Sungai Penuh Tercekik Parkir Liar, Malah PKL yang Ditertibkan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di beberapa titik pusat Kota Sungai Penuh menarik perhatian masyarakat. Banyak warga mendukung langkah ini untuk menjaga ketertiban dan keindahan kota, namun mereka berharap pemerintah tidak tebang pilih dalam menata kota.

Pentingnya Penataan PKL

Warga menilai penertiban PKL meningkatkan kenyamanan dan keteraturan kota. Mereka menekankan, penataan harus menyeluruh agar wajah kota tetap rapi tanpa mengabaikan masalah lain.

Masalah Parkir Liar

Masyarakat menyoroti parkir liar yang kerap terjadi di pusat kota. Kendaraan yang parkir di bahu maupun badan jalan mempersempit ruang lalu lintas dan memicu kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.

Baca Juga :  Ambil Gaji, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Materai Rp10 Ribu, Ada Apa?

Seorang warga menambahkan, “Kalau PKL ditertibkan itu bagus untuk keindahan kota. Tapi parkir liar juga harus ditindak, karena sering membuat jalan jadi sempit dan macet, apalagi sore hari saat Ramadan.”

Dampak pada Aktivitas Masyarakat

Kondisi parkir yang tidak tertata terlihat jelas di pusat aktivitas perdagangan dan kuliner. Arus lalu lintas tersendat karena kendaraan berhenti sembarangan, terutama menjelang waktu berbuka puasa saat masyarakat memadati pusat kota untuk berbelanja takjil.

Baca Juga :  Eks Anggota DPRD Edi Sunarya Apresiasi Penataan Pasar Tanjung Bajure, Soroti Konsistensi dan Keadilan 

Harapan Warga

Warga berharap pemerintah menata kota secara menyeluruh, tidak hanya fokus pada PKL. Mereka meminta penertiban parkir dan sistem lalu lintas dilakukan secara adil agar kota tetap nyaman dan tertib. “Kalau ingin kota benar-benar tertib dan nyaman, semua persoalan harus ditangani secara adil. Jangan sampai hanya satu sisi yang ditertibkan,” ujar seorang warga.

Secara keseluruhan, masyarakat menekankan penataan kota harus komprehensif untuk menjaga keindahan dan kenyamanan seluruh warga yang beraktivitas di pusat Kota Sungai Penuh.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Fly Over Jambi–Sumbar Diusulkan, Sungai Penuh Bidik Jalur Cepat, Ini Dampaknya
3S Sungai Penuh Panen Penghargaan, Gerakan Sederhana Berbuah Dampak Nyata
Sungai Penuh Borong Penghargaan Nasional: HKI Lagu Daerah hingga Stunting
Sekda Sungai Penuh Soroti Tata Kelola Pasar Tanjung Bajure, Dorong Perubahan Sistem Pengelolaan
Seleksi Dewas Tirta Khayangan, Tiga Kandidat Lolos UKK
Polisi Selidiki Dugaan Pencurian di Toko Kelontong Sungai Penuh, Uang Tunai Dilaporkan Hilang
Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Penghubung Ekonomi Desa, DPRD Sungai Penuh Soroti Integrasi Usaha Warga
Koperasi Merah Putih Mulai Dijalankan di Sungai Penuh, Pemerintah Dorong Usaha Desa Lebih Produktif
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:00 WIB

Fly Over Jambi–Sumbar Diusulkan, Sungai Penuh Bidik Jalur Cepat, Ini Dampaknya

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:00 WIB

3S Sungai Penuh Panen Penghargaan, Gerakan Sederhana Berbuah Dampak Nyata

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:00 WIB

Sungai Penuh Borong Penghargaan Nasional: HKI Lagu Daerah hingga Stunting

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB

Sekda Sungai Penuh Soroti Tata Kelola Pasar Tanjung Bajure, Dorong Perubahan Sistem Pengelolaan

Senin, 18 Mei 2026 - 17:04 WIB

Seleksi Dewas Tirta Khayangan, Tiga Kandidat Lolos UKK

Berita Terbaru