Vasko Dorong Investasi Sumbar, Target Rp13,3 Triliun 2027

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi lewat investasi padat karya. Ia ingin setiap investasi memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Vasko menyampaikan hal itu saat Musrenbang RKPD Sumbar 2027 di Auditorium Gubernuran, Rabu (8/4/2026). Ia menegaskan investasi tidak boleh hanya fokus pada pembangunan fisik.

“Setiap investasi yang masuk ke Sumatera Barat harus memberi efek nyata. Investasi harus menyerap tenaga kerja secara masif dan memperkuat ekonomi masyarakat,” kata Vasko.

Fokus Serap Tenaga Kerja

Vasko menekankan investasi padat karya sebagai kunci. Ia ingin investasi membuka lapangan kerja luas dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Ia juga memastikan setiap proyek memberi dampak ekonomi langsung di daerah.

Empat Pilar Strategi Investasi

Vasko menyusun strategi investasi dengan empat pilar utama. Ia mendorong penguatan infrastruktur dan konektivitas, termasuk pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru, Fly Over Sitinjau Lauik, serta peningkatan jalur Bukittinggi–Payakumbuh.

Baca Juga :  Pelamar Manajer Kopdes dan KN Tembus 383 Ribu, Situs Sempat Down

Ia juga mengembangkan sektor maritim melalui optimalisasi Pelabuhan Teluk Tapang sebagai simpul distribusi komoditas unggulan daerah.

Selain itu, ia memperkuat energi terbarukan dengan mengembangkan potensi panas bumi di sejumlah titik strategis.

Di sektor pariwisata, Vasko menargetkan pengembangan Kawasan Mandeh dan Kepulauan Mentawai sebagai destinasi unggulan berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar proyek. Ini portofolio strategis untuk mendorong ekonomi Sumatera Barat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Proyek Prioritas Sumbar

Vasko menyoroti dua proyek prioritas, yaitu pengembangan geothermal dengan potensi hingga 165 MWe dan pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru sepanjang 255 kilometer.

Ia juga mendorong pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik melalui skema KPBU. Langkah ini akan menekan biaya logistik dan meningkatkan keselamatan transportasi.

Kepastian Jadi Kunci Investasi

Vasko menekankan pentingnya kepastian bagi investor. Ia meminta kepala daerah bersikap proaktif dan solutif.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Hari Ini 8 Juni 2026 Stabil, Pilih Antam, UBS atau Galeri24?

“Investor tidak hanya mencari peluang, tetapi juga kepastian. Kepala daerah harus hadir dan mendampingi,” jelasnya.

Ia meminta pemerintah kabupaten dan kota bergerak aktif. Mereka harus menjemput peluang, menyiapkan lahan, dan mendampingi investor secara berkelanjutan.

Transformasi Birokrasi dan Target 2027

Vasko mempercepat transformasi birokrasi melalui sistem digital berbasis OSS. Ia ingin perizinan berjalan cepat, transparan, dan tanpa tumpang tindih regulasi.

Ia menargetkan 2027 sebagai momentum pertumbuhan investasi Sumbar. Pemerintah provinsi membidik realisasi investasi mencapai Rp13,3 triliun.

Target itu melanjutkan tren peningkatan investasi dari Rp11,9 triliun pada 2026 menjadi Rp18,8 triliun pada 2030.

“Arah kebijakan kami fokus pada hilirisasi pertanian, pariwisata unggulan, energi terbarukan, infrastruktur, serta penguatan UMKM dan industri lokal,” tutupnya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Riau Tancap Gas Saat Ekonomi Global Bergejolak, Industri hingga Sawit Antar Pertumbuhan Tembus 4,89 Persen
Ekspor Tekstil Indonesia Bersiap Melesat, LPEI Bongkar Strategi Tembus Pertumbuhan 4 Persen hingga 2027
Dedi Mulyadi Bongkar Kejanggalan Dana Migas ONWJ, Prabowo Janji Ubah Aturan agar Langsung Masuk Kas Daerah
Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya
Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Jadi Penggerak Baru Industri Migas, Produksi Perdana Ditargetkan 2028
Tarif AS untuk Indonesia Belum Pasti, Apindo Ungkap Dampak yang Lebih Berbahaya bagi Industri dan Investasi
Danantara Bersiap Kuasai Ekspor Sawit, POPSI Minta Pemerintah Buka Seluruh Data Sebelum Aturan Berlaku
PHE Tancap Gas Buru Cadangan Migas Baru, Joint Study Melonjak Jadi 12 Blok dan Ekspansi Tembus Malaysia
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:00 WIB

Riau Tancap Gas Saat Ekonomi Global Bergejolak, Industri hingga Sawit Antar Pertumbuhan Tembus 4,89 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ekspor Tekstil Indonesia Bersiap Melesat, LPEI Bongkar Strategi Tembus Pertumbuhan 4 Persen hingga 2027

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:59 WIB

Dedi Mulyadi Bongkar Kejanggalan Dana Migas ONWJ, Prabowo Janji Ubah Aturan agar Langsung Masuk Kas Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 14:34 WIB

Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Jadi Penggerak Baru Industri Migas, Produksi Perdana Ditargetkan 2028

Berita Terbaru