IMF Puji RI Jadi Titik Terang Ekonomi Dunia, BI dan Pemerintah Tunjukkan Kekuatan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Indonesia kembali mendapat sorotan positif dari dunia internasional. International Monetary Fund (IMF) menilai Indonesia sebagai salah satu “bright spot” atau titik terang di tengah tekanan ekonomi global.

Managing Director IMF Kristalina Georgieva menyampaikan langsung penilaian tersebut dalam pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta perwakilan DPR dalam agenda IMF Spring Meetings 2026.

IMF menilai Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat. Pemerintah dan otoritas moneter juga menunjukkan kebijakan yang kredibel dan konsisten.

Bank Indonesia aktif meyakinkan investor global bahwa ekonomi nasional tetap berada di jalur yang tepat. BI menekankan stabilitas makroekonomi tetap terjaga meski ketidakpastian global meningkat.

Baca Juga :  Surplus Ayam dan Telur RI Makin Besar, Pemerintah Kejar Pasar Arab Saudi dan China untuk Dongkrak Ekspor

Direktur Departemen Komunikasi BI Anton Pitono menjelaskan Indonesia mampu menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan. Permintaan domestik yang kuat ikut menopang laju ekonomi nasional.

Selain itu, pemerintah terus menjaga disiplin fiskal. Defisit anggaran tetap berada di bawah 3% dari produk domestik bruto (PDB). Kebijakan ini memperkuat kepercayaan investor terhadap Indonesia.

Bank Indonesia juga menggabungkan berbagai instrumen kebijakan. BI menjalankan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas, sekaligus mendorong pertumbuhan melalui kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran.

Baca Juga :  INDY Hadapi Tekanan, RUPS 20 Mei Jadi Penentu Arah Bisnis Baru

Di tengah dinamika global, BI tetap mengelola nilai tukar secara fleksibel dan terukur. Langkah ini bertujuan menjaga daya tarik aset domestik dan stabilitas pasar keuangan.

Ke depan, Indonesia mengarahkan transformasi ekonomi ke sektor bernilai tambah tinggi. Pemerintah fokus pada hilirisasi dan pengembangan sektor berbasis teknologi.

IMF dan investor global melihat langkah tersebut sebagai sinyal positif. Mereka menilai Indonesia tidak hanya tangguh, tetapi juga semakin adaptif dalam menghadapi tantangan global.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Alarm untuk Wilayah 3TP! Anggaran Angkutan Perintis 2027 Belum Memadai, Konektivitas Nasional Terancam
Update Harga Pangan Hari Ini 18 Juli 2026: Cabai Rawit Hijau Melonjak, Ayam dan Telur Ikut Naik
Promo Shopee 17 Juli 2026: Mie Gacoan dan Kopi Dari Pada Cuma Rp1, Voucher Resto Terus Diisi Ulang
Rp3 Miliar Mengalir ke Setiap Kopdes Merah Putih, Ini Rincian Fasilitas yang Disiapkan Pemerintah
Wagub Sumbar Bongkar Kunci Kebangkitan Koperasi, Minta Tinggalkan Cara Lama dan Masuk Era Digital
Investasi RI Tembus Rp511,8 Triliun dalam 3 Bulan, 742 Ribu Lapangan Kerja Baru Tercipta
Kemensos Siapkan Peran Baru Penerima Bansos, Kini Bisa Jadi Anggota dan Mitra Usaha Koperasi Merah Putih
Promo Shopee 16 Juli 2026: Voucher Diskon, ShopeeFood Rp1 dan Hadiah Galaxy A17 Menanti
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:00 WIB

Alarm untuk Wilayah 3TP! Anggaran Angkutan Perintis 2027 Belum Memadai, Konektivitas Nasional Terancam

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:27 WIB

Update Harga Pangan Hari Ini 18 Juli 2026: Cabai Rawit Hijau Melonjak, Ayam dan Telur Ikut Naik

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:00 WIB

Promo Shopee 17 Juli 2026: Mie Gacoan dan Kopi Dari Pada Cuma Rp1, Voucher Resto Terus Diisi Ulang

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:00 WIB

Rp3 Miliar Mengalir ke Setiap Kopdes Merah Putih, Ini Rincian Fasilitas yang Disiapkan Pemerintah

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:00 WIB

Wagub Sumbar Bongkar Kunci Kebangkitan Koperasi, Minta Tinggalkan Cara Lama dan Masuk Era Digital

Berita Terbaru