Wagub Vasko Dorong Daerah Sumbar Rebut Pasar Pangan Jakarta lewat Skema B2G

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

 

PADANG – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy, mendorong kabupaten dan kota di Sumbar memperluas pasar produk pangan melalui kerja sama business to government (B2G).

Vasko menilai langkah Pemerintah Kota Pariaman yang menggandeng PT Food Station Tjipinang Jaya bisa menjadi contoh konkret. Ia meminta daerah lain meniru pola tersebut agar akses pasar komoditas unggulan semakin terbuka.

“Kota Pariaman sudah melangkah lebih maju. Mereka tidak hanya menjalin komunikasi antardaerah, tetapi langsung bekerja sama dengan perusahaan daerah di ibu kota. Kita perlu mereplikasi langkah ini agar kesejahteraan petani meningkat,” kata Vasko di Padang, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga :  Tren IPO Lesu, Backdoor Listing Jadi Jalan Pintas Emiten Masuk Bursa

Ia menegaskan sebagian besar daerah di Sumbar memiliki potensi besar di sektor pangan. Komoditas seperti beras, bawang, dan ikan punya peluang pasar luas, terutama untuk daerah dengan keterbatasan lahan pertanian namun memiliki kekuatan fiskal.

“Kita punya keunggulan produksi pangan. Daerah lain mungkin tidak punya lahan, tetapi mereka punya kapasitas fiskal. Ini peluang yang harus kita tangkap melalui kerja sama konkret,” ujarnya.

Vasko juga menyoroti pentingnya membangun jalur distribusi antardaerah. Ia menilai langkah itu akan mempercepat penyerapan produk pangan sekaligus membuat rantai pasok lebih efisien.

“Kalau distribusi berjalan lancar, petani dan pelaku usaha akan langsung merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Vasko Salurkan Bantuan dan Paparkan Program di Pasaman

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan kebutuhan pangan Jakarta sangat bergantung pada pasokan dari daerah lain.

Ia mengungkapkan kebutuhan beras Jakarta mencapai sekitar 80 ribu ton per bulan. Kebutuhan ikan, daging, dan komoditas lain juga terus meningkat.

“Kami punya kapasitas fiskal, tetapi tidak punya lahan pertanian. Karena itu, pasokan dari daerah menjadi sangat penting,” kata Rano saat penandatanganan kerja sama dengan Pemkot Pariaman, Senin (13/4).

Ia berharap kerja sama tersebut bisa memperkuat ketahanan pangan Jakarta sekaligus membuka pasar lebih luas bagi daerah produsen seperti Sumbar.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Investor Global Apresiasi Kebijakan RI, Stabilitas Ekonomi Dinilai Tetap Terjaga
Gula RI Mau Bangkit, Wamentan Targetkan Rendemen Tebu Naik ke Level Kolonial
Ekonomi China Ngebut 5% di Q1 2026, Ekspor Melejit Saat Konsumsi Melemah
Tren IPO Lesu, Backdoor Listing Jadi Jalan Pintas Emiten Masuk Bursa
RI Berebut Minyak AS, Harga Bisa Melonjak 30% di Atas WTI
OJK Siapkan 6 Aturan Baru Asuransi, Ini Fokus Utamanya untuk Perkuat Industri PPDP
Biaya Kesehatan Rp175 Triliun Masih Ditanggung Warga, OJK Dorong Asuransi
Loker 30 Ribu Kopdes Merah Putih Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:00 WIB

Investor Global Apresiasi Kebijakan RI, Stabilitas Ekonomi Dinilai Tetap Terjaga

Jumat, 17 April 2026 - 15:00 WIB

Gula RI Mau Bangkit, Wamentan Targetkan Rendemen Tebu Naik ke Level Kolonial

Jumat, 17 April 2026 - 12:37 WIB

Ekonomi China Ngebut 5% di Q1 2026, Ekspor Melejit Saat Konsumsi Melemah

Jumat, 17 April 2026 - 09:00 WIB

Tren IPO Lesu, Backdoor Listing Jadi Jalan Pintas Emiten Masuk Bursa

Jumat, 17 April 2026 - 08:00 WIB

RI Berebut Minyak AS, Harga Bisa Melonjak 30% di Atas WTI

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Pendaftaran Pimpinan Baznas Sungai Penuh Diperpanjang

Jumat, 17 Apr 2026 - 21:30 WIB