Rahasia Pedagang Terungkap, Ini Cara Jitu Beli Motor Bekas Biar Tidak Boncos dan Dapat Unit Berkualitas

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pasar motor bekas terus bergerak dinamis seiring tingginya kebutuhan kendaraan murah dan cepat pakai di Indonesia. Banyak konsumen memilih motor bekas karena harga lebih terjangkau dibanding unit baru. Namun, di balik peluang hemat tersebut, pembeli tetap harus berhati-hati agar tidak salah pilih dan justru menanggung biaya perbaikan besar setelah transaksi.

Seorang pelaku usaha motor bekas menegaskan bahwa kondisi fisik bukan satu-satunya indikator kelayakan kendaraan. Ia menilai, pembeli perlu memahami banyak aspek teknis dan administratif sebelum mengambil keputusan.

Kondisi Fisik Jadi Langkah Awal, Tapi Bukan Satu-satunya

Pemilik showroom motor bekas H. Ebun Motor, Suhaebun, menekankan pentingnya pemeriksaan menyeluruh pada unit yang akan dibeli. Ia menyarankan konsumen tidak langsung tergoda tampilan luar yang mulus.

Menurutnya, pembeli perlu mulai dari pengecekan sederhana namun krusial pada bagian luar kendaraan.

“Pertama cek kondisi fisiknya dari kemulusan cat di bodi, nah kalau ada lecet yang wajar karena pemakaian tidak terlalu masalah,” kata Suhaebun.

Ia menambahkan bahwa konsumen tidak boleh berhenti pada tampilan bodi saja. Struktur rangka juga perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan berkendara.

Rangka dan Komponen Utama Wajib Dicek

Selain bodi, Suhaebun mendorong calon pembeli untuk memeriksa kondisi rangka dan lengan ayun (arm). Kedua bagian ini menentukan stabilitas motor saat digunakan di jalan.

Baca Juga :  Honda X Tracker 2026 Resmi Meluncur, Motor Bebek Rasa Trail Harga Rp16 Jutaan

“Kemudian cek juga rangka dan arm-nya masih simetris atau tidak.” tambah Suhaebun yang showroom motor bekasnya berada di Depok, Jawa Barat.

Pemeriksaan kesimetrisan rangka membantu pembeli mendeteksi apakah motor pernah mengalami tabrakan berat atau perbaikan besar yang berpotensi memengaruhi performa.

Selain itu, calon pembeli juga perlu menguji kondisi mesin, sistem pengereman, serta suspensi agar motor benar-benar layak pakai tanpa risiko tersembunyi.

Dokumen Kendaraan Jadi Kunci Transaksi Aman

Setelah memastikan kondisi fisik, pembeli wajib memeriksa kelengkapan dokumen. Suhaebun menegaskan bahwa aspek administrasi sering kali menjadi bagian yang diabaikan konsumen.

“Lalu jangan lupa suratnya kayak BPKB dan STNK harus lengkap, serta sebaiknya pajak juga masih hidup,” sebut pria yang biasa dipanggil Ebun ini.

Kelengkapan dokumen tidak hanya menjamin legalitas kendaraan, tetapi juga menghindarkan pembeli dari masalah hukum di kemudian hari. Pajak aktif juga menandakan pemilik sebelumnya merawat administrasi kendaraan dengan baik.

Tips Tambahan Agar Tidak Salah Pilih Motor Bekas

Selain tiga aspek utama tersebut, konsumen sebaiknya melakukan test ride sebelum membeli. Langkah ini membantu pembeli merasakan langsung kondisi mesin, perpindahan gigi, serta kenyamanan suspensi.

Baca Juga :  Toyota Innova HyCross Bikin Penasaran, Kenapa MPV Hybrid Canggih Ini Belum Dijual di Indonesia?

Pembeli juga bisa membandingkan harga pasaran agar tidak tertipu harga terlalu murah yang biasanya menyimpan risiko kerusakan tersembunyi.

Jika memungkinkan, ajak mekanik atau orang yang berpengalaman untuk ikut mengecek unit agar keputusan pembelian lebih objektif.

Membeli motor bekas memang bisa menghemat anggaran, tetapi pembeli tetap harus mengedepankan ketelitian. Pemeriksaan bodi, rangka, hingga dokumen menjadi tiga pilar utama yang tidak boleh diabaikan. Dengan langkah yang tepat, konsumen bisa mendapatkan motor bekas berkualitas tanpa risiko kerugian besar di kemudian hari.

FAQ

1. Apa hal pertama yang harus dicek saat beli motor bekas?

Pembeli harus memeriksa kondisi bodi dan cat, lalu memastikan tidak ada kerusakan mencolok.

2. Kenapa rangka motor penting untuk diperiksa?

Rangka menentukan keamanan dan stabilitas motor saat digunakan.

3. Dokumen apa saja yang wajib ada?

BPKB, STNK, dan status pajak yang masih aktif.

4. Apakah test ride penting?

Ya, test ride membantu mengecek kondisi mesin dan kenyamanan motor secara langsung.

5. Apakah harga murah selalu menguntungkan?

Tidak selalu. Harga terlalu murah bisa menandakan adanya kerusakan tersembunyi.(Tim)

Berita Terkait

Cruiser Tanpa Kopling? QJMotor SRV250 Punya Fitur AMT yang Bikin Macet Tak Lagi Melelahkan
Prabowo Umumkan Motor Listrik Nasional Segera Meluncur, Petani Bakal Jadi Pengguna Pertama?
Ford Hadirkan Everest Platinum dan Tiga Ranger Baru, Bidik Pasar SUV serta Double Cabin Indonesia
Honda WN7 Mulai Dijual di Eropa, Moge Listrik Berjarak Tempuh 140 Km Siap Tantang Rival Premium
Mobil Terbang Siap Mengudara di Indonesia, Xpeng Ungkap Satu Hambatan yang Masih Mengganjal
BBN Kendaraan Bekas Sudah Rp0, Tapi Dompet Tetap Keluar Uang? Ini Biaya Balik Nama yang Wajib Diketahui
Suzuki Saluto 125 2026 Resmi Meluncur, Skutik Retro Bergaya Italia Ini Dibanderol Rp49 Jutaan dan Tembus 51,9 Km/Liter
Puluhan Mobil Baru Siap Meluncur di GIIAS 2026, Persaingan Pabrikan Makin Panas dan Pasar Otomotif Bergairah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 04:50 WIB

Cruiser Tanpa Kopling? QJMotor SRV250 Punya Fitur AMT yang Bikin Macet Tak Lagi Melelahkan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:44 WIB

Prabowo Umumkan Motor Listrik Nasional Segera Meluncur, Petani Bakal Jadi Pengguna Pertama?

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:00 WIB

Ford Hadirkan Everest Platinum dan Tiga Ranger Baru, Bidik Pasar SUV serta Double Cabin Indonesia

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:30 WIB

Honda WN7 Mulai Dijual di Eropa, Moge Listrik Berjarak Tempuh 140 Km Siap Tantang Rival Premium

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:00 WIB

Mobil Terbang Siap Mengudara di Indonesia, Xpeng Ungkap Satu Hambatan yang Masih Mengganjal

Berita Terbaru