JAMBI – Kopi robusta asal Kabupaten Kerinci, Jambi, kembali membuktikan kualitasnya di pasar internasional. Kali ini, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi melalui IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Jambi mengirim 19,2 ton green bean kopi robusta ke Mesir melalui Terminal Petikemas Talang Duku.
Langkah tersebut memperluas akses pasar global bagi salah satu komoditas unggulan Provinsi Jambi. Selain itu, ekspor ini membuka peluang lebih besar bagi petani dan pelaku usaha kopi lokal untuk meningkatkan nilai tambah dan memperkuat posisi mereka di pasar internasional.
Di sisi lain, persaingan perdagangan global terus meningkat. Karena itu, sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan sektor logistik memegang peranan penting dalam mempercepat penetrasi produk daerah ke pasar luar negeri. Melalui dukungan layanan logistik yang terintegrasi, IPC TPK Jambi terus membantu pelaku usaha menjangkau berbagai negara tujuan ekspor secara lebih efektif.
Pelindo Jambi Perkuat Jalur Ekspor Produk Unggulan Daerah
IPC TPK Jambi mengirim sebanyak 19.200 kilogram atau 19,2 ton green bean kopi robusta Kerinci ke Mesir melalui Terminal Petikemas Talang Duku. Pengiriman ini menjadi bagian dari upaya memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing komoditas unggulan Jambi di tingkat global.
Selanjutnya, sejumlah pihak menghadiri pelepasan ekspor tersebut. Perwakilan Bea Cukai Jambi, Pengurus BPD HIPMI Provinsi Jambi Fadhillah Hasru, Pengurus BPC HIPMI Kota Sungai Penuh Fredriko Setiawan, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya ikut menyaksikan keberangkatan komoditas tersebut.
IPC TPK Jambi Perkuat Dukungan Logistik Ekspor
Terminal Head Jambi PT IPC Terminal Petikemas, Wedhar Tani Aji S, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran distribusi barang ekspor melalui layanan terminal petikemas yang aman, andal, dan efisien.
“Ekspor kopi robusta asal Kerinci ini menjadi salah satu bukti bahwa komoditas unggulan Jambi memiliki potensi besar di pasar internasional. IPC TPK Jambi siap mendukung kebutuhan logistik para pelaku usaha melalui layanan terminal yang terintegrasi sehingga proses ekspor dapat berjalan lancar dan tepat waktu,” ujar Wedhar kepada wartawan
Menurut Wedhar, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, organisasi pengusaha, serta penyedia layanan logistik dan kepelabuhanan mendorong keberhasilan ekspor tersebut. Karena itu, ia berharap seluruh pihak terus memperkuat sinergi untuk memperluas pasar komoditas Jambi.
HIPMI Apresiasi Peran Pelindo
Sementara itu, perwakilan BPD HIPMI Provinsi Jambi, Fadhillah Hasru, mengapresiasi dukungan Pelindo Jambi dalam memperlancar pengiriman produk unggulan daerah ke pasar internasional.
“Kami mengapresiasi dukungan Pelindo Jambi melalui IPC TPK Jambi yang telah memberikan kemudahan akses logistik bagi pelaku usaha daerah. Kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting dalam mendorong komoditas unggulan Jambi agar semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar global,” kata Fadhillah Hasru.
Lebih lanjut, Fadhillah menilai kerja sama antara HIPMI, Pelindo, pemerintah daerah, dan pelaku usaha harus terus berkembang. Dengan demikian, lebih banyak produk unggulan Jambi dapat menembus pasar ekspor dan memperluas jaringan perdagangan internasional.
Kolaborasi Jadi Motor Penguatan Ekspor Jambi
Pelindo dan HIPMI terus membangun kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan sektor usaha sekaligus memperkuat pengembangan komoditas unggulan daerah. Selain itu, layanan logistik dan kepelabuhanan yang terintegrasi membantu pelaku usaha mengakses pasar internasional dengan lebih mudah.
Sebagai salah satu gerbang logistik utama di Provinsi Jambi, Terminal Petikemas Talang Duku terus menjaga kelancaran arus barang ekspor dan impor. Peran tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya aktivitas perdagangan luar negeri dari daerah ini.
Ke depan, Pelindo optimistis semakin banyak komoditas unggulan Jambi, termasuk kopi robusta Kerinci, mampu menembus pasar dunia. Melalui sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan, sektor ekspor diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
FAQ
Berapa jumlah kopi robusta Kerinci yang diekspor ke Mesir?
Sebanyak 19.200 kilogram atau 19,2 ton green bean kopi robusta berangkat menuju Mesir.
Dari mana pengiriman ekspor dilakukan?
IPC TPK Jambi mengirim kopi tersebut melalui Terminal Petikemas Talang Duku.
Siapa yang mendukung proses ekspor ini?
Pelindo Jambi, IPC TPK Jambi, HIPMI, Bea Cukai Jambi, pemerintah, dan pelaku usaha bersama-sama mendukung kelancaran ekspor.
Mengapa ekspor ini penting bagi Jambi?
Ekspor ini memperluas akses pasar internasional, meningkatkan daya saing kopi Kerinci, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Negara tujuan ekspor kopi robusta Kerinci kali ini ke mana?
Pelaku usaha mengirim kopi robusta Kerinci ke Mesir sebagai salah satu pasar potensial di kawasan internasional.(Tim)









