3S Sungai Penuh Panen Penghargaan, Gerakan Sederhana Berbuah Dampak Nyata

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh mengangkat Gerakan 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah) sebagai inovasi sosial yang memperkuat partisipasi warga dalam menekan angka stunting. Program ini kembali mendapat pengakuan nasional setelah berbagai pihak menerima penghargaan pada momentum resmi di daerah tersebut.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyerahkan langsung sejumlah penghargaan kepada para tokoh dan lembaga yang berkontribusi dalam penguatan program tersebut.

Inisiator 3S Dapat Apresiasi Nasional

Wali Kota Alfin memberikan penghargaan kepada Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, sebagai inisiator Gerakan 3S. Program ini berhasil menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya penanganan stunting dan kepedulian sosial.

Gerakan 3S mendorong warga menyumbang secara sederhana, namun berdampak nyata bagi keluarga yang membutuhkan bantuan gizi dan dukungan sosial.

Komunitas dan Mitra GENTING Raih Predikat Gold

Pemerintah Kota Sungai Penuh juga mengapresiasi Komunitas 3S Juara (Maju Adil dan Sejahtera) serta mitra LSM/komunitas Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN memberikan predikat Gold atas kontribusi mereka.

Baca Juga :  Walikota Sungai Penuh Alfin Serahkan LKPD 2025 ke BPK

Program kolaboratif ini memperkuat jaringan gotong royong antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam menekan angka stunting di daerah.

Penghargaan Kemendagri untuk Pemkot Sungai Penuh

Pada kesempatan yang sama, pemerintah pusat juga memberikan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 kategori Juara I kepada Kota Sungai Penuh melalui Kementerian Dalam Negeri.

Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, menerima penghargaan tersebut sebagai representasi kinerja ASN dalam mendukung program penurunan kemiskinan dan percepatan penanganan stunting.

HKI Lagu Daerah Jadi Pengakuan Budaya

Selain penghargaan sosial dan kinerja pemerintah, Pemkot Sungai Penuh juga menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Komunal untuk lagu daerah dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Pengakuan ini memperkuat posisi budaya lokal Sungai Penuh sebagai aset daerah yang mendapat perlindungan hukum negara.

Dampak Gerakan 3S di Masyarakat

Gerakan 3S terus berkembang sebagai model partisipasi sosial berbasis komunitas. Warga ikut terlibat langsung dalam pengumpulan bantuan sederhana yang kemudian tersalurkan kepada masyarakat rentan, termasuk balita berisiko stunting dan lansia.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Pimpin Gotong Royong

Pemerintah daerah mendorong perluasan program ini agar manfaatnya menjangkau lebih banyak keluarga.

FAQ

Apa itu Gerakan 3S di Sungai Penuh?

Gerakan 3S merupakan inisiatif sosial yang mengajak masyarakat menyumbang Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah untuk membantu penanganan stunting.

Siapa penggagas Gerakan 3S?

Gerakan ini digagas oleh Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin.

Penghargaan apa saja yang diterima Kota Sungai Penuh?

Pemkot menerima penghargaan nasional dari BKKBN, Kemendagri, serta sertifikat HKI Komunal untuk lagu daerah.

Apa tujuan utama program 3S?

Program ini bertujuan menurunkan angka stunting dan meningkatkan kepedulian sosial masyarakat melalui gotong royong.

Apa manfaat HKI lagu daerah bagi kota?

HKI melindungi karya budaya daerah secara hukum dan memperkuat identitas budaya Sungai Penuh di tingkat nasional.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Kabar Gembira, Pemdes Srimenanti Sungai Penuh Gulirkan Beasiswa Siswa SD, Orang Tua Segera Siapkan Berkas Sebelum 3 Juli
Gaji ke-13, TPP hingga Dana Desa Masih Dinanti, Apa yang Terjadi di Sungai Penuh?
Wako Alfin Kaget Lihat Kondisi Puskesmas Tanah Kampung, Debu hingga Sandal Pegawai Jadi Sorotan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:00 WIB

Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:10 WIB

SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:34 WIB

Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah

Berita Terbaru