Harga Emas Antam 2 Mei 2026 Stabil di Rp2,79 Juta, Investor Tunggu Sinyal Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk pada Sabtu, 2 Mei 2026 bergerak stabil. Pelaku pasar kini menunggu sinyal baru setelah lonjakan harga yang terjadi sehari sebelumnya.

Data dari unit bisnis Logam Mulia menunjukkan harga emas 1 gram bertahan di level Rp2.799.000. Angka ini masih sama seperti posisi terakhir setelah kenaikan pada 1 Mei 2026.

Harga Emas Berbagai Pecahan

Antam menawarkan emas dalam berbagai ukuran. Pecahan 0,5 gram dijual Rp1.449.500. Harga emas 2 gram mencapai Rp5.538.000, sedangkan ukuran 3 gram menyentuh Rp8.282.000.

Untuk pecahan menengah, emas 5 gram dipatok Rp13.770.000. Harga 10 gram berada di level Rp27.485.000. Sementara itu, emas 25 gram dijual Rp68.587.000.

Pada ukuran besar, harga 50 gram mencapai Rp137.095.000. Emas 100 gram dipasarkan Rp274.112.000. Antam juga menyediakan ukuran jumbo, seperti 500 gram seharga Rp1.369.820.000 dan 1.000 gram senilai Rp2.739.600.000.

Tren Harga Mulai Konsolidasi

Pergerakan harga emas saat ini menunjukkan fase konsolidasi. Setelah naik sekitar Rp30.000 per gram pada Hari Buruh, harga kini tertahan di kisaran Rp2,79 juta.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan Hari Ini 15 Juni 2026 Bergerak Tak Seragam, Karat 24 Bertahan di Puncak Rp2,3 Juta per Gram

Kondisi ini mencerminkan sikap hati-hati investor. Mereka menunggu perkembangan ekonomi global sebelum mengambil keputusan besar. Fluktuasi nilai tukar dan arah suku bunga masih menjadi faktor utama yang memengaruhi harga emas.

Minat Investasi Tetap Tinggi

Masyarakat masih menunjukkan minat tinggi terhadap emas. Banyak investor ritel memilih emas karena nilainya cenderung stabil dalam jangka panjang.

Selain itu, emas mudah diperjualbelikan. Likuiditas tinggi membuat investor bisa mencairkan aset kapan saja saat membutuhkan dana. Faktor ini memperkuat posisi emas sebagai instrumen lindung nilai.

Produk Edisi Khusus Jadi Daya Tarik

Antam tidak hanya menjual emas batangan standar. Perusahaan juga menghadirkan produk edisi khusus seperti Gift Series dan tema budaya.

Produk edisi ini menarik minat kolektor. Selain nilai investasi, pembeli juga mempertimbangkan desain dan keunikan kemasan.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan Hari Ini 17 Juni 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap Harga 12–24 Karat

Keamanan Produk Terjamin

Antam memastikan kualitas emas melalui sertifikasi dari London Bullion Market Association (LBMA). Sertifikasi ini menjamin kemurnian emas mencapai 99,99 persen.

Perusahaan juga menggunakan teknologi CertiEye. Sistem ini menyatukan sertifikat dengan kemasan sehingga pembeli bisa memverifikasi keaslian produk dengan mudah.

Antam mengimbau pembeli untuk menjaga kemasan tetap utuh. Kondisi kemasan sangat memengaruhi nilai jual kembali saat investor melakukan buyback.

Investor Disarankan Pantau Pergerakan

Pengamat pasar menyarankan investor untuk terus memantau harga emas harian. Strategi pembelian bertahap bisa membantu mengurangi risiko fluktuasi.

Selain itu, investor perlu mempertimbangkan tujuan investasi. Emas lebih cocok untuk jangka menengah hingga panjang karena pergerakannya cenderung stabil.

Dengan harga yang masih bertahan tinggi, emas tetap menjadi pilihan menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global. Investor kini menanti momentum berikutnya yang bisa menggerakkan harga ke level baru.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Tarif AS Jadi Ujian Baru Industri Indonesia, Apindo Bongkar Strategi Agar Ekspor Tetap Kuat
Target Ekonomi 8 Persen Bukan Sekadar Wacana, Pemerintah Kejar Investasi Rp13.032 Triliun hingga 2029
B50 Siap Meluncur Juli 2026, Hasil Uji Coba Lebih Baik dari B40
Koperasi Desa Merah Putih Bisa Bayar Pajak 0,5 Persen, Ini Syarat Lengkap yang Wajib Dipenuhi
Indonesia Siapkan CNG 3 Kg Gantikan LPG, Hemat Subsidi hingga 40% dan Energi Lebih Mandiri
Pertamax Tembus Rp16.250, Pemerintah Kunci Akses Pertalite Lewat QR Code untuk Cegah Lonjakan Pengguna
Petani Sawit Swadaya Terkendala Modal, Sertifikasi dan Produktivitas Kebun Belum Maksimal
Kemensos Gandeng GoTo, Teknologi Wajah Jadi Senjata Baru Agar Bansos Tak Salah Sasaran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00 WIB

Tarif AS Jadi Ujian Baru Industri Indonesia, Apindo Bongkar Strategi Agar Ekspor Tetap Kuat

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:00 WIB

Target Ekonomi 8 Persen Bukan Sekadar Wacana, Pemerintah Kejar Investasi Rp13.032 Triliun hingga 2029

Senin, 15 Juni 2026 - 22:19 WIB

B50 Siap Meluncur Juli 2026, Hasil Uji Coba Lebih Baik dari B40

Senin, 15 Juni 2026 - 21:17 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Bisa Bayar Pajak 0,5 Persen, Ini Syarat Lengkap yang Wajib Dipenuhi

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:00 WIB

Indonesia Siapkan CNG 3 Kg Gantikan LPG, Hemat Subsidi hingga 40% dan Energi Lebih Mandiri

Berita Terbaru