Warga Kaget Sejumlah SPBU di Daerah Ini Tak Lagi Jual Pertalite, Pertamina Ungkap Alasannya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jakarta dan sekitarnya tidak lagi menjual BBM subsidi jenis Pertalite RON 90. Kondisi ini sempat memicu pertanyaan publik setelah beredar informasi bahwa salah satu SPBU di kawasan Antasari menghentikan penjualan Pertalite sejak 1 Mei 2026.

Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa perubahan tersebut tidak berkaitan dengan penghentian distribusi Pertalite secara nasional. Perusahaan menjelaskan, beberapa SPBU telah mengubah status operasionalnya menjadi SPBU Signature yang tidak lagi melayani penjualan BBM subsidi.

SPBU Berubah Jadi SPBU Signature

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menjelaskan bahwa sejumlah SPBU memilih naik kelas menjadi SPBU Signature. Ia menyebut perubahan itu dilakukan atas permintaan pengelola SPBU untuk meningkatkan status layanan.

“SPBU tersebut beralih menjadi SPBU Signature. SPBU Signature memang tidak menjual BBM subsidi,” kata Roberth, Selasa (5/5/2026).

Ia menegaskan, SPBU Signature hadir dengan konsep layanan premium. Pertamina mendorong peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan pada SPBU jenis ini dibanding SPBU reguler yang masih menjual BBM subsidi seperti Pertalite.

Baca Juga :  GoPay Tembus 26 Juta Pengguna Aktif, Transaksi Capai 600 Juta per Bulan

Layanan Premium Jadi Pembeda

Roberth menjelaskan SPBU Signature mengutamakan kenyamanan konsumen melalui fasilitas yang lebih lengkap. Konsep ini menyasar konsumen yang menginginkan layanan lebih cepat, modern, dan nyaman saat mengisi bahan bakar.

“SPBU Signature mengedepankan layanan dan fasilitas di atas SPBU biasa yang masih menjual BBM subsidi,” ujarnya.

Ia juga mencontohkan SPBU Signature Pondok Indah sebagai salah satu model yang sudah beroperasi lebih dulu dan menjadi acuan layanan premium Pertamina.

Daftar SPBU yang Tidak Lagi Jual Pertalite

Pertamina mencatat sejumlah SPBU di Jakarta, Depok, dan Bogor yang sudah berstatus SPBU Signature. SPBU tersebut tidak lagi menjual Pertalite dan hanya menyediakan BBM non-subsidi serta layanan premium lainnya.

Beberapa lokasi tersebut antara lain berada di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, hingga wilayah penyangga seperti Depok dan Bogor.

Baca Juga :  Pertamina dan EOG Resources Perkuat Kerja Sama, Bidik Peningkatan Produksi Migas Nasional

Langkah perubahan status ini terjadi di beberapa titik, seperti di kawasan Slipi, Cilandak, Kebayoran, Gambir, hingga Muara Baru. Di wilayah penyangga, perubahan juga terjadi di Depok dan Bogor.

Pertamina Pastikan Distribusi Pertalite Tetap Berjalan

Pertamina menegaskan masyarakat tetap bisa memperoleh Pertalite di SPBU reguler lainnya. Perusahaan memastikan distribusi BBM subsidi tidak mengalami gangguan.

Perubahan hanya terjadi pada SPBU yang memilih meningkatkan status menjadi SPBU Signature. Dengan begitu, Pertamina memisahkan layanan BBM subsidi dan layanan premium untuk memberikan pilihan lebih luas kepada konsumen.

Publik Diminta Tidak Salah Paham

Pertamina mengimbau masyarakat tidak salah memahami perubahan ini. Perusahaan menegaskan kebijakan tersebut bukan pengurangan distribusi BBM subsidi, melainkan bagian dari pengembangan layanan SPBU di Indonesia.

Dengan hadirnya SPBU Signature, Pertamina mendorong peningkatan standar layanan sekaligus memperluas segmentasi layanan di sektor hilir energi.

(pgr/pgr)

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang
22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya
Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya
Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka
Investasi Bengkulu Tembus Rp2,85 Triliun, BRIEF 2026 Bidik Peluang Baru
HIPMI Sungai Penuh Bidik Peluang Ekonomi Baru, Ini Pesan Sekda Alpian
Helmi Hasan Soroti Kekompakan Bank Bengkulu, Dua Posisi Direksi Jadi Agenda RUPS
Mahyeldi Bidik 740 Ribu UMKM Sumatera Barat, Legalitas dan Modal Jadi Kunci Pengembangan Usaha
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:19 WIB

22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Investasi Bengkulu Tembus Rp2,85 Triliun, BRIEF 2026 Bidik Peluang Baru

Berita Terbaru