Asus Gegerkan Computex 2026: VivoWatch 6 Plus Muncul dengan Titanium dan AI Kesehatan Canggih, Siap Ubah Smartwatch Premium

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Taipei kembali menjadi pusat perhatian industri teknologi dunia saat ajang Computex 2026 menghadirkan berbagai inovasi terbaru dari para raksasa teknologi. Salah satunya datang dari Asus yang memperkenalkan perangkat wearable terbarunya, VivoWatch 6 Plus. Smartwatch ini langsung mencuri perhatian karena membawa material premium berbahan titanium, layar AMOLED lebih luas, serta integrasi fitur kesehatan berbasis kecerdasan buatan.

Asus menempatkan perangkat ini sebagai bagian penting dari strategi ekosistem kesehatan digital mereka. Selain sekadar jam tangan pintar, VivoWatch 6 Plus juga berfungsi sebagai alat pemantau kesehatan jangka panjang yang terhubung dengan platform AI kesehatan milik perusahaan.

Sementara itu, peluncuran ini berlangsung dalam rangkaian pameran teknologi global Computex 2026 yang berlangsung pada 2–5 Juni 2026 di Taipei, Taiwan. Ajang ini menjadi panggung utama berbagai inovasi perangkat pintar, komputasi AI, hingga teknologi wearable generasi baru.

Desain Premium dengan Material Titanium

Asus mengubah pendekatan desain VivoWatch 6 Plus dibanding pendahulunya. Perusahaan mengusung bodi berbahan paduan titanium yang membuat perangkat terasa lebih kokoh sekaligus ringan di pergelangan tangan. Material ini biasanya hanya hadir pada smartwatch kelas premium, sehingga Asus jelas ingin meningkatkan posisi produk ini di pasar wearable.

Selain itu, Asus juga memperluas ukuran layar menjadi 1,43 inci, sedikit lebih besar dibanding versi sebelumnya yang hanya 1,39 inci. Panel AMOLED yang digunakan menampilkan warna lebih tajam, kontras lebih tinggi, dan visibilitas lebih baik di bawah cahaya terang.

Layar tersebut juga sudah dilapisi kaca safir yang meningkatkan ketahanan terhadap goresan. Dengan kombinasi ini, Asus menargetkan pengguna yang membutuhkan perangkat tangguh untuk aktivitas harian sekaligus tetap stylish.

Baca Juga :  iQOO Neo 12 Mulai Bocor, HP Gaming Kencang dengan Pendingin Aktif dan Snapdragon Baru

Fokus Utama pada Kesehatan dan AI

Asus tidak hanya memperkuat sisi desain, tetapi juga mengembangkan kemampuan kesehatan pada VivoWatch 6 Plus. Perangkat ini membawa fitur analisis pernapasan saat tidur yang mampu membaca pola napas pengguna secara lebih detail.

Selain itu, smartwatch ini juga menghadirkan pelacakan gaya berjalan (gait analysis) yang membantu pengguna memahami postur dan pergerakan tubuh saat beraktivitas. Fitur ini memperluas fungsi smartwatch dari sekadar penghitung langkah menjadi alat analisis kesehatan yang lebih komprehensif.

Asus juga menyematkan fitur elektrokardiogram (ECG) dan pemantauan tekanan darah, seperti generasi sebelumnya. Data yang terkumpul tidak hanya tersimpan di perangkat, tetapi juga terhubung ke platform AI kesehatan milik Asus. Sistem ini mengolah data untuk memberikan gambaran kondisi kesehatan jangka panjang pengguna.

Dengan pendekatan ini, Asus mulai membangun ekosistem yang menggabungkan perangkat wearable, alat medis portabel, dan kecerdasan buatan dalam satu sistem terintegrasi.

Integrasi Ekosistem Kesehatan Digital

Asus memperluas visi mereka dengan menghubungkan VivoWatch 6 Plus ke platform AI Agent kesehatan. Platform ini juga terhubung dengan perangkat medis lain yang mereka perkenalkan, termasuk alat diagnostik portabel terbaru.

Melalui integrasi tersebut, pengguna bisa mendapatkan analisis kesehatan yang lebih menyeluruh, bukan hanya dari satu perangkat. Asus ingin menciptakan sistem pemantauan kesehatan yang berkelanjutan dan berbasis data real-time.

Namun, hingga saat ini perusahaan belum mengumumkan harga resmi maupun spesifikasi lengkap VivoWatch 6 Plus. Asus juga masih membatasi tampilan fisik perangkat dalam materi promosi, sehingga publik belum melihat seluruh detail desainnya.

Baca Juga :  Tailg X51M 2026 Hadir, Sepeda Listrik Murah, Hemat dan Praktis 

Perbandingan Singkat dengan Generasi Sebelumnya

Dibanding VivoWatch 6 yang rilis pada 2024, versi Plus ini membawa beberapa peningkatan penting:

Material bodi lebih premium dengan titanium

Layar lebih besar dan lebih tajam

Tambahan fitur analisis tidur lebih detail

Integrasi AI kesehatan lebih luas

Meski begitu, beberapa fitur inti seperti ECG dan pemantauan tekanan darah tetap dipertahankan sebagai fondasi utama.

Arah Strategi Asus di Pasar Wearable

Langkah ini menunjukkan bahwa Asus tidak hanya fokus pada perangkat gaming atau laptop, tetapi juga memperkuat posisinya di pasar wearable berbasis kesehatan. Tren industri saat ini memang mengarah pada integrasi AI dalam perangkat kesehatan pribadi.

Dengan VivoWatch 6 Plus, Asus tampak ingin bersaing di segmen smartwatch kesehatan premium yang saat ini didominasi beberapa pemain besar lain. Fokus pada data kesehatan jangka panjang menjadi nilai jual utama perangkat ini.

FAQ

1. Apa keunggulan utama VivoWatch 6 Plus?

Keunggulan utamanya terletak pada bodi titanium, layar AMOLED, dan fitur kesehatan berbasis AI yang lebih lengkap.

2. Apakah smartwatch ini bisa mengukur tekanan darah?

Ya, perangkat ini tetap membawa fitur pemantauan tekanan darah seperti generasi sebelumnya.

3. Apakah sudah tersedia harga resminya?

Belum. Asus masih belum mengumumkan harga VivoWatch 6 Plus.

4. Apa yang membedakan dengan VivoWatch 6 biasa?

Versi Plus membawa material lebih premium, layar lebih besar, dan analisis kesehatan lebih dalam.

5. Apakah perangkat ini sudah dijual di Indonesia?

Belum ada informasi resmi terkait ketersediaan di pasar Indonesia.(Tim)

Berita Terkait

Tak Sekadar Tablet, Acer Iconia Duo S14 Siap Jadi Layar Kedua Laptop
HP Jadul Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp, Ini Daftarnya
HP RAM 2GB Kini Bisa Pakai AI, Google Rilis Gemini Go Versi Ringan untuk Android Go
Deretan HP Turun Harga Juni 2026: Redmi Note 14 Pro 5G hingga Vivo V40 Lite, Ini yang Paling Worth It Dibeli
Meta Business Agent Resmi Meluncur: AI ‘Karyawan Digital’ yang Balas Chat, Jualan, dan Layani Pelanggan 24 Jam Nonstop
Asus ProArt P14 dan P16 Resmi Meluncur: Laptop AI Superchip RTX Spark Bawa Performa 1 Petaflop untuk Kreator
Huawei Nova 16 Ultra Baterai 7.000 mAh, Kamera 200 MP, dan Ekosistem Tanpa Google
Telkom Bangun Ekosistem AI Nasional dari Data Center hingga LLM Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:00 WIB

Tak Sekadar Tablet, Acer Iconia Duo S14 Siap Jadi Layar Kedua Laptop

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:00 WIB

Asus Gegerkan Computex 2026: VivoWatch 6 Plus Muncul dengan Titanium dan AI Kesehatan Canggih, Siap Ubah Smartwatch Premium

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:01 WIB

HP Jadul Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp, Ini Daftarnya

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:15 WIB

HP RAM 2GB Kini Bisa Pakai AI, Google Rilis Gemini Go Versi Ringan untuk Android Go

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:00 WIB

Deretan HP Turun Harga Juni 2026: Redmi Note 14 Pro 5G hingga Vivo V40 Lite, Ini yang Paling Worth It Dibeli

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

HP Jadul Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp, Ini Daftarnya

Sabtu, 6 Jun 2026 - 00:01 WIB