di seluruh wilayah Indonesia. Donny menargetkan setiap kabupaten memiliki dua batalyon Komcad sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan semesta.

“Ya, jadi harapannya kita di tiap kabupaten itu ada dua batalyon Komcad ya, selain satu batalyon infanteri. Kita juga mengharapkan di tiap-tiap kabupaten, 514 kabupaten, itu juga ada dua batalyon Komcad. Kita harapkan seperti itu, targetnya seperti itu ya,” jelasnya.

Baca Juga :  Prabowo Tahan Pasukan ke Gaza: RI Tolak Ikut Lucuti Senjata Hamas

Latar Belakang Program Komcad ASN

Program Komcad untuk ASN sebelumnya sudah berjalan pada gelombang pertama dengan ribuan peserta. Pemerintah menilai pelatihan ini penting untuk membentuk disiplin, kesiapsiagaan, serta kontribusi ASN dalam sistem pertahanan negara tanpa mengubah fungsi utama mereka sebagai aparatur sipil.

FAQ

1. Apa itu Komcad ASN?

Komcad ASN merupakan program pelatihan militer dasar bagi aparatur sipil negara untuk mendukung sistem pertahanan negara.

2. Berapa lama pelatihan berlangsung?

Pelatihan Komcad gelombang kedua berlangsung sekitar 1,5 bulan.

3. Kapan pelatihan gelombang kedua dimulai?

Pelatihan dijadwalkan pada Agustus 2026.

4. Berapa jumlah ASN yang dilibatkan tahun ini?

Pemerintah menargetkan total 4.000 ASN, dengan 2.300 peserta pada gelombang kedua.

5. Apakah Komcad menggantikan tugas ASN?

Tidak. ASN tetap menjalankan tugas utama mereka, sementara Komcad berfungsi sebagai cadangan pertahanan negara.(Tim)

Berita Terkait

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan
Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI
Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara
Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum
5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI
CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara

Jumat, 25 September 2026 - 07:44 WIB

Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum

Minggu, 20 September 2026 - 21:09 WIB

5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI

Berita Terbaru

Oplus_0

Dharmasraya

Ratusan Siswa Dharmasraya Terima Beasiswa, Ini Sederet Prestasinya

Kamis, 29 Okt 2026 - 06:56 WIB

Sungai Penuh

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Bisa Dilalui, Sistem Buka Tutup

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:57 WIB

Oplus_0

Sungai Penuh

Longsor Sako, Jalur Sungai Penuh–Tapan Lumpuh Total

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:27 WIB